
.
.
.
Zunho terbang menuju Sharai yang sedang terluka, ia mendarat dekat dengan Sharai lalu mengeluarkan kemampuan Akar Berlian Putih untuk menyelamatkan hidup Sharai.
“Akar Berlian Putih” Zunho mengeluarkan kemampuan penyembuhan nya tersebut.
Akar bewarna putih menjalar menutupi badan Sharai, cahaya putih silau membuat area sekitaran Sharai dan Zunho tertutupi, Sharai mengeringis kesakitan saat akar bekerja menyembuhkan luka parah di tubuhnya, setelah proses penyembuhan yang memakan waktu cukup lama, akhirnya akar kembali menyusut ke tanah.
Sharai duduk saat dirinya sudah terlalu lama berbaring, ia mengalihkan pandanganya kepada Zunho, sebuah ide terlintas di kepala Sharai agar membuatkan pil yang berfungsi menguatkan susunan kerangka tubuh Zunho.
“Mari kita pulang, aku harus meramu sesuatu di rumah” Sharai berdiri dari tempat duduknya.
“Baiklah, maafkan aku karena terlalu keras kepadamu Sharai” Zunho sedikit mencampurkan rasa bersalah di nada bicaranya.
Sharai tersenyum sambil meletakan tangan berbulu hitamnya di bahu Zunho.
__ADS_1
“Tidak apa, ayo mari kita bergegas, masih banyak kemampuan yang harus kau pelajari, seperti teleportasi” jelas Sharai sambil berjalan ke depan meninggalkan Zunho.
Zunho menggangguk dan mengikuti langkah Sharai yang berjalan lebih dulu di depanya.
Sesampainya di kediaman Sharai, beruang hitam itu menyuruh Zunho agar menunggu di ruang tamu sementara dirinya pergi sebentar ke sebuah ruangan yang tak lain ruang alkimia.
“Kau tunggu sebentar disini, aku akan kembali secepat mungkin” Sharai melangkahkan kakinya lebih jauh meninggalkan.
Zunho duduk di kursi sembari menunggu Sharai.
“Baiklah mari kita mulai” ucap Sharai yang telah tiba di ruang alkimia miliknya.
Shara berjalan menuju sebuah tungku bewarna hijau zamrud, ia memasukan bahan ke tungku satu persatu, setelah bahan masuk ke dalam tungku, Sharai mengeluarkan kemampuan api bewarna hitam.
“Bangkitlah kalian jiwa jiwa yang baik dan tulus, aku menggunakan kalian demi menjaga keamanan Chyou, Huanli, Anian, Douma dari dewi kesesatan bersama dewa iblis dan penerus mereka, Api Hitam Suci”
WUSHHHHH
Api bewarna hitam muncul di bawah tungku, Sharai dengan kemampuan alkimia miliknya mulai mengaduk aduk bahan yang tercampur dan memisahkan ampas dan inti sari bahan bahan yang sudah menjadi satu, 3 buah pil bewarna perak kehitaman terbentuk kemudian, Sharai mengambil toples yang berada di rak penyimpanan lalu meletakanya pil di toples.
__ADS_1
Sharai melangkahkan kakinya kembali ke hadapan Zunho untuk memberikan pil ini.
“Minum satu dulu, aku tidak bisa membuat lebih dari tiga karena bahan bahan yang tak banyak dan kemampuan ku di alkimia tidak terlalu tinggi” Sharai memberikan sebuah fakta menarik tentang dirinya sambil menyodorkan toples kepada Zunho.
Zunho meraih satu pil lalu meneguknya, rasa pil yang tergolong aneh membuat muka Zunho sedikit masam, Sharai kembali menjelaskan kepada Zunho bahwa pil ini harus di minum setelah habis latihan.
“Jadi pil ini memiliki khasiat memperkuat susunan tulang yang ada di dalam tubuh mu, walaupun tidak seberapa, bisa dipastikan tulang mu akan sedikit lebih kuat dari sebelumnya” Sharai menjelaskan fungsi pil yang dia buat.
“Terima kasih telah membuatkan ini untuk ku, padahal aku bisa membantu mu membuat pil ini, kenapa tidak terus terang saja kepada ku ?” Zunho mulai melontarkan sebuah pertanyaan yang membuat Sharai tertawa.
“Hahaha tidak perlu, aku bisa sendiri, lebih baik kau pergi mandi sana, ingat besok kita akan belajar bagaimana caranya membuat teleportasi” Sharai duduk di salah kursi.
Zunho beranjak dari kursinya menunu area pemandian untuk membersihkan badanya yang kotor.
.
.
.
__ADS_1
Thanks for read