
.
.
.
“Kalian akan kalah dari kami, sebaiknya kalian langsung mengundurkan diri saja” ucap salah satu anak lelaki yang saat ini tengah berdiri di lapangan.
“Jangan biasakan mencela musuh mu terlalu cepat Mabao” ucap seorang anak lelaki lainya.
“Terserah apa katamu Boyu” ucap anak yang bernama Mabao.
Mereka mulai melesat menuju wanita cantik yang saat ini tengah berdiri di depan mereka, wanita cantik itu mulai bergerak di ikuti teman di belakangnya.
“Makan ini sayang” ucap Mabao kepada gadis itu
BAMMMMM
Mabao melayangkan tinju ke wajah gadis itu namun gadis itu berhasil membuat sebuah pelindung yang terbuat dari lumut.
“Cincin Api” Boyu mulai berlari sambil mengeluarkan dua buah cincin di masing masing tanganya.
WUSHHHHH…BLURRRR
Cincin api Boyu tidak mempan saat menghadapi perisai lumut gadis itu, Boyu dan Mabao mulai menyerang perlindungan gadis tersebut.
“Putaran Cangkang Kura” ujar gadis tersebut
__ADS_1
Benteng mulai berputar dan mengarah Mabao serta Boyu yang lengah, cangkang menghantam badan Boyu dan Mabao hingga membuat kedua pemuda itu terlempar ke sisi lain stadion, salah gadis Laut Kehidupan maju menerjang gadis Lumut.
“Langkah Kilat”
BLUZZZ….BAMMMMM
“Percikan Kilat”
Gadis kilat mengunakan kemampuan yang mirip dengan Zunho namun kali ini versi kilat, setelah sampai di hadapan gadis lumut, gadis kilat memberikanya percikan kilat lalu mengirimkan gadis lumut ke sisi lain stadion, terdengar suara teriakan saat gadis lumut terlempar.
“AHRINNNN, KAUUU” ucap salah satu anak Generasi Daun Emas yang terbawa emosi.
Tiba tiba aura di sekitar pemuda itu mulai menjadi dingin, ia menoleh ke arah samping dan mendapati seorang gadis cantik tengah menatap dirinya dengan datar.
“Tapak Penguin”
Anak lelaki Generasi Daun Emas terlempar saat gadis es memberikan kemampuan miliknya kepada anak lelaki tersebut, kini tersisa dua orang di grup mereka, gadis kilat mulai berbicara kepada gadis es, Generasi Daun Emas kini hanya tersisa dua orang, mereka bahkan tidak menggerakan badan mereka sedikit pun karena takut dengan Laut Kehidupan yang berdiri di depan mereka saat ini.
“Mari kita habisi mereka Jiaolin, aku sudah tidak sabar ingin memberi mereka lilitan belut listrik” ujar gadis kilat.
“Sebaiknya kita membiarkan Boyu dan Mabao mendapat giliran dulu Putri Nanxie” sahut gadis yang bernama Jiaolin.
“Jangan panggil aku putri, bukankah itu terlalu ribet ?” Balas Putri Nanxie.
Mabao dan Boyu yang sedari tadi duduk menikmati acara mulai berjalan menuju grup mereka, kedua orang itu kemudian berbaris di samping Putri Nanxie dan Jiaolin, kedua orang Generasi Daun Emas harus berjuang tanpa 2 orang untuk mencapai puncak.
“Kami tidak akan kalah dengan mudah” ucap salah satu anggota Generasi Daun Emas.
__ADS_1
“Benar walaupun kalian di berikan kekuatan yang tidak manusiawi sekalipun kami akan tetap melawan kalian”
WUSHHHH….BAMMMM
Kedua orang tersebut mencoba menonjok Putri Nanxie dan Jiaolin namun Mabao serta Boyu memasang badan mereka untuk melindungi gadis gadis tersebut.
“Banyak omong kau ini, Cakar Energi” Mabao mulai mencabik wajah pemuda Generasi Daun Emas lalu melemparkanya ke tanah.
SRASHHHH…GEDEBUKKK
“Kau juga akan sama dengan teman mu teman, Bola Api” Boyu mengeluarkan bola api di tangan kananya lalu menancapkan bola api tersebut ke perut pemuda Generasi Daun Emas.
ARGHHHH…GEDEBUGG
“Pemenangnya adalah Grup Laut Kehidupan”
Pembawa acara langsung memberikan ucapan selamay kepada Laut Kehidupan.
PROK\~PROK\~PROKK
Para pengunjung memberikan tepuk tangan kepada Laut Kehidupan, anggota Laut Kehidupan mengalihkan pandangan mereka ke arah Zunho dan teman temanya yang saat ini ikut memberikan tepuk tangan.
.
.
.
__ADS_1
Thanks for read