Enam Dewa Kehidupan

Enam Dewa Kehidupan
Persiapan Kembali Ke Benua Daratan Chyou


__ADS_3

.


.


.


Hari ini semua orang telah terbangun dan berkumpul di ruang makan untuk menyantap sarapan pagi, Ketua Neuna, murid murid dan guru pendamping sepakat meninggalkan Benua Huanli hari ini, mereka tidak ingin berlama lama di benua orang lain dan menumpuk pekerjaan mereka di rumah.


“Baiklah sebeluk kita kembali ke Benua Daratan, mari kita berkunjung ke Akademi Guo untuk mengucapkan salam perpisahan” ucap Ketua Neuna sambil mengambil sebuah kain bersih lalu mengelap mulutnya.


Murid murid dan Guru Pendamping mengangguk secara bersamaan, mereka berdiri dari kursi kemudian, Ketua Neuna berjalan menuju bapak penginapan untuk membayar uang sewa, Ketua Neuna mengeluarkan bingkisan dari kantong jubah miliknya lalu merogoh beberapa koin dan menyerahkan nya kepada bapak penginapan.


“Ini pak, terima kasih telah memberikan pelayanan yang memuaskan selama kami menginap di tempat bapak” Ketua Neuna berbicara sambil tersenyum.


“Terima kasih kembali nak, jujur kehadiran kalian selama beberapa hari di penginapan bapak telah memberikan kehidupan kedua kalinya untuk bapak dan penginapan ini, semoga tujuan anak anak sekalian dilancarkan hari ini dan tidak ada hambatan yang menghalangi langkah kalian, jika salah satu dari kalian berencana datang ke Benua Lautan lagi dan membutuhkan tempat menginap, kalian bisa datang ke penginapan bapak” ucap Bapak sambil mengutarakan isi hatinya.


Ketua Neuna setengah membungkukan kepalanya mengarah kepada bapak penginapan lalu menjawab.


“Terima kasih, kami akan selalu mengingat penginapan bapak, ke esokan harinya atau kapan waktunya tiba, jika salah satu dari kami datang ke Benua Lautan, hal pertama yang akan kami lakukan yaitu berkunjung ke penginapan bapak”

__ADS_1


Bapak penginapan menyeka air matanya yang terjatug tanpa ia sadari, Ketua Neuna dan rombongan mulai mengucapkan salam sampai jumpa kepada bapak penginapan lalu berjalan menuju Akademi Guo.


Sesampainya di dalam, banyak murid murid akademi berlalu lalang di hadapan Ketua Neuna dan rombongan, namun mereka menghiraukan keadaan tersebut dan menaruh fokus pada kerumunan di depan dekat dengan kantor dewan guru Akademi, dimana rombongan tersebut terdapat Generasi Daun Emas sedang bersalam dengan Laut Kehidupan, Zunho dan teman temanya melepaskan topeng untuk bersalaman.


Setelah Generasi Daun Emas dan grup lainya telah bersalaman, mereka menyadari ada beberapa orang memerhatikan mereka dari kejauhan, orang orang mulai mengalihkan arah pandang mereka menuju Ketua Neuna dan rombongan, mereka mulai melangkahkan kaki menghampiri Ketua Neuna.


“Aiya temanku senang kau hadir tepat waktu, aku ijin pergi kembali ke Benua Udara, aku sangat yakin jika hari ini sudah banyak tumpukan kertas menunggu di kantor” Ketua Rubie mulai menereka nerka.


“Tidak apa temanku, aku dan rombongan juga akan pergi hari ini kembali ke Benua Daratan, semoga perjalanan kalian dilancarkan” balas Ketua Neuna sambil meletakan tanganya di bahu sahabatnya tersebut.


“Kamu juga Neuna, hei kalian semua menggemaskan” Ketua Rubie mengalihkan sorot pandangnya ke arah Zunho dan kawan kawan, Zunho dan kawan kawan mulai bersalaman dengan Ketua Rubie di ikuti guru pendamping, Ketua Rubie melihat Rein dengan tatapan tertarik, saat Ketua Rubie menatap Rein, ekspresi Niyong berubah menjadi sinis.


“Jaga dirimu baik baik” balas Zunho.


“Kamu juga” Ahrin berlalu dan bersalaman dengan Jirou.


Setelah Ketua Rubie, Generasi Daun Emas dan grup Benua Udara lainya telah bersalaman dengan Ketua Neuna dan Rombongan, mereka beranjak keluar dari Akademi dan naik ke gerbong kereta yang sudah terparkir rapi di depan gerbang, Ketua Neuna berjalan menuju Laut Kehidupan.


“Yudei sahabat ku, aku dan rombongan akan kembali ke Benua Daratan, jika terjadi sesuatu maka kirimkan saja merpati surat” Ketua Neuna mengulurkan jabat tangan kepada Ketua Yudei.

__ADS_1


“Kau tenang saja sahabat ku, akan aku pastikan mengirimkan kabar jika sesuatu hal genting terjadi, kembalilah dengan selamat” ketua Yudei meraih tangan Ketua Neuna lalu memeluk tubuh sahabatnya tersebut.


Zunho dan teman temanya mulai bersalaman dengan Laut Kehidupan beserta anggota grup Lautan lainya, guru pendamping juga bersalaman satu sama lain.


Saat Zunho tengah menyalami Putri Nanxie, wanita itu terlihat salah tingkah, Zunho menaikan alis sebelahnya sambil berkata.


“Apakah kamu baik baik saja Putri ?” Tanya Zunho dengan nada sedikit khawatir.


“E-eh ahaha aku t-tidak apa apa, semoga kamu selamat sampai tujuan Zunho” Putri Nanxie meraih tangan Zunho dengan malu malu.


Zunho memberikan senyum yang paling indah untuk Putri Nanxie, wanita itu kembali tersenyum sendiri saat mendapatkan senyuman dari Zunho.


Setelah selesai bersalam salaman, Ketua Neuna dan rombongan mulai melangkahkan kaki mereka keluar dari Akademi Guo untuk kembali pulang ke Benua Daratan.


.


.


.

__ADS_1


Thanks for read


__ADS_2