
Freya sedang merapikan pakaian, sementara Arian sedang berbaring diranjang sambil mengajak Freya mengobrol. Hari ini mereka libur jadi masih bersantai.
"Sayang ayo kita jalan-jalan ke Mall yuk dari pada gabut dikontrakkan?"tanya Arian.
"Ngapain kita pergi ke Mall sayang? capek dari kemarin lembur terus"ucap Freya.
"Sayang jalan-jalan juga penting biar pikiran kita fresh gak stress mikirin kerjaan terus"ucap Arian.
"Benar juga sih, tapi kita beli apa?"tanya Freya.
"Beli kebutuhan bulanan"ucap Arian.
"Beli diwarung juga bisakan, sekalian bantu tetangga"ucap Freya.
"Tiap hari beli diwarung sekalian bantu tetangga, tapi sesekali menyenangkan diri bolehkan"ucap Arian.
"Oke deh, ide bagus"ucap Freya.
Freya merapikan bajunya sambil mengenakan hijab pasmina miliknya. Arian menghampiri Freya dan melihat Freya dicermin meja riasnya.
"Sayang kau cantik apalagi kalau mengenakan hijab terlihat anggun"ucap Arian.
"Sayang kau membuatku malu"ucap Freya
"Kenapa malu? kitakan sudah menikah sayang"ucap Arian.
"Sayang orang dikantor membicarakan kedekatan kita akhir-akhir ini"ucap Freya.
"Berarti kita harus mempublikasi pernikahan kita"ucap Arian.
"Aku belum siap"ucap Freya.
"Kenapa belum siap?"tanya Arian.
"Itu karena semua orang tahunya kita ini musuh bebuyutan, kan aneh kalau kita tiba-tiba menikah, pasti jadi bahan tertawaaan"ucap Freya.
"Baiklah, kalau kau belum siap pernikahan kita diketahui orang kantor"ucap Freya.
"Kau tidak marahkan sayang?"tanya Freya.
"Tidak sayang, yang penting aku dapat hadiah ya"ucap Arian.
"Sayang.....kau mesum"ucap Freya.
"Sayang mumpung pengantin baru"ucap Arian.
"Arian aku malu jangan dibahas lagi"ucap Freya.
"Oke sayang"ucap Arian.
Setelah berdebat sambung menyambung kaya rel kereta api panjang bener.Mereka sepakat setelah sidang manual yang dilakukan mereka berdua.Mereka akan pergi ke Mall untuk belanja kebutuhan bulanan.Freya dan Arian naik bus,karena tempat duduk penuh mereka terpaksa berdiri.Ada seorang lelaki yang melihat Freya dari atas sampai bawah.
"Nih cowok beraninya melirik istriku,bini gue emang bohay siapa saja pasti terpikat"ucap Arian dalam hatinya.
Arian langsung berdiri didepan Freya untuk menutupi laki-laki itu.
"Mas saya gak kelihatan melihat jalannya kalau anda disitu"ucap lelaki itu.
"Gak kelihatan atau mas lagi melihat pemandangan yang lain"ucap Arian pada Kelaki itu.
__ADS_1
"Ya sekalian dua tiga pulau terlampaui"ucap Lelaki itu.
"Denger ya mas,saya hari ini baik hati kalau gak ini bogem mentah melayang dimuka mas kalau berani melirik istri saya"ucap Arian.
"Ampun mas saya hanya penikmat seni keindahan saja"ucap Lelaki itu.
"Penikmat seni keindahan katamu"ucap Arian marah.
"Sayang ngapain bikin keributan,ayo turun"ucap Freya
Arian dan Freya turun dari bus itu.
"Sayang lelaki tadi matanya jelalatan melihat kearahmu, aku hanya melindungi istriku"ucap Arian.
Cup
Freya mencium pipi Arian.
"Makasih ya sayang sudah melindungiku tadi"ucap Freya.
"Iya dong sayang, sudah sepatutnya suami melindungi istrinya"ucap Arian.
"Sayang I Love You"ucap Freya.
"I Love You Too"ucap Arian.
Arian melihat seorang wanita cantik membawa jamu sambil menuntun anaknya.
"Sayang kau melihat apa?"tanya Freya.
"Aku melihat itu"ucap Arian menunjuk ke wanita cantik itu.
Freya kesal lalu berjalan duluan.
"Sayang tunggu jangan salah faham"ucap Arian.
"Bilang saja dia lebih cantik dari aku iyakan?"tanya Freya.
Arian menarik lengan Freya dan menghentikan langkahnya.
"Sayang, aku hanya kasihan dengan wanita itu"ucap Arian.
"Karena kasihan kau juga ingin memperistrinya, gitu?"tanya Freya.
"Bukan itu"ucap Arian.
"Lalu apa?"tanya Freya.
"Aku kasihan dia jualan jamu sambil membawa anaknya yang masih kecil, lihat cuaca diluar panaskan"ucap Arian.
Freya memperhatikan cuaca yang panas itu.
"Kau benar sayang, maafkan aku"ucap Freya.
"Ada syaratnya"ucap Arian.
"Apa syaratnya?"tanya Freya.
"Nanti ya dikontrakkan"ucap Arian.
__ADS_1
"Sayang pikiranmu itu loh...."ucap Freya.
"Waduh,apa aku salah ngomong ya padahal cuma mau nyari kesempatan dalam kesempitan,keuntungan dalam kesusahan Freya.Tapi kok malah bikin dia kaya singa yang mau mengaung,kabur ah dari pada babak belur lagi"ucap Arian dalam hatinya.
"Sayang aku duluan,dah sayang,kabuuuuuur"ucap Arian sambil berlari.
"Sayang tungguin....."ucap Freya berteriak.
Freya ditinggal sendirian oleh Arian,dia tidak bisa menahan serangan Freya jika terus berada didekat Freya.Arian pria cinta damai tak mau memperpanjaing permasalahan yang akan merugikan masalah diranjang.Kabur adalah cara terbaik untuk menurunkan emosi Freya yang meluap kaya air mendidih yang lagi direbus dipanci.
Arian sudah sampai didalam Mall.Dia berjalan-jalan diarea Mall itu lalu menuju ke lantai tempat belanja kebutuhan sehari-hari.Arian mengambil keranjang dorong lalu dia berjalan untuk memilih barang-barang yang dibutuhkan.Tak sengaja bertemu dengan Sari,mantan pacar Arian dulu saat SMA.
"Kak Arian"ucap Sari.
"Sari"ucap Arian.
"Ketemu cinta lama.Jangan sampai CLBK,sekarang aku ini pria setia yang beristri cantik dan seksi.Godaan harus dihindarkan. Kuatkan sabuk pengaman jangan sampai hatiku tergoda"ucap Arian dalam hatinya.
"Kak Arian sudah lama ya tidak bertemu,Sari kangen masa-masa dulu saat SMA"ucap Sari.
"Pakai membahas masa indah itu,berapa kali ya aku selingkuhin dia saat SMA,semoga dia gak tahu.Aku dulu playboy cuma maunya nyium cewek doang,tapi gak mau tanggungjawab"ucap Arian dalam hatinya.
"Iya Sari,kamu kesini mau belanja juga?"tanya Arian.
"Iya,kak Arian masih ganteng aja,gak berubah dari jaman SMA dulu"ucap Sari.
"Ini yang dinamakan godaan termanis yang mematikan.Bisa luluh lantah pertahanan keamanan ku kalau terus dipepet dengan rayuan penuh cinta"ucap Arian dalam hatinya.
"Oya,perasaan sekarang udah tua"ucap Arian.
"Aku denger kak Arian duda ya sekarang?"tanya Sari.
"Aduh ini pasti akan berlanjut ke arah yang diinginkan semua laki-laki.Tapi aku sekarang setia tak seperti dulu playboy.Freya istriku walau galaknya kaya singa tapi kalau lagi diranjang manis dan menggoda.Tidak,aku harus bisa bertahan,jangan tergoda sembarangan wanita"ucap Arian dalam hatinya.
"Ya,aku duda tapi......"ucap Arian.
"Arian kamu bilang kamu duda"ucap Freya yang baru datang.
"Mati aku,ngapain sayangku udah ada disini.Mana ada Sari,pasti akan terjadi badai besar nih"ucap Arian dalam hatinya.
"Siapa dia kak Arian,kok galak banget ya"ucap Sari.
"Habis deh gue,Sari ngapain ngomong galak sih,itu udah jelas.Tapi Freya akan semakin memanas"ucap Arian dalam hatinya.
"Nona cantik, dia ini suamiku jadi jangan berani menggodanya kalau tidak kukuku sudah tajam, tanganku juga panas"ucap Freya.
"Kak maaf,ini bisa dibicarakan baik-baik.Aku hanya nostalgiaan sama Kak Arian"ucap Sari.
"Betul sayang gak ada yang aneh-aneh kok sayang"ucap Arian.
"Denger ya nona cantik sekali lagi berani merayu dengan sengaja ke suamiku, aku laporin Pak RT loh"ucap Freya.
"Iya....iya kak,aku pergi dulu ya Kak Arian,tar telpon aja,aku menunggumu.Dah...."ucap Sari lalu kabur.
Tinggal Arian dan Freya ditempat itu.Arian ketakutan bukan main,singa betina pasti akan marah besar setelah melihat tontonan yang tidak menyenangkan hati dan pikirannya tadi.
"Sayang ayo kita belanja bersama"ucap Freya.
"Ku pikir dia akan menerkamku,tapi ini kok malah manis bener.Apa dia kesambet setan di Mall ini"ucap Arian dalam hatinya.
__ADS_1
"Iya sayang ayo"ucap Arian.