Enam Dewa Kehidupan

Enam Dewa Kehidupan
Penginapan Yui Eunsha


__ADS_3

.


.


.


Eunji mulai curi pandang kepada Zunho, ia sangat senang karena ia dan Zunho bisa meluangkan waktu berdua saat matahari mulai tenggelam di barat.


Mereka tidak ada yang berbicara saat makan, setelah selesai makan barulah Eunji membuka mulutnya, bertanya kepada Zunho.


“Em Zunho, bisakah saya bertanya satu hal lagi kepada anda ?” Tanya Eunji kepada Zunho.


Zunho mengangguk, Eunji kembali melanjutkan keingintahuanya.


“Apakah anda memiliki idaman seperti apa kekasih yang anda inginkan, maaf jika pertanyaan ini sedikit mengganggu anda.” ucap Eunji dengan malu.


“Ya saya tidak bisa menjawabnya karena saya belum memikirkan hal seperti itu namun satu hal yang akan saya kerjakan jika mendapatkan kekasih yaitu menjaganya, mungkin untuk saat ini tidak ada.” Zunho memberikan kepastian.


“Jadi begitu ya, terima kasih” Eunji terlihat memikirkan sesuatu.


Zunho berjalan mendahului Eunji yang tengah berpikir, seketika wanita itu sadar bahwa ia ditinggal Zunho, segera Eunji menyusul Zunho.

__ADS_1


“Apakah anda kemari ingin berkunjung ke Aula Surgawi ?” sebuah pertanyaan lainya keluar dari mulut Eunji.


“Tidak saya ingin pergi ke Benua Udara untuk sebuah urusan kecil, anda sendiri apa yang anda lakukan disini ?” tanya Zunho.


“Saya berobat dengan tabib, saya merasa tidak enak badan makanya memutuskan mengujungi tabib, di kota jarang sekali ada tabib.” Jelas Eunji memberikan alasan dia berada di desa.


“Begitu, apakah di sekitaran sini ada penginapan ?” Tanya Zunho kembali.


Eunji menatap Zunho lalu mengangguk pelan sebanyak 2 kali.


“Ada, mari saya antarkan anda ke penginapan desa yang memiliki pelayanan yang bagus dan ramah.” Eunji berjalan mendahului Zunho.


Zunho mengikuti langkah Eunji, tak lama kemudian sampailah mereka berdua di sebuah bangun besar tiga lantai, Eunji pun masuk di ikuti Zunho, Eunji berjalan menuju seorang wanita yang berusia 30 tahunan.


Lantas wanita itu berbalik dan mendapati adiknya membawa seorang pemuda di belakanganya, wajah kaka Eunji pun mulai tersenyum seribu niat.


“Em apakah dia kekasih mu Eunji, dia lumayan tampan” ucap si kaka.


“Ahaha bukan, dia teman ku, dia sedang dalam perjalanan ke Benua Udara namun ia memutuskan untuk menginap satu hari di Benua Tengah, benarkan Zunho ?” Eunji mengalihkan pandanganya kepada Zunho.


“Benar saya ingin menginap satu malam, apakah boleh ?” Tanya Zunho memastikan.

__ADS_1


“Ho tentu saja, perkenalkan aku kakanya Eunji, Yui Eunsha salam kenal Zunho” Ka Eunsha yang merupakan kaka Eunji melambaikan tanganya kepada Zunho.


“Senang bertemu anda Ka Eunsha.” balas Zunho sambil membungkukan setengah kepalanya menghadap Ka Eunsha


Ka Eunsha mengajak Zunho dan Eunji untuk melihat kamar yang akan Zunho diami malam ini, mereka bertiga naik ke lantai dua, mereka terus berjalan sampai Ka Eunsha menjatuhkan pilihanya kepada kamar yang terletak dekat dengan tangga lantai.


“Ini Zunho.” ucap Ka Eunsha sambil menunjuk kamar yang ada di depanya.


“Berapa harga sewanya untuk satu malam Ka ?” Tanya Zunho.


“Kau tidak perlu bayar.” Ka Eunsha melirik kearah Eunji yang saat ini memandangi Zunho.


“Tidak apa ka saya tidak terbiasa dengan hal yang percuma, saya bersikeras membayar sewa kamar, ini.” Zunho mengeluarkan 5 keping koin emas dan meletakanya di tangan Ka Eunsha.


Ka Eunsha tidak bisa menolak, ia hanya bisa tersenyum menerima koin yang diberikan Zunho, Ka Eunsha dan Eunji meninggalkan Zunho, membiarkan Zunho beristirahat.


.


.


.

__ADS_1


Thanks for read


__ADS_2