
.
.
.
Zunho tertidur lelap di kasurnya, ia juga meminum anggur sebelumnya, ia mengira itu hanya sebuah minuman soda anggur biasa yang sering ia minum di kehidupan sebelumnya, saat sudah menengak minuman tersebut, kepala Zunho langsung berputar putar, pandangan matanya sedikit merasa ngantuk yang berat, untungnya Feng berada di sebelah Zunho, ia mencium mulut Zunho yang berbau anggur, ia meletakan Zunho di pohon sebagai tempat istirahat sementara menunggu festival selesai.
Zunho bangun dengan kepala pusing di pagi hari, ia memegang kepalanya dan melihat ke arah jendela yang terbuat dari kayu, sinar matahari mengintip dirinya dari sela sela jendel, Zunho berjalan mengarah jendela lalu membuka jendela tersebut, ia menghirup udara segar di pagi hari sebelum berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Zunho menyapa Lian saat berada di dapur, Lian membalas kembali sapaan Zunho, Lian saat ini tengah menyiapkan sarapan pagi untuk mereka santap, Zunho langsung pergi ke kamar mandi lalu melepas pakaian yang menutupi bagian tubuh nya dari atas hingga bawah, menguyurkan air kebadanya dan memejamkan mata sambil menikmati nikmatnya air.
__ADS_1
Zunho memakai kembali pakaian miliknya lalu berjalan keluar dari kamar mandi dan bergabung untuk sarapan, setelah selesai sarapan ia juga membereskan meja makan lalu mengantarkan piring serta peralatan lainya ke pencucian, karena Lian menolak Zunho mencuci piring hari ini, akhirnya dia memutuskan kembali ke dalam kamar, ia ingin sekali membaca buku yang berada di rak kamar, mungkin salah satu buku akan menarik minat nya nanti.
Saat memasuki kamar, Zunho langsung berjalan menuju rak buku, ia memilah buku bacaan, mencari buku yang sesuai dengan minatnya, perhatian Zunho teralihkan kepada sebuah buku kemudian, ia melihat buku tentang “8 Hydra bulan legendaris” serta sebuah buku kulit bewarna coklat bertuliskan “cara memperoleh kultivasi serta cara pengembanganya”.
Zunho mengambil kedua buku tersebut lalu mulai membacanya di kasur, pertama tama ia membaca buku tentang “8 Hydra bulan legendaris”, buku tersebut memuat kisah sesosok mahluk naga berkepala 8 yang memiliki kekuatan luar biasa, seperti namanya yaitu “bulan” wujud mahluk tersebut bewarna putih, ada yang mengatakan bahwa mahluk tersebut hidup di sebuah lembah yang saat ini nama lembah tidak diketahui kebenaranya.
Banyak orang mencari keberadaan hewan tersebut untuk menjadikanya sebagai hewan peliharaan namun mereka tidak dapat menemuinya kehadiran mahluk tersebut.
Zunho meletakan buku tersebut di kasur lalu kembali mengambil sebuah buku yang berjudul “cara memperoleh kultivasi serta pengembanganya”, Zunho membuka buku, perlahan bab demi bab ia baca, buku menjelaskan bahwa seseorang bisa saja mendapatkan Kultivasi, bisa dari energi alam maupun pembawaan dari lahir, berhubung Zunho tidak berasal dari dunia ini, mungkin saja dia harus memperoleh kultivasi dari alam di dunia ini.
“Ya buku ini sedikit membantu ku dan sedikit menambah ilmu, apapun yang terjadi lebih baik aku tidur”
__ADS_1
Zunho berjalan ke rak untuk meletakan buku kembali ke tempatnya, setelah menata buku, Zunho berjalan kembali ke kasur lalu merebahkan dirinya, ia berpikir beberapa saat sebelum memutuskan tidur kembali, seperti bagaimana kabar kedua orang tuanya serta bagaimana kabar teman temanya.
“Semua itu tidak mungkin terjadi lagi karena aku sudah di pindahkan ke dunia ini, aku harus berusaha menikmati dunia ini selagi aku bisa”
Zunho memejamkan matanya untuk tidur, ia menghiraukan pikiran sebelumnya, mencoba menerima dunia asing ini secara perlahan lahan.
.
.
.
__ADS_1
Thanks for read