Enam Dewa Kehidupan

Enam Dewa Kehidupan
Latihan Kultivasi


__ADS_3

.


.


.


“Baiklah anak anak, terima kasih sudah mengikuti pelajaran hari ini dengan baik, selamat pagi”


“Pagi”


Ucap murid murid serentak membalas pernyataan guru, beliau keluar dari kelas, anak anak akademi mulai berhamburan keluar menuju asrama termasuk Zunho dan kawan kawan, saat dirinya ingin keluar dari pintu, tiba tiba dia dikejutkan seseorang yang berdiri di balik pintu luar.


“Baa mau kemana” ucap Rein muncul secara tiba tiba


“Emm saya tidak terkejut sama sekali master” Zunho berbicara dengan nada santai.


Rein menggerutu kesal dalam hatinya, Zunho mulai bertanya kepada Rein apa yang dia lakukan disini, Jirou, Yuan dan Xiaona mengucapkan kalimat sampai jumpa lagi kepada Zunho dan membiarkan mereka berdua mempunyai waktu luang bersama, Rein mulai berbicara kembali kepada Zunho untuk pergi ke rumah nya, ia akan melajari bagaimana cara mendapatkan pelangi warna kuning dengan cepat.


“Mari kita pergi ke rumah ku untuk pelatihan Kultivasi, aku akan mengajarkan dirimu bagaimana caranya agar sampai ke tahap kuning”


“Baiklah, ini akan menyenangkan pastinya”

__ADS_1


Zunho dan Rein berjalan menjauhi area akademi menuju kediaman Rein.


Kediaman Rein


“Pelatihan macam apa ini”


Zunho menggerutu kesal sambil menaburkan biji jagung di halaman belakang Rumah Rein, ia memberi makan ayam peliharaan milik Rein, ia berkata kepada Zunho bahwa ia bisa mendapatkan tahap kuning jika membantu dirinya menyelesaikan pekerjaan rumah, Rein juga memberi tahu Zunho bahwa setelah naik ke tingkat kuning, maka selanjutnya untuk naik ke tingkat yang lain akan sangat susah.


“Hei kau melupakan ayam jantan coklat itu”


“Iya iya”


Zunho berjalan mendekati ayam jantan coklat, saat dirinya menaburkan biji jagung di tanah tiba tiba tanganya di patok oleh ayam jantan tersebut, Zunho menghentakan kakinya ke tanah untuk menggertak ayam tersebut namun nyali ayam tak kunjung ciut, akhirnya Zunho mengeluarkan intimidasi kepada ayam untuk membuatnya takut.


Kokkk


Ayam jantan mulai memakan biji jagung yang ditabur Zunho, Rein tertawa melihat kelakuan Zunho, setelah selesai menaburkan biji jagung ke tanah, Zunho mendatangi Rein untuk mengembalikan mangkok ayam kepada dirinya.


“Ini mangkok nya Master” Zunho menyerahkan mangkok kepada Rein.


“Terima kasih Zunho, cucilah tangan dan kaki mu di dapur, aku akan membuatkan minuman dan makan siang untuk kita”

__ADS_1


“Anda tidak perlu repor Master”


“Tidak apa” Rein menepuk pundak Zunho lalu berbalik menuju dapur.


Zunho pergi ke kamar mandi kemudian, ia mencuci tangan dan kakinya, Zunho mengeringkan tangan dan kakinya terlebih dahulu sebelum beranjak pergi ke luar, ia melihat Rein tengah kesusahan menyiapkan bahan bahan, Zunho kemudian mendatangi Rein lalu mengambil cirat yang berada di tungku.


“Saya akan menuangkan teh nya ke dalam teko, anda bisa fokus ke masakan anda master” ujar Zunho sambil mengambil sebuah kain lalu melipatnya sekali,


Zunho mengambil cirat yang berada di tungku, ia menggerakan cirat menuju teko lalu menuangkan air secara perlahan ke dalam teko, aroma teh oolonh keluar saat Zunho menuangkan air ke dalam teko.


“Apa yang ingin anda masak Master ?” Tanya Zunho sambil menaruh teko di meja makan.


“Aku akan membuat sayur sop, maaf jika ini saja yang bisa kusajikan kepadamu saat ini”


“Tidak apa Master” Zunho berjalan mengambil cirat lalu meletakanya di pencucian.


Zunho berjalan ke sebelah Rein untuk membantunya mengiris iris bahan seperti wortel, kentang dan lain sebagainya.


.


.

__ADS_1


.


Thanks for read


__ADS_2