
Freya jalan-jalan pagi bersama Mba TK B. Demi menjaga kesehatannya sebelum melahirkan Freya rajin jalan santai sambil berjemur dibawah sinar matahari pagi. Karena Arian sudah berangkat pagi tadi untuk meeting mendadak dengan klien jadinya Freya hanya ditemani Mba TK B.
"Nyonya capek gak?"tanya Mba TK B.
"Gak Mba, cuma lelah"ucap Freya.
"Nyonya bisa aja bercandanya"ucap Mba TK B.
"Mba beli donat dipenjual itu yuk"ucap Freya.
"Donatnya kurang enak Nya"ucap Mba TK B.
"Tapi kasihan loh, dia hamil juga kaya aku tapi jualan donat sendirian"ucap Freya.
"Iya sih Nya, tapi donatnya keras dan gak manis"ucap Mba TK B.
"Ayo beli aja, itung-itung bantu"ucap Freya.
Freya kasihan melihat penjual donat itu sepi pembeli, apalagi dia sedang hamil juga seperti Freya.
"Oke deh Nya"ucap Mba TK B.
Freya dan Mba TK B menghampiri penjual donat itu.
"Mba mau donatnya dua"ucap Freya.
"Boleh"ucap Desi.
Desi mengambikan donat dikeranjangnya untuk Freya.
"Nih Nona"ucap Desi memberikan donat itu.
Freya menerima donat yang diberikan Desi. Dia memakan donat itu.
"Donatnya memang keras dan tidak manis, pantas sepi pembeli, tapi kasihan juga"batin Freya.
"Mba hamil berapa bulan?"tanya Freya.
"Hamil 9 bulan"ucap Desi.
"Sama dong, aku juga hamil 9 bulan"ucap Freya.
"Udah hamil gede kok masih jualan sih Mba?"tanya Mba TK B.
__ADS_1
"Suami saya sakit, saya butuh uang untuk biaya melahirkan"ucap Desi.
Hati Freya tersentuh mendengar ucapan wanita hamil itu. Dia merasa bersyukur dengan hidupnya.
"Alhamdulillah, suamiku baik dan hidupku berkecukupan bahkan lebih. Sedangkan wanita ini dia kebingungan mencari uang untuk melahirkan padahal sebentar lagi dia melahirkan"batin Freya.
"Suamimu sakit apa Mba?"tanya Freya.
"Satu bulan yang lalu suami saya terserempet motor, kakinya patah. Jadi terpaksa istirahat dirumah dulu"ucap Desi.
"Innalillahi wa inna ilaihi raj'iun, sabar ya Mba. Semoga suami Mba cepat sembuh"ucap Freya.
"Amin"ucap Desi.
"Terus laku jualan donatnya?"tanya Mba TK B.
"Saya sering rugi, jarang yang mau beli. Mungkin karena donat saya tidak enak"ucap Desi.
"Mba mau belajar bikin donat gak dirumahku? kebetulan aku punya kenalan yang pinter bikin donat"ucap Freya.
"Boleh, saya ingin bisa"ucap Desi.
"Kalau begitu, mari ikut saya ke rumah"ucap Freya.
"Iya"ucap Desi.
"Gimana rasanya Mba Fina?"tanya Desi.
"Enak, lembut , kenyal, dan manis"ucap Fina.
"Aku jadi pengen nyobain juga"ucap Freya.
Freya mencoba donat buatan Desi.
"Wah enak....., lembut, kenyal dan manis"ucap Freya.
Mba TK B juga ikut mencoba donat buatan Desi.
"Ini pas kalau buat dijual, pasti banyak yang beli" ucap Mba TK B.
"Amin"ucap Semuanya.
Freya naik ke lantai atas, dia mengambil beberapa perlengkapan bayi dari baju, selimut, sepatu, topi, jaket, dan sarung tangan. Dia memasukkan semua itu ke dalam tas bayi. Freya turun ke lantai bawah lalu masuk ke ruang makan. Dia memberikan tas bayi dan amplop berisi uang 5 juta pada Desi.
__ADS_1
"Mba Freya makasih ya, semoga Allah membalas semua kebaikanmu"ucap Desi.
"Amin"ucap Freya.
Desi senang akhirnya dia memiliki perlengkapan bayi yang belum mampu dibelinya dan mendapatkan uang untuk biaya melahirkan, dia beruntung bisa bertemu Freya.
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
Arian masuk ke kamar bayi. Dia melihat Freya merapikan perlengkapan bayi yang baru dibelinya tadi bersama Fina. Arian menghampirinya Freya yang sedang duduk dikarpet merapikan perlengkapan bayinya.
"Assalamu'alaikum"ucap Arian.
"Wa'alaikumsallam"ucap Freya.
Arian duduk disamping Freya membantunya merapikan perlengkapan bayinya.
"Sayang baju bayinya baru lagi ya?"tanya Arian.
"Baju bayi yang sebelumnya ku berikan pada Desi" ucap Freya.
"Siapa Desi sayang?"tanya Arian.
Freya akhirnya menceritakan semuanya pada Arian.
"Kasihan juga ya Desi, alhamdulillah dia bertemu bidadari baik hati seperti istriku"ucap Arian.
"Sayang"ucap Freya.
Arian langsung memeluk Freya, dia bersyukur memiliki Freya yang baik hati dan selalu membantu orang lain.
"Makin cinta deh sama kamu sayang"ucap Arian.
"Aku juga makin cinta sama kamu sayang"ucap Freya.
"Aku mau makan donat buatanmu"ucap Arian.
"Mau kopi atau susu jahe juga gak?"tanya Freya.
"Boleh, tapi kamukan udah berat buat jalan sayang" ucap Arian.
"Aku masih bisa, biar sehat kalau digerakkin"ucap
Freya.
__ADS_1
"Makasih ya sayang"ucap Arian.
Freya mengangguk, dia membuatkan susu jahe dan membawakan donat untuk Arian.