DUDA JANDA HOT

DUDA JANDA HOT
Freya Atasanku


__ADS_3

Arian masuk ke ruangan akunting dengan berat hati. Dia harus menghadapi Freya sebagai atasannya. Arian duduk dimeja kerjanya,kemudian dia mulai memeriksa beberapa data yang masuk. Semua staf akunting mulai bekerja sesuai posisi mereka. Freya dan General Manajer Nugi masuk ke ruangan akunting.


"Selamat pagi semuanya"ucap Pak Nugi.


"Selamat pagi"ucap semuanya.


"Hari ini saya akan memperkenalkan Manager Akunting kita, namanya Freya Ratunisa"ucap Pak Nugi.


"Assalamu'alaikum"ucap Freya.


"Wa'alaikumsallam"ucap Semua diruangan itu.


"Selamat pagi semuanya, senang bertemu dengan kalian dan selamat bekerjasama"ucap Freya.


Setelah memperkenalkan dirinya, Freya berjalan menuju mejanya. Pak Nugi mulai memperkenalkan pekerjaannya pada Freya. Setelah Freya paham,Pak Nugi meninggalkan ruangan akunting. Freya mulai mempelajari semua pekerjaan yang diberikan padanya. Freya mulai membagi tugas pada setiap stafnya. Dia mendatangi meja Arian untuk memberikan tugas pada Arian.


"Arian tolong kerjakan laporan pajaknya ya"ucap Freya.


"Itu bukan bagianku"ucap Arian.


"Sekarang ini jadi bagian pekerjaanmu"ucap Freya.


"Kamu sengaja menambah pekerjaanku"ucap Arian.


"Iya, memang kenapa? aku ini manajermu jadi berhak memberi tugas padamu"ucap Freya.


"Pokoknya aku gak mau mengerjakan laporan pajak"ucap Arian.


"Terserah pokoknya aku gak mau tau laporan pajaknya harus selesai"ucap Freya.


Freya meninggalkan meja Arian dan kembali ke mejanya. Arian kesal sekali pada Freya yang menambah pekerjaannya. Lalu dia keluar dari ruang akunting untuk pergi ke toilet. Saat dia berjalan dilorong toilet. Beberapa staf sedang membicarakan Freya.


"Manajer akunting yang baru itu janda ya"ucap Staf 1.


"Iya dia janda cantik"ucap Staf 2.


"Pasti pas masuk kesini karena dia menggoda Manajer HRD kita"ucap Staf 3.


"Namanya juga janda, kurang belaian"ucap Staf 1.


"Memang kenapa kalau dia janda,masalah buat kalian"ucap Arian yang baru datang menghampiri mereka.


"Gak papa sih pak Arian"ucap Staf 1.


"Mau dia janda atau bukan itu bukan urusan kalian, paham"ucap Arian.


"Paham pak"ucap ketiga staf itu.

__ADS_1


"Bukannya kerja malah nggosip, masih mau kerja disinikan?"ucap Arian.


"Masih pak"ucap ketiga staf itu.


"Cepat kembali ke ruangan kalian kalau masih mau kerja"ucap Arian.


"Baik pak"ucap ketiga staf itu.


Ketiga staf itu langsung pergi setelah dimarahi Arian. Arian tidak suka mereka membicarakan status Freya. Walaupun dia sering bersitegang dengan Freya tapi telinganya tidak bisa mendengar orang lain membicarakan Freya seenaknya.


                                **********


Freya mengantri untuk mengambil makanan dimeja parasmanan dikantin itu. Semua karyawan perusahaan istirahat dan makan siang di kantin itu. Semua karyawan menikmati hidangan yang sudah disediakan katering yang disewa perusahaan. Menu makanannya macam-macam dan bergizi. Semua karyawan boleh makan sepuasnya. Setelah mengantri cukup panjang,giliran Freya mengambil makanan. Tapi saat Freya hendak maju,Arian langsung menyerobotnya.


"Hei pria arogan menyebalkan ngantri, jangan menyerobot"ucap Freya


"Memang kenapa? ini perusahaan milik ayahku, dulu aku Direktur disini tahu"ucap Arian.


"Itu kan dulu, lagian mau kamu Direktur ataupun staf, hak kita sama diperusahaan ini, mengantri dulu sana"Freya.


"Gak mau, aku lapar"ucap Arian.


"Yang lain juga lapar, memang kamu aja yang lapar"ucap Freya.


"Terserah, aku duluan"ucap Arian sambil melangkah maju.


"Masa bodo aku duluan"ucap Arian.


Arian dan Freya terus berdebat sampai tiada henti. Karena mereka terus berdebat, orang yang mengantri dibelakang Freya akhirnya memisahkan mereka.


"Aku yang duluan"ucap Freya.


"Enak saja, aku duluan"ucap Arian.


"Pak Arian dan Bu Freya stop, jangan bertengkar"ucap Staf 1.


"Iya pak, kami sudah lapar kalau mau bertengkar jangan disini"ucap Staf 2.


"Betul, ini tempat makan"ucap Staf 3.


"Sudah-sudah kalian semua silahkan duluan, biar saya yang urus mereka berdua"ucap Kepala katering.


Akhirnya kepala katering memisahkan perdebatan Arian dan Freya. Walaupun mereka masih pada ngedumel satu sama lain. Mereka disuruh suit untuk menentukan siapa duluan. Akhirnya Freya menang, jadi Arian belakangan setelah Freya.


"Aku bilang apa, orang benar selalu menang"ucap Freya.


"Kamu curang suitnya"ucap Arian.

__ADS_1


"Kamu udah kalah aja masih belum juga ngalah ya"ucap Freya.


"Aku gak akan mengalah dengan gadis keras kepala sepertimu"ucap Arian.


"Sudah cukup, sudah habis jam istirahatnya tuh jadinya, kalian kelamaan berdebat terus"ucap Kepala katering.


"Ini semua karena kamu Arian"ucap Freya.


"Salah kamu tahu"ucap Arian.


Mereka akhirnya kembali ke ruangan akunting.Freya dan Arian tidak jadi makan siang gara-gara terus berdebat. Mereka berdua terlihat cemberut dan menahan lapar karena sama-sama kesal. Sementara staf lainnya diam saja melihat mereka yang cemberut dan marah kalau ditanya sesuatu.


Sudah pukul 12 malam tapi Freya masih mengerjakan beberapa data yang sudah masuk. Freya masih terlihat bersemangat dan belum kelelahan setelah seharian bekerja. Hari ini hari pertamanya bekerja jadi dia masih meraba-raba pekerjaannya. Banyak hal yang belum sepenuhnya dia pahami. Arian juga masih diruangan itu untuk mengerjakan laporan pajak yang diminta Freya. Mereka berdua lembur bersama, sementara staf lain sudah pulang. Tiba-tiba lampu diruangan itu mati. Freya langsung berlari ke arah Arian dan memegang lengan Arian.


"Kenapa Freya kamu takut?"tanya Arian.


"Aku takut gelap"ucap Freya.


"Biasanya kalau lampu mati pasti muncul hantu"ucap Arian menggoda Freya.


Freya langsung mengenakan sweater putih miliknya dan berdiri didekat Arian.


"Hi....hi....hi........"Freya pura-pura jadi hantu dengan menggunakan sweater putihnya lalu menyorotkan lampu dihandphonenya ke mukanya.


Arian merinding lalu melihat ke belakang. Dia melihat sesosok putih berdiri dibelakangnya dengan wajah yang menyeramkan.


"Han.....han....tu......."ucap Arian ketakutan.


"Ha.....ha.....ternyata kau sendiri yang takut hantu" ucap Freya.


"Oh kau gadis keras kepala, kirain hantu"ucap Arian.


"Makanya jangan meledek orang takut hantu, kau sendiri takut hantu"ucap Freya.


"Kita pulang saja lampunya putus"ucap Arian.


"Bilang saja kau malas, iyakan?"tanya Freya.


"Gak Freya, cuma istirahat pada waktunya sehat untuk tubuh"ucap Arian.


"............"Freya terdiam.


"Kerja terlalu diporsi tidak baik, tubuh memerlukan cas ulang biar kita tetap sehat dan bugar betul tidak"ucap Arian.


"Oke, setuju"ucap Freya.


Akhirnya Freya dan Arian memutuskan pulang.

__ADS_1


__ADS_2