
.
.
.
Sepanjang jalan menuju ruang tamu, wanita menjelaskan kepada Zunho bahwa orang orang menawan yang dia temui tadi sebelumnya adalah para petinggi Aula Surgawi.
Ada berapa tingkatan yang terbagi untuk para petinggi.
Bagi mereka yang sampai di ranah hijau akan di panggil Tingkat Mudah.
Bagi mereka yang sampai di ranah biru akan di panggil Tingkat Sedang.
Bagi mereka yang memiliki ranah paling tinggi yaitu ranah biru tua maka akan di panggil Tingkat Sulit.
Zunho memahami penjelasan wanita, mereka akhirnya sampai di sebuah ruangan besar nan megah, wanita menyuruh Zunho duduk lalu meminta izin untuk pergi mengambil beberapa hidangan.
“Silahkan duduk, saya akan mengambilkan hidangan untuk anda” wanita berbalik dengan rona merah di pipinya.
“Anda tidak perlu repot repot” ucap Zunho.
Wanita menghentikan langkahnya sambil berkata.
“Tidak apa, saya akan sangat senang melakukanya.” Wanita kembali melanjutkan langkah kakinya.
Zunho menunggu sambil menikmati ruangan yang mengesankan, tak lama kemudian keluarlah wanita dengan nampan di tanganya, wanita meletakan teko satu persatu di meja.
“Ini, saya akan segera pergi, selamat menikmati.” wanita terlihat gelagapan.
Zunho memandang wanita lalu berkata.
“Duduklah sebentar disini, temani saya memakan ini semua, saya yakin tidak bisa menghabisi ini semua.” Zunho mengaku tidak mampu menghabiskan semua hidangan yang di bawa wanita.
__ADS_1
Wajah wanita semakin merah padam, wanita itu kemudian duduk di seberang Zunho.
“B-bisakah saya mengetahui nama anda” ucap wanita dengan nada gugup.
Zunho tersenyum tipis lalu memberitahukan namanya.
“Saya Xu Zunho” Zunho meraih gelas yang sudah terisi teh lalu menyeruputnya.
“Ehm, perkenalkan saya Yui Eunji.” Ucap wanita dengan gelagapan.
Zunho tersenyum, suasana menjadi canggung kemudian, Zunho tidak membuka topik pembicaraan karena melihat Eunji tengah memikirkan sesuatu dengan senyum yang terus berukir di wajahnya.
Setelah selesai menghabisi hidangan yang dibawa Eunji, wanita itu mulai merapikan meja di bantu Zunho.
“Tidak apa biarkan saya sendiri yang membereskanya.” Eunji menolak bantuan Zunho.
“Saya ikut makan dan memberantakan meja, akan sangat tidak tahu diri saya jika membiarkan anda saja yang membereskan meja ini sendirian.” Zunho berkata dengan nada santai.
Eunji hanya tersenyum, ketika semua sudah dibereskan Eunji berjalan pergi meninggalkan Zunho sendirian, Zunho pun mulai memejamkan matanya untuk istirahat sejenak, ia tersadar bahwa sebelumnya ada sebuah kitab di dalam jubahnya, segera Zunho meraba raba jubah apakah kitab Zhanzue masih ada atau jatuh di jalan.
Segera Zunho memejamkan matanya kembali untuk beristirahat, waktu berjalan lancar sampai terdengar suara di hadapan Zunho.
“Dia sangat manis” ucap seorang wanita.
Lantas Zunho membuka matanya dan mendapati seorang wanita tengah memandangi dirinya dengan senyuman hangat, Zunho juga melihat kitab yang dia taruh di meja sudah dipegang wanita tersebut.
“Apakah kamu lelah ?” Tanya wanita tersebut.
Zunho menggelengkan kepalanya lalu bangkit.
“Ehm maafkan saya, bisakah saya mendapatkan kembali kitab tersebut, saya ingin memberikanya kepada Penatua Qieqie.” Zunho terlihat ingin meraih kitab dari tangan wanita tersebut.
Tak lama kemudian Eunji datang dan menyambut kehadiran wanita itu.
__ADS_1
“Penatua Qieqie anda sudah kembali” Eunji berjalan menghampiri Penatua Qieqie.
Segera Zunho menundukan badanya lalu meminta maaf, Penatua Qieqie dibuat sedikit tertawa.
“Maafkan saya Penatua Qieqie atas kelancangan saya” Zunho memohon maaf kepada Penatua Qieqie.
“Haha tidak apa em kamu terlihat sangat lelah, bagaimana jika kamu menginap di Aula Surgawi malam ini ?” Tawar Penatua Qieqie.
“Suatu kehormatan bagi saya.” Zunho tersenyum.
Penatua Qieqie tersenyum, ia mulai bertanya kembali mengenai identitas Zunho.
“Bisakah aku mengetahui namamu agar lebih mudah dalam penyebutan ?” Tanya Penatua Qieqie.
Zunho memberi tahukan namanya kepada ketua Qieqie kemudian.
“Saya Xu Zunho, senang bertemu dengan anda” Zunho kembali membungkukan badanya sebentar.
Penatua Qieqie, Zunho dan Eunji pun berjalan meninggalkan ruang tamu.
Berikut adalah gambaran Penatua Qieqie yang berwajah awet muda walaupun umurnya sudah menginjak 30 serta gambaran Yui Eunji.
Penatua Qieqie
Yui Eunji
.
.
__ADS_1
.