Enam Dewa Kehidupan

Enam Dewa Kehidupan
Festival Musim Panas


__ADS_3

.


.


.


Lian mengguncang tubuh Zunho yang masih lelap tertidur, ia ingin menanyakan kepada Zunho apakah dia ingin ikut pergi atau tidak, Zunho membuka matanya perlahan dan menatap Lian dan Feng yang sudah mengenakan baju bagus, ia bangkit dari kasur lalu bertanya kepada mereka.


“Kemana kalian akan pergi ?”


“Kami akan pergi ke Gunung Diu untuk melihat Festival Musim Panas” Feng menjelaskan kepada Zunho


Zunho berdiri dari Kasur, ia memberikan anggukan sebagai tanda ia akan ikut.


“Aku ikut, aku akan mencuci muka terlebih dahulu, paman, bibi”


Zunho berjalan pergi meninggalkan Lian dan Feng, kedua pasangan itu keluar dari kamar menuju luar, Zunho mencuci muka di kamar mandi, ia menutup kembali pintu kamar mandi saat selesai lalu berjalan keluar menghampiri Feng dan Lian yang terlebih dahulu berada diluar.


Mereka mulai berjalan menuju Gunung Diu, Feng juga memberikan sedikit penjelasan kepada Zunho mengenai Festival Musim Panas, festival yang diadakan setahun sekali ini adalah sebuah acara yang diselengarakan sebagai tanda syukur atas datang nya musim panas yang penuh berkah, para petani bisa memanen dengan tenang, acara dilakukan di gunung Diu karena gunung tersebut sudah berada di Benua Loun sejak 2000 tahun yang lalu.


Saat sampai di area gunung, Lian meminta izin membubarkan diri karena ia ingin berkumpul dengan sahabat sahabatnya, Feng memberikan izin lalu berjalan bersama Zunho untuk mencari tempat yang tepat, saat semua orang berkumpul, sekelompok penari wanita yang menggunakan topeng memasuki halaman depan, mereka mulai menarikan tarian khas pemujaan, setelah selesai melakukan tarian, para penari mulai berjalan keluar dari area pertunjukan, kini kedua orang dengan baju prajurit masuk ke area pertunjukan.


Mereka menarik kedua pedang, lalu menyerang secara bersamaan, dentingan pedang terdengar saat pendang mereka bersentuhan satu sama lain.


TING


“Tanah jebakan”

__ADS_1


Salah satu prajurit menghentakan kakinya lalu menyarungkan pendang, ia meletakan tanganya di tanah lalu kembali berbicara.


“Tinju tanah”


GREEKKK


Tanah mulai memadat di sekitar tangan pria itu, prajurit lawan juga menyarungkan pendang lalu mengambil sebuah batu yang berada di depan dirinya.


“Sarung batu”


GREEKKK


Batu melebur dan tumbuh menjadi batu besar, pria meletakan telapak tanganya di batu, batu mulai menyelimuti tangan pria tersebut, kedua prajurit berlari menghajar satu sama lain, terdengar bunyi retakan saat tanah dan batu saling bertubrukan.


“Cacing tanah”


Sebuah cacing tanah yang terbuat dari tanah keluar, prajurit satunya juga tak mau kalah, ia mengeluarkan se ekor lintah sungai bewarna hitam pekat.


“Lintah Hitam”


RAWRRRR


Lintah batu terbentuk kemudian, kedua mahluk itu berhadapan satu sama lain sebelum menerjang secara bersamaan, kedua prajurit mengeluarkan pedang kembali lalu berlari di ikuti kedua binatang raksasa tersebut.


“Tebasan tanah kelahiran”


“Tebasan batu kesucian”

__ADS_1


TING


GRAWRR


RAWRR


BUMMMMMMM


Area menjadi putih seketika, Zunho menuntup mata agar pasir tidak memasuki matanya, saat semua kembali ke semula, ia membuka mata secara perlahan, kedua ksatria itu tergeletak di tanah, mereka berdiri lalu menyarung kan kembali pedang mereka lalu berdiri berhadapan sambil mengulurkan tangan satu sama lain, prajurit berjabat tangan dan pergi meninggalkan area.


Kini seorang pria tua kembali memasuki area pertunjukan, semua orang tunduk kepada orang tersebut, Zunho yang tak tahu apa apa mengikuti apa yang dilakukan kebanyakan orang saat itu, kini pak tua itu berada di depan.


Pak tua mengenakan mahkota di kepalanya, pak tua itu kembali membuka mulut.


“Selamat datang di Festival Musim Panas, kita dikumpulkan disini dengan kondisi yang sehat, mari kita rayakan acara ini sampai malam menghampiri kita, pihak kerajaan juga sudah menyediakan hidangan”


“HIDUP BENUA DARATAN CHYOU, HIDUP KERAJAAN LOTUS RUE, HIDUP RAJA LUANG MEJIN”


Semua orang bersorak, mereka mulai berhamburan kesana kemari, ada yang mengambil makanan, ada juga yang berkumpul bersama teman, sungguh menyenangkan.


.


.


.


Thanks for read

__ADS_1


__ADS_2