DUDA JANDA HOT

DUDA JANDA HOT
Ampuni Dosaku


__ADS_3

Arian mengambil air wudhu. Dia merasa begitu segar setelah berwudhu. Dia tak ingin meninggalkan Allah lagi seperti dulu lagi. Arian sadar selama ini hidupnya susah dan tidak bahagia karena dia jauh dari Allah. Arian sholat malam dan bersujud pada Allah SWT memohon ampunannya.


"Ya Allah, ampunilah segala dosa-dosaku selama ini. Aku minum alkohol, memacari banyak wanita, hura-hura dan sering meninggalkan sholat"ucap Arian dalam sujudnya.


Arian mengingat semua dosa-dosa yang pernah dilakukannya dimasa lalu. Dia menangis sejadi-jadinya. Rasanya dosanya begitu banyak dan menumpuk.


Flash Back


Arian naik mobil bersama teman-temannya menuju club malam. Mobilnya sengaja dibuka body atasnya. Jadi teman-teman Arian berdiri sambil berteriak-teriak.


"Bro coba tiap malam begini, pasti asyikkan"ucap Lino.


"Sorry Bro, bisa kaya gini kalau Bokap gak ada"ucap Arian.


"Lo takut sama Bokapmu Bro?"tanya Yudi.


"Takut sih enggak, cuma ngeri distop uang jatah gue"ucap Arian.


"Lulusan luar negeri kok tiap malam di club"ucap Jon.


"Ha.....ha.....ha......"Mereka semua tertawa terbahak-bahak.


"Ugh....ugh....ugh....."Yudi batuk.


"Kenapa Bro?"tanya Arian.


"Kemasukan lalet lewat"ucap Yudi.


"Masih untung, gue kemasukan cikcak jatuh"ucap Jon.


"Belum parah, gue kejatuhan tai burung"ucap Lino.


"Ha.....ha....ha....."Mereka semua tertawa terbahak-bahak.


"Bro cewek cantik ditepi jalan"ucap Lino.


Lino menunjuk wanita cantik yang melambai ditepi jalan.


"Udah hentiin dulu mobilnya"ucap Yudi.


"Oke"ucap Arian.


Mobil yang dinaikinya berhenti lalu menggoda wanita ditepi jalan itu.


"Cewek"ucap Jon.


"Godain kita dong"ucap Yudi.


"Godain harus bayar Mas"ucap Cika.


"Bayar berapa?"tanya Arian.


"Satu juta untuk pemula"ucap Cika.


"Oke"ucap Arian memberikan uang satu juta pada Cika.


"Bang ganteng deh hi...hi...."ucap Cika dengan suara hantu.


"Serem....."ucap Yudi, Jon, dan Lino.


"Kok serem jadinya"ucap Arian.


"Mau dengan suara yang bagusan bayar dulu"ucap Cika.

__ADS_1


"Setiap suara berbayar ya"ucap Jon.


"Iya dong"ucap Cika.


"Yaudah bayar berapa?"tanya Arian.


"Dua juta"ucap Cika.


"Nih"ucap Arian memberikan wanita itu uang dua juta.


Cika menerima uang yang diberikan Arian.


"Bang ganteng deh"ucap Cika dengan suara lelaki.


"Lah kok ngondek"ucap Lino.


"Mau suara perempuan? bayar dulu"ucap Cika.


"Ya ampun udah mau tiga kali bayar, uang gajiku aja kalah nih sebagai OB masa kini"ucap Jon.


"Berapa?"tanya Arian.


"Tiga juta"ucap Cika.


"Nih"ucap Arian kembali membayar Cika.


Cika senang sekali mendapatkan uang tiga juta.


"Bang ganteng deh....bang ganteng deh hi....hi...


Bang ganteng deh"ucap Cika tiga kali berbicara dengan suara nenek, suara hantu dan suara lelaki.


"Kok lain-lain"ucap Lino.


"Aduh ternyata kamu disini Cika"ucap Pak Didit menghampiri Cika.


"Bapak siapa?"tanya Arian.


"Saya bapaknya Cika, maaf ya kalau anak saya mengganggu kalian"ucap Pak Didit.


"Memang kenapa Pak?"tanya Arian.


"Anak saya ini gila, biasanya mukul orang pakai sapu terus meres orang sampai gak pakai baju"ucap Pak Didit.


"Kabur bro selagi hidup"ucap Yudi.


Arian secepatnya mengendarai mobilnya menjauh dari tempat itu.


"Untung kita gak digundulin sama cewek gila tadi"ucap Jon.


"Gimana kalau disunatin"ucap Lino.


"Kebayang kalau kita dicemplungin ke comberan terus minum air comberannya"ucap Yudi.


"Ha....ha.....ha....."Mereka berempat tertawa.


Club Cuba


Mereka berempat masuk ke club malam itu. Arian berjoget-joget diantara lampu kelap kelip diclub itu. Seorang wanita cantik menghampirinya.


"Hai ganteng"ucap Eriska.


Arian memperhatikan wanita cantik yang menghampirinya. Dia seksi dan begitu menggoda.

__ADS_1


"Mau ditemenin joget?"tanya Eriska.


"Udah bro sikat"ucap Yudi.


"Jangan didiemin nanti jamuran cewek cantiknya" ucap Jon.


"Buat gue nih kalau gak mau"ucap Lino.


Arian mendekati wanita itu lalu berjoget bersamanya. Dia bahkan mabuk-mabukan bersama Eriska. Setelah mabuk, Eriska membawanya ke rumahnya. Dia memapah Arian masuk ke rumahnya.


"Siapa dia Ris?"tanya Ibu Eka.


"Ini Ma, anak orang kaya"ucap Eriska.


"Wah kalau begitu kau harus mendapatkannya"ucap Ibu Eka.


"Iya dong Ma, kesempatan langka"ucap Eriska.


Eriska membawanya ke kamarnya lalu membaringkan Arian di ranjang kamarnya.


"Mau diapain nih bocah?"tanya Ibu Eka.


"Besok kita berakting seolah dia sudah merenggut kegadisanku Ma"ucap Eriska.


"Bagus, yang ikan besar seperti ini memang harus dimasak sampai matang jangan dibiarkan terlepas"ucap Ibu Eka.


Setelah pagi hari Eriska pura-pura menangis disamping Arian.


"Hik.....hik.....hik...."Eriska menangis.


Arian terbangun dari tidurnya mendengar suara tangisan itu. Dia melihat ke sekelilingnya. Dan mengingat kejadian semalam.Dia ingat sedang berjoget dengan seorang wanita cantik. Arian menatap wanita cantik yang menangis itu.


"Kau kenapa?"tanya Arian.


"Semalam kau merenggut kesucianku hik....hik...." ucap Eriska.


"Tapi seingatku aku hanya berjoget denganmu"ucap Arian.


"Itu karena kau mabuk hik....hik...."ucap Eriska.


Tiba-tiba Ibu Eka masuk ke kamar dan berpura-pura memarahi Arian.


"Eriska, siapa lelaki ini. Pantas kau sering pulang malam ternyata karena lelaki ini"ucap Ibu Eka.


"Bu dengar penjelasanku dulu, semalam aku menolong lelaki ini yang sedang mabuk berat, aku membawanya pulang eh dia malah....hik...hik....." ucap Eriska.


"Anak muda kau harus tanggungjawab, nikahi anak Ibu"ucap Ibu Eka.


"Baik Bu, tapi beri waktu untuk saya menjelaskan pada keluarga saya"ucap Arian.


"Aku akan memberimu waktu satu minggu, jika tidak aku akan melaporkanmu ke polisi"ucap Ibu Eka.


"Baik Bu"ucap Arian.


Semenjak kejadian itu Arian berpacaran dengan Eriska, setelah Arian diangkat jadi Direktur, mereka memutuskan menikah.


Flash Back Off


"Ya Allah begitu banyak dosa-dosaku dimasa lalu hingga aku malu meminta sesuatu padamu. Apa aku pantas meminta sementara dosaku saja masih banyak"ucap Arian dalam sujudnya.


"Aku bukan tidak bahagia tapi itu semua karena kesalahan dan dosa yang ku perbuat selama ini"ucap Arian.


"Ya Allah terimalah sujudku, ampunilah dosa-dosaku"ucap Arian.

__ADS_1


Arian begitu menyesali semua kesalahannya. Dia akan berusaha memperbaiki semuanya.


__ADS_2