
Arian dan Freya berjalan menuju ke ruangan Pak Nugi. Mereka masuk ke ruangan itu. Pak Nugi sudah menunggu mereka berdua. Arian dan Freya duduk dikursi depan meja Pak Nugi.
"Arian, Freya nanti malam kalian mewakili perusahaan kita untuk menghadiri ulang tahun anak dari pemilik Perusahaan Setiawan Group"ucap Pak Nugi.
"Baik Pak"ucap Arian dan Freya.
"Siang ini kalian pergilah ke Butik lily untuk mengambil baju yang akan dikenakan kalian untuk pergi ke acara itu"ucap Pak Nugi.
"Baik Pak"ucap Arian dan Freya.
Arian dan Freya berjalan keluar dari ruangan Pak Nugi. Mereka berdua berjalan bersama menuju ruangan akunting.
"Sayang aku belum pernah menghadiri acara ulang tahun orang kaya"ucap Freya.
"Tenang sayang, sama aja kok kaya ulang tahun pada umumnya"ucap Arian.
"Begitu ya"ucap Freya.
"Ada aku jadi kau tak perlu cemas"ucap Arian.
Freya mengangguk, dia percaya selama ada suaminya akan baik-baik saja.
**************
Arian dan Freya pergi ke Butik Lily. Mereka masuk ke butik itu. Freya melihat-lihat berbagai gaun yang ada didalam butik itu. Arian menghampiri Freya yang sedang melihat gaun-gaun itu.
"Sayang pilihlah"ucap Arian.
"Semuanya pasti mahal sayang"ucap Freya.
"Tenang, perusahaan sudah mencover semuanya" ucap Arian.
"Tapi apa aku pantas memakai gaun semahal ini"ucap Freya.
"Ya pantas dong sayang, kau cantik dan juga istri dari Arian Alexsandro"ucap Arian.
"..........."Freya hanya diam.
"Sayang bagiku mau kau pakai gaun mahal atau tidak, kau tetap Freyaku"ucap Arian.
"Makasih ya sayang"ucap Freya.
Tak lama datang seorang asisten dari desiner butik itu.
"Selamat siang"ucap Anita.
"Siang"ucap Arian dan Freya.
"Tuan dan Nona utusan dari Perusahaan Alexsandro Group, bukan?"tanya Anita.
"Benar"ucap Arian.
"Mari ikut saya"ucap Anita.
Arian dan Freya ikut ke dalam ruangan ganti baju. Mereka berdua mengenakan baju yang sudah dipilih. Selain memakai gaun yang indah, Freya juga dirias. Kemudian Freya keluar dari ruangan rias menghampiri Arian yang sudah menunggunya.
"Sayang"ucap Freya.
"Sayang kau cantik sekali, rasanya seperti bertemu bidadari surga"ucap Arian.
Freya tersenyum malu-malu mendengar ucapan Arian.
"Sayang aku malu"ucap Freya.
"Memang kenapa? memuji istri itu bagian dari ibadah jugakan"ucap Arian.
"Iya sayang"ucap Freya.
Cup
Arian mencium pipi Freya.
"Wangi"ucap Arian.
"Sayang"ucap Freya malu sekali saat Arian mencium pipinya.
__ADS_1
**************
Freya dan Arian pergi ke acara ulang tahun anak pemilik Perusahaan Setiawan Group.Mereka sudah siap dengan baju yang dibeli perusahaan dari butik ternama.Mobil pribadi yang disiapkan perusahaan menjemput mereka dari butik itu. Mereka naik ke mobil itu dan duduk dikursi belakang.
"Sayang sini apa duduknya deket aku jangan ada jarak diantara kita"ucap Arian.
"Gak mau, malu ada..." ucap Freya memberi kode pada Arian kalau didepan ada supir.
"Sayang aku ini cuma mau deket aja sama kamu"ucap Arian.
Freya duduk disamping Arian. Tangan Arian meraih pipi Freya lalu menciumnya.
"Sayang, I Love You" ucap Arian seusai mencium Freya.
"I Love You Too" ucap Freya malu-malu.
Gedung Rose White
Tak lama sampai di gedung tempat acara itu diselengarakan. Mereka berdua turun dari mobil dan masuk ke dalam gedung tempat acara ulang tahun itu diadakan.
"Maaf Tuan, Nona sudah sampai"ucap Supir itu.
"Baik"ucap Arian dan Freya secara bersamaan.
Arian dan Freya masuk ke dalam gedung itu. Mereka berjalan diantara keramaian tamu undangan. Arian terus menggandeng lengan Freya.
"Sayang ayo kita makan dulu laper dari tadi sore belum makan"ucap Arian.
"Gak mau nanti make up ku luntur"ucap Freya.
"Cuma make up doang aja nahan lapar"ucap Arian.
"Iya sih, tapikan kita kesini untuk menghadiri acara bukan hanya numpang makan gratis"ucap Freya.
"Nanti makanan enaknya keburu habis sayang, tinggal nasi sama sayuran doang kalau nanti-nanti"ucap Arian.
"Sayang kau itu anak orang kaya atau anak pemulung sih? gak ada berkelasnya,mikirin makanan diacara begini"ucap Freya.
"Sayang mau kaya atau miskin,laper ya laper aja,gak ada hubungannya sama status.Lihat tuh orang itu emas segambreng ditangan dan dilehernya ngambil makan sampai rebutan takut keabisan.Terserah kamu,aku sih mau makan dulu"ucap Arian lalu meninggalkan Freya.
"Sayang tunggu,aku ikut"ucap Freya.
"Sayang makan salad buah yuk"ucap Arian.
"Es krim lebih enak dan seger"ucap Freya.
"Salad buah lebih fresh dari es krim Freya"ucap Arian.
"Es krim lebih dingin dari salad buah"ucap Freya.
"Salat buah beraneka rasa Freya"ucap Arian.
"Es krim lebih manis rasanya"ucap Freya.
"Salad buah aja"ucap Arian.
"Es krim aja"ucap Freya.
Kelamaan berdebat begini yang ada salad buah atau es krim keburu abis secara antrian panjang bener kaya rel kereta api.
"Tuh kan es krimnya habis sayang, kamu sih kelamaan ngomong"ucap Freya.
"Salad buahnya juga abis sayang gara-gara kamu bawel terus gak ada hentinya"ucap Arian.
"Aku mau ke ke bagian kue basah aja deh"ucap Arian.
"Sayang ikut"ucap Freya.
Yah kue basahnya pada habis,nyisa satu itupun limetid.Ayo rebutan lagi biar seru yang bacanya.
"Sayang aku duluan yang punya ide kesini ya,berarti punyaku"ucap Arian.
"Tapi aku ngambil duluan,berarti milikku"ucap Freya.
"Aku yang sampai duluan disini"ucap Arian.
__ADS_1
"Aku yang memegangnya duluan"ucap Freya.
Freya langsung mengamankan kue basahnya dimasukkan ke mulut,eh Arian langsung mengigit kue basah dimulut Freya, mereka saling mengigit hingga terpotong jadi dua dan memakannya bersama.
"Freya enak ya kalau makannya kaya tadi,gimana kalau sekali lagi"ucap Arian.
"Sekali lagi? kamu tahu malu gak sih sayang"ucap Freya.
"Romantis kok"ucap Arian.
"Romantis?"tanya Freya
"Sayang aku pergi ke toilet dulu, lupakan ucapanku tadi"ucap Arian langsung kabur khawatir Freya marah.
Arian berhasil kabur dari jangkauan radar Freya.
Tinggal Freya berjalan sendirian dipesta itu.Dia bertemu dengan mantan suaminya Andika.Sabar ya Freya luka lama pasti teringat kembali.
"Freya lama tak bertemu,ternyata kamu masih begini aja,gak ada ada lelaki yang mau denganmu karena kamu tuh mandul.Kasihan sekali nasibmu,jadi janda seumur hidup"ucap Andika.
"Udah cukup kamu menghinaku Andika,setelah penghianatanmu padaku,kau belum puas juga ingin menyakitiku"ucap Freya.
"Lihat hidupku sempurna,jadi pemimpin perusahaan dan memiliki istri yang cantik dan baik.Aku jadi kasihan denganmu,sudah miskin gak ada lelaki yang mendampingi ke acara seperti ini"ucap Andika.
"Siapa bilang Freya tidak ada yang mendampingi,aku ini suami Freya,asal kau tahu lelaki tak punya hati"ucap Arian yang baru datang.
"Kau mendapat wanita bekasku,memalukan sekali"ucap Andika.
"Aku justru berterimakasih padamu karena telah menceraikan Freya,jadi aku bisa menikahinya dan memilikinya"ucap Arian.
"Wanita murahan seperti dia itu paling hanya jadi bahan percobaan mu"ucap Andika.
"Andika kau"ucap Freya emosi.
"Tenang sayang,biar aku yang menghadapi lelaki brengsek ini"ucap Arian.
Arian ini baru gentle,suami siaga dari para si mulut pedas.
"Yang murahan itu Anda,meninggalkan Freya hanya demi wanita kaya.Laki-laki seharusnya bekerja keras bukannya menumpang hidup pada wanita,sungguh mengenaskan nasibmu"ucap Arian.
"Beraninya kau bicara seperti itu.Kau tahu aku ini Direktur di Perusahaan Antropo Group"ucap Andika.
"Aku tak peduli mau kau Direktur atau bukan,tapi sikapmu itu rendahan hanya beraninya sama wanita.Kalau saya jadi Anda pasti sangat malu membanggakan harkat dan derajat pemberian orang dan jelas-jelas bukan milik Anda"ucap Arian.
"Kau.....aku akan buat perhitungan awas saja"ucap Andika lalu pergi.
Freya hanya menundukkan kepalanya,sedih mendengar penghinaan dari Andika padanya.Arian menghampiri Freya yang sedang sedih.
"Sayang jangan bersedih,sekarang kau punya aku Freya,jika dia berani menghinamu lagi aku akan mematahkan tulang-tulangnya"ucap Arian.
"Sayang, jika aku benar-benar mandul.Apa kau bisa menerimaku apa adanya?"tanya Freya.
"Sayang, aku tidak peduli kita akan punya anak atau tidak.Yang penting kita selalu bersama"ucap Arian.
"Hik....hik.....hik...."Freya menangis.
"Sayang jangan bersedih, kau harus bahagia setelah apa yang sudah dilakukan mantan suamimu padamu. Tunjukkan kalau dia rugi meninggalkanmu dulu"ucap Arian.
"Iya sayang, makasih"ucap Freya.
"Senyum dong"ucap Arian.
Freya tersenyum manis pada Arian.
"Nah gitu dong sayang, senyumanmu manis banget"ucap Arian.
Setelah kenyang, Arian dan Freya menghampiri anak pemilik Perusahaan Setiawan Group.
"Selamat malam Bianka, kami mewakili Perusahaan Tiger Group mengucapkan selamat ulang tahun ke 25 tahun untukmu"ucap Arian.
"Malam Kak Arian, terimakasih atas ucapannya" ucap Bianka.
"Perkenalkan ini Freya, Manager Akunting di Perusahaan Tiger Group"ucap Arian.
"Saya Freya senang bertemu dengan Nona Bianka"ucap Freya.
__ADS_1
"Saya Bianka, senang juga bertemu dengan Nona Freya"ucap Bianka.
Setelah mengucapkan selamat ulang tahun pada Si empunya acara, Arian dan Freya berdansa. Mereka begitu mesra berdansa berdua diselingi alunan musik dansa yang romantis. Malam itu jadi malam yang indah untuk keduanya.