
Freya ke rumah Fina adiknya sepulang bekerja. Khusus hari ini dia pamit sama Arian ingin pergi ke rumah Fina. Freya masuk ke rumah Fina, dia duduk diruang keluarga sambil santai sore ditemani film romantis yang bikin harga bawang naik gara-gara bawang dibawa-bawa ke dalam novel, apalagi para reader setiap komen cerita sedih selalu membawa bawang juga, kan bikin langka jadinya.
"Fina, aku ingin curhat sesuatu"ucap Freya.
"Curhat apa Kak Freya?"tanya Fina.
"Kau masih ingat Elangkan"ucap Freya.
"Masih, memang kenapa dengan Kak Elang?" tanya Fina.
"Dia sudah kembali"ucap Freya.
"Aduh gawat dong Kak"ucap Fina.
Nah loh gawat kenapa nih, jangan-jangan Freya belum bayar utang, dia mau nagih utang cilok pas SMA belum dibayar sampai sekarang.
"Kakak takut dia akan seperti dulu lagi"ucap Freya.
"Tenang Kak, sekarangkan ada Kak Arian"ucap Fina.
"Nah itu dia masalahnya, Arian itu gak tahu soal Elang"ucap Freya.
"Jadi Kak Freya gak cerita sama Kak Arian soal Kak Elang"ucap Fina.
"Belum"ucap Freya.
"Kak Elang itukan berbahaya Kak, cuma Kak Arian yang bisa menjaga Kakak dari Kak Elang"ucap Fina.
"Aku ragu menceritakan masa laluku pada Arian" ucap Freya.
"Memang kenapa Kak?"tanya Fina.
"Itukan kisah asmara Kakak saat SMA"ucap Freya.
Oh....pasti Elang itu dulunya teman makan baso bareng, kepedesan eh...Freya gak bagi es jeruk, jadi deh Elang kesel tuh sampai sekarang.
"Aku rasa Kakak gak perlu menutupinya lagi Kak"ucap Fina.
"Tapi itu kisah cinta yang kelam"ucap Freya.
"Kak biarpun kelam, Kak Arian harus tahu"ucap Fina.
"Apa Arian akan cemburu gak ya kalau aku cerita masa laluku dengan Elang?"tanya Freya.
"Aku rasa gak akan, itukan dulu sekarangkan Kakak sudah mencintai Kak Arian"ucap Fina.
Freya merasa yang dikatakan Fina ada benarnya. Mungkin dia harus menceritakan siapa Elang pada Arian suaminya.
"Kau benar Fina"ucap Freya.
"Kak mau makan gak?"tanya Fina.
"Gak lagi pengen makan"ucap Freya.
__ADS_1
"Mau yang lain?"tanya Fina.
"Ada camilan gak?"tanya Freya balik.
"Ada, risol mayones"ucap Fina.
"Boleh deh"ucap Freya.
"Mau jus gak Kak?"tanya Fina.
"Mau"ucap Freya.
Fina pergi ke dapur untuk mengambilkan Freya risol mayones dan jus jeruk. Dia membawa camilan dan jus itu ke ruang keluarga.
Freya dan Fina duduk diruang keluarga sambil makan camilan dan nonton drama romantis. Baper deh, yah bawang mulai langka soalnya diajak nonton film romantis gak dibalikin lagi sama tukang sayur.
"Lihat Fina cowoknya ganteng banget"ucap Freya.
"Kak Arian juga ganteng bukannya"ucap Fina.
"Suamiku memang ganteng, peyanyang lagi"ucap Freya senyum-senyum.
"Yang kesemsem sama Kak Arian"ucap Fina.
"Arian itu romantis, baik, pengertian dan selalu bikin Kakak nyaman. Kakak bersyukur bisa dipertemukan dan berjodoh dengannya"ucap Freya.
"Padahal dulu kalian musuhan ya, eh....sekarang malah udah ada Rafka"ucap Fina.
"Iya, Rafka buah cintaku dan Arian, dulu Kakak kira mandul tapi ternyata tidak"ucap Freya.
"Iya, tapi jangan bilang Arian soal ini, nanti dia kepedean makin arogan menyebalkan"ucap Freya.
"Kakak, malu-malu tapi mau sama Kak Arian" ucap Fina.
"Fina....."ucap Freya.
"Yaudah sih Kak gak usah malu mengakuinya, toh Rafka bukti cinta kalian"ucap Fina.
Freya hanya tersenyum dengan ucapan Fina. Memang benar Rafka memang bukti cinta antara Freya dan Arian.
Setelah sekian lama, hari semakin malam, bulan udah capek nungguin orang pada tidur, soalnya mau ronda bangunin pocong dan kawan-kawan. Jadi harap para manusia segera tidur, jalanan mau buat penghuni yang lain.
Freya pamit pulang pada Fina karena sudah malam.
"Fina, Kakak pulang dulu ya"ucap Freya.
"Kak, gak bisa nganter deh"ucap Fina.
"Gak papa, nanti Kakak naik taksi online aja"ucap Freya.
"Oke deh, hati-hati dijalan ya Kak"ucap Fina.
"Iya, dah...."ucap Freya.
__ADS_1
"Dah......"ucap Fina.
Fina mengantar Freya sampai ke teras rumahnya. Kemudian Freya berjalan keluar dari pekarangan rumah Fina. Freya berjalan menuju jalan sambil menunggu taksi online. Tiba-tiba mobil mewah berhenti didekatnya. Dua orang lelaki kekar menangkapnya dan membawanya masuk mobil.
Freya kaget saat didalam mobil itu ada tukang somay eh...bukan maksudnya Elang.
"Elang"ucap Freya melihat Elang menghampirinya.
"Freya sayangku, aku rindu padamu"ucap Elang.
"Elang aku ini istrinya Arian"ucap Freya.
"Aku tidak peduli, aku mencintaimu"ucap Elang.
Elang menangkap Freya dengan kedua tangannya.
"Kenapa kau melakukan ini padaku? lepaskan aku"ucap Freya.
"Aku akan membawamu bersamaku ke tempat dimana hanya ada aku dan dirimu"ucap Elang.
"Elang ku mohon lepaskan aku, sekarang aku sudah menikah dan punya anak, apalagi yang kau harapkan dariku"ucap Freya.
"Aku tak peduli Freya, sampai kapanpun kau tetap milikku"ucap Elang.
"Kau gila"ucap Freya.
"Aku gila karena cinta kita dimasa lalu"ucap Elang.
Emang ya gila adalah penyakit yang disebabkan cinta dimasa lalu. Udah yang belum punya pacar sebaiknya jangan, jika dilanjutkan dimasa yang akan datang gila.
"Elang lupakan masa lalu, dan mulai hidup yang baru"ucap Freya.
"Aku tidak pernah bisa melupakanmu Freya"ucap Elang.
"Elang kau bisa mendapatkan yang lebih baik dariku"ucap Freya.
"Gak ada yang ku inginkan selain dirimu"ucap Elang.
Elang memaksa Freya masuk ke dalam mobil miliknya. Freya berusaha melawan Elang tapi tetap saja Elang terus membawanya masuk ke dalam mobil.
"Elang lepaskan aku"ucap Freya.
"Gak akan, jangan harap"ucap Elang.
"Lepaskan"ucap Freya berusaha keluar dari mobil tapi pintu mobil terkunci.
"Aku akan membawamu mati jika kau tidak menurut"ucap Elang.
"Kau benar-benar gila Elang"ucap Freya.
"Biarin, asal kau jadi milikku"ucap Elang.
"Tolong...tolong......"ucap Freya berteriak.
__ADS_1
Elang langsung menutup mulut Freya menggunakan sapu tangan yang sudah diberi obat tidur. Tak lama Freya pingsan, Elang membawa Freya pergi bersamanya. Freya hanya tertidur dipelukan Elang, dia tidak tahu entah kemana Elang membawanya