
.
.
.
Awan pun mulai terbelah dan menampilkan 8 kepala hewan besar yang sangat mengesankan, Zunho dibuat terbelelalak dengan kehadiran mahluk besar tersebut, ia benar benar tak bisa berkata kata melihat mahluk besar itu semakin mendekat ke hadapanya.
“Hmm kau lumayan hebat bocah, aku ingin sekali melahap mu sekarang ini namun melihat mu aku ingin bermain tanya jawab sebentar bersama mu.” hewan tersebut berbicara kepada Zunho dengan nafas panas dalam mulutnya.
“8 Hydra Bulan Legenda.” Zunho tanpa sadar menyebutkan nama itu.
Sontak Hydra tertawa dengan lidah panjangnya, lalu berkata.
“Ya itulah aku, Ghodae Sang Hydra Bulan Legenda yang selalu menjadi perbincangan antar benua, apa yang membawa mu datang kemari ?” Tanya Ghodae dengan santai namun hal tersebut membuat Zunho sedikit takut.
Lantas Zunho membalas dengan sedikit terbata bata.
“A-aku di lemparkan ke jurang karena berhasil membunuh keluarga Kuan yang berniat bersekutu dengan Dewa Iblis.” kali ini Zunho jujur kepada Ghodae.
Ghodae memberikan pertanyaan lainya kepada Zunho.
“Jadi begitu, jadi apa yang akan kau lakukan setelah melihat ku, membunuh ku dan mengambil kekuatan ku untuk menjadi kuat ?” Tanya Ghodae dengan nada main main.
“Mana bisa aku membunuh hewan seperti mu, apalagi kau mahluk legenda, mungkin aku yang akan habis dengan mu disini mengingat kau ingin menelan ku hidup hidup.” Zunho membalas Ghodae.
__ADS_1
Ghodae dibuat tertawa mendengar pernyataan Zunho.
“Haha kau benar sekali anak muda.” Ghodae tertawa lalu membuat wajah serius.
Ghodae melirik ke 7 kepalanya secara bergantian, mahluk besar itu terlihat sedang bernegosiasi sesuatu dengan bahasa yang tidak di pahami Zunho.
“Aku merasa kau bukan sembarang orang, energi kehidupan yang mengalir di meridian mu itu menunjukan kau bukan manusia biasa, ditambah lagi energi kehidupan yang tak terbatas.” Ghodae mulai mempertanyakan identitas Zunho.
Zunho memberitahukan namanya dan alasan ia mendapatkan energi kehidupan yang tak terbatas.
“Aku Xu Zunho, aku penerus Dewa Angin, Dewa Win He, ialah yang memberikan ku energi kehidupan yang tak terbatas ini, aku mendapatkanya saat berhasil menjalankan misi perampasan kitab Zhanzue.” Jelas Zunho kepada Ghodae.
Ghodae dengan 7 kepala besarnya mulai mengitari Zunho dengan melayang sedikit jauh dari lokasi Zunho saat ini, Ghodae melihat sebuah tanda siklus angin yang ada di punggung Zunho.
Zunho mulai menawar kepada Ghodae agar ia tak dimakan, ia harus mengalahkan Dewa Iblis dan penerusnya yang selalu haus akan kekuasaan, jika Zunho menyerah begitu saja maka akan sulit mengalahkan Dewa Iblis.
Ditambah lagi Dewa dan Dewi tidak bisa turun ke dunia karena janji mereka sudah abadi di langit.
“Jangan makan aku, sebagai gantinya aku akan mencarikan makanan yang layak kau santap, saat ini aku masih harus berjuang melawan Dewa Iblis.” Tawar Zunho.
“Apakah aku perduli dengan urusan mu dengan Dewa Iblis, tapi mendengar kau ingin mencari penggati makan siang ku, aku bisa saja mempertimbangkan nya.” Ghodae menimbang nimbang saran Zunho.
Zunho mulai berpikir, apa yang disukai hewan melata kepala 8 itu, Zunho memikirkan makanan pengganti seperti yang ia janjikan kepada Ghodae, terlihat binatang tersebut menunggu apa yang diucapkan Zunho.
“Apa makanan yang disukai Hydra, tidak mungkin aku menyarankan sapi badak.” bingung Zunho di dalam hatinya.
__ADS_1
Zunho pun teringat dengan hewan yang ingin dipanggil Dewi She Cing, ia mulai tersenyum licik, melihat ia memiliki peluang agar bisa bersekutu dengan Ghodae yang merupakan hewan legenda yang tak ada tadinganya.
“Aku ada satu makanan yang pastinya sangat kau suka namun, kau harus membantu ku melawan Dewa Iblis, agar kau bisa melihat dan menilai sendiri santapan yang ku janjikan, apakah makanan itu membuat mu senang atau tidak” Zunho memberikan tawaran lainya kepada Ghodae.
Ghodae terlihat sedikit marah mendengar perkataab Zunho.
“Kau jangan main main dengan ku bocah, mana mungkin aku mau bersekutu dengan orang seperti mu” ejek Ghodae.
“Tolonglah bantu aku kali ini Hewan Agung Bulan Legenda, jika kau memakan ku dan tidak mau membantuku melawan Dew Iblis maka Empat benua akan tamat, aku berjanji kau akan sangat suka dengan santapan yang akan tersuguh di hadapan mu nanti.” Zunho mulai memohon kepada Ghodae.
Ghodae menghela nafas lalu berkata “ya”.
“Hhh baiklah aku akan bersekutu dengan mu, awas saja jika makanan yang kau janjikan tidak membuat ku senang.” Intimidasi Ghoda kepada Zunho.
“Kau bisa memakan ku jika kau tidak menyukainya.” Zunho mempertaruhkan hidupnya demi bersekutu dengan Ghodae.
Ghodae mengangguk lalu mulai menyembuhkan Zunho yang saat ini sedang terluka parah.
.
.
.
Thanks for read
__ADS_1