Enam Dewa Kehidupan

Enam Dewa Kehidupan
Penguasaan Hempasan Ekor Naga


__ADS_3

.


.


.


Setelah Zunho membaca buku dan memahami sebagian isinya kemaren, hari ini Zunho bangun lebih awal untuk pelatihan kemampuan baru yang akan ia gunakan untuk melawan Sharai nantinya.


Zunho keluar dari kediaman Sharai dengan tenang agar tidak membangunkan beruang hitam yang sedang terlelap, setelah meraih pintu dan keluar dari kediaman Sharai, Zunho berlari santai menuju tanah lapang yang pernah ia gunakan saat menciptakan kemampuan Sayap Angin dengan Tinju Tornado.


Sesampainya di lapang dengan berlari ringan, Zunho menarik nafas lalu menghembuskanya perlahan, ia memanggil Sayap Angin lalu mendeburkan sayap tersebut ke depan.


“Sayap Angin” sayap mulai membentang dengan bebasnya di tubuh Zunho.


Zunho melayang ke udara lalu mengirimkan Kepakan Sayap Angin miliknya yang bisa mendatangkan sebuah tornado.


“Kepakan Sayap Angin”


WUSHHHHH…BWUHHHHHHH


Setelah mengepakan sayapnya, angin mulai berkumpul dalam sebuah lingkaran dan membentuk sebuah angin tornado yang besar dan berbahaya, Zunho membiarkan angin tersebut pergi dan hilang dengan sendirinya, Zunho menggunakan kemampuan Tinju Tornado miliknya dan menghantamkanya ke tanah.


“Tinju Tornado” Zunho menukik tajam ke bawah sambil mengarahkan tangan nya ke tanah.

__ADS_1


BAMMMMMMMM


Kini lubang di tanah menjadi semakin dalam dan semakin besar, setiap kemampuan dari orang yang memiliki ranah pelangi akan meningka dengan sendirinya saat orang itu sudah sampai di tahapan tertentu, semakin jauh warna pelangi maka akan semakin besar daya serang orang tersebut.


Zunho menghilangkan Sayap Angin lalu duduk di lubang yang dia buat, Zunho mulai menyerap energi alam sekitar dan mengubahnya menjadi energi kehidupan, Zunho memfokuskan energi kehidupan yang masuk ke tubuhnya dan menyebarkanya melalui meridian, setelah semua energi alam sudah di aliri, Zunho kembali mengalirkan energi kehidupan miliknya ke pinggang.


“Sangat banyak, Hempasan Ekor Naga”


SWUSHHHH…BAMMMMMM


Sebuah ekor panjang bewarna hijau keluar begitu saja dari tubuh bagian belakang Zunho, ekor menghempas begitu keras ke tanah sampai membuat irisan yang sangat halus di tanah.


PROK\~PROK\~PROK


Zunho memandang ke arah Sharai sambil tersenyum, ekspresi Zunho memberikan isyarat kepada Sharai agar menguji kemampuan barunya.


Zunho keluar dari dalam lubang dengan Sayap Angin.


BUMMMMM...SWUSHHHH


Sharai tidak memejamkan mata saat Zunho mendarat dan mengirimkan badai debu ringan, Sharai tiba tiba menghilang dan muncul di samping Zunho sambil meregangkan tangan kananya.


“PELUKAN KEMATIAN” Sharai berteriak dan menerjang Zunho dengan pelukanya.

__ADS_1


BUMMMMMMM...WUSHHHHH


Zunho melindungi dirinya dengan sayap yang ada di punggung nya, Sharai terpental beberapa meter.


“Menarik, aku akan mengubah tubuhku menjadi raksasa untuk meningkatkan daya serang Zunho” Ucap Sharai sambil memegang erat masing masing tanganya.


Tubuh Sharai mulai menjulang tinggi dan hampir menyentuh langit, Zunho tertawa senang karena gurunya tersebut mulai memberikan hadiah yang sangat menarik kepadanya.


GROARRRRRRRR


Suara Sharai menggema di tanah lapang, banyak burung bertebangan menjauhi area tanah lapang, Zunho melesat menuju Sharai lalu mengepakan sayap anginya.


“KEPAKAN SAYAP ANGIN”


SWUSHHHHHH...BWUHHHHHH


Angin tornado kedua Zunho kembali muncul di hadapan Sharai dan siap menelan Sharai kapan pun, Sharai meninju tornado dengan tangan kosong, tornado buatan Zunho mulai menipis dan berangsur angsur hilang, untungnya sebagian angin berhasil menggores badan Sharai yang besar sebelum angin benar benar hilang.


.


.


.

__ADS_1


Thanks for read


__ADS_2