
.
.
.
Setelah berhasil menghabisi nyawa serigala Zunho mendapat pemandangan baru dimana terlihat sebuah tangga yang memiliki 5 pijakan, posisi tangga berada di arah jam 10.
Zunho melangkahkan kakinya menuju tangga namun baru 2 langkah kaki nya berjalan tiba tiba suara kembali terdengar di kepalanya.
“Selamat selamat, kau berhasil mengalahkanya, sekarang kau ambil dulu buah persik putih yang ada di belakang mu, makanlah setelah itu kau bisa pergi menuju tangga yang ada di depan mu itu” suara memudar.
Zunho membalikan pandanganya ke belakang dan mendapati buah persik melayang di atas tubuh serigala, Zunho segera mengambil buah dan memakanya.
“Lumayan juga rasanya, yah itung itung cuci mulut hehe” Zunho menikmati buah persik yang dia makan.
Setelah habis melahap buah persik, barulah Zunho melangkahkan kakinya menuju tangga, rasa sakit di tubuhnya mulai berkurang setelah dia mengonsumsi buah persik.
Saat ingin melangkahkan kakinya di pijakan pertama, tubuh Zunho merasakan nyeri yang teramat luar biasa, bahkan Zunho dibuat merangkak karena tulang tulang di dalam tubuhnya kembali dibuat ngilu.
Zunho mulai merangkak menaiki tanggan dari satu tingkatan menuju tingkatan lainya, darah, nyeri yang luar biasa, panas yang luar biasa saat badanya berada di pijakan tangga, itulah yang dirasakan Zunho.
Setelah naik ke pijakan ke 5 barulah Zunho bisa menghela nafas lega sambil menyeka tubunya dan membaringkan dirinya sejenak.
Kini Zunho berada di sebuah gua yang lembap, berbau amis serta banyak tulang belulang manusia, saat Zunho membaringkan tubuhnya tiba tiba ada sebuah pergerakan menghampirinya.
SRESSSHHHHH
__ADS_1
Zunho segera bangkit dan menatap ke belakang dimana sebuah benda bewarna hijau dengan beberapa tulang belulang di dalam tubuhnya, ia menyipitkan matanya saat memandang mahluk yang tengah mencoba mengintimidasi Zunho.
WAAAAAAAA
itulah suara yang dikeluarkan mahluk tersebut kepada Zunho.
“Lendir, jangan bilang jika dia lendir beracun” Zunho menghela nafas sambil membuat opini di dalam pikiranya, mencoba menebak nebak jenis lendir tersebut.
Zunho sedikit dibuat bingung, bagaimana caranya dia bisa mengalahlan lendir yang tengah berdiri tegak, saat tengah memikirkan cara mengalahkan lendir tiba tiba pelangi Zunho muncul.
Zunho menyadari pelangi di pundaknya tanpa ragu melesat menuju Lendir, ia meninju dinding gua keras keras, walaupun tanpa energi kehidupan, Zunho masih bisa memanfaatkan serangan fisik nya dengan tepat.
Stalagmit yang berada di atas lendir mulai berjatuhan menimpa lendir.
BUG…BUG…BUG
WAAAAAAA
Lendir semakin marah, segera lendir menyemprotkan sebuah cairan hijau dari mulutnya, Zunho menghindari cairan cairan yang diludahkan lendir kepadanya.
Setelah berhasil menghindari serangan lendir, Zunho mencoba menepuk tanganya agar membuat gema yang bisa memecah tubuh lendir.
“Mari kita coba, CLAPPPPPPPP” Zunho sekuat tenaga menepukan tanganya.
Benar saja, tepuk tangan mulai menggema diarea gua yang tertutup, tentu saja badan lendir mulai menyebar saat suara tepuk tangan Zunho menggema di gua.
Lendir kembali menyatukan tubunya, kali ini tubuh monster lendir itu lebih besar bahkan melebihi tinggi tubuh Zunho.
__ADS_1
WAAAAAAA
Lendir kembali meludahkan cairan dari dalam mulutnya namun cairan kali ini sangat besar bahkan hampir seukuran gua, Zunho menarik nafas lalu membuangnya perlahan, ia tidak boleh panik dalam situasi seperti ini.
“Mari coba sekali lagi, aku benar benar terdesak, SAYAP ANGIN” sebuah Sayap Angin muncul di belakang Zunho.
Namun ukuran sayap lebih kecil, Zunho membiarkan ukuran Sayap Angin miliknya.
“KEPAKAN SAYAP ANGIN” Zunho mengepakan sayap ke depan mengarah serangan ludah dari lendir yang sangat besar.
BWUSHHHHHH…CRASSSSS
Angin tornado kecil tercipta, membuat serangan ludah dari lendir bertebangan kemana mana saat angin mulai berbenturan, angin masih melaju menuju lendir dan.
WUHHHHHH…CRASSSSS
Nasib lendir sama dengan serangan yang dia lemparkan kepada Zunho, lendir tak bisa menahan angin dari Zunho dan meledak dengan cairan lendir yang bertebaran dimana mana, membuat dinding gua yang semulanya bersih menjadi corak penuh lendir bewarna hijau.
Berikut ini gambaran Lendir yang menyerang Zunho.
.
.
.
__ADS_1
Thanks for read