
.
.
.
“Aku percaya kepadamu bocah, sekarang gunakan lah kemampuan yang ku berikan kepada mu agar bisa menyeimbangi orang tua itu.” Lanjut Ghodae.
Istana Tong
“Naga Dahna sudah keluar, akan sangat berbahaya jika dibiarkan, semoga saja semua orang bisa terselamatkan.”
GRURRRRRRRRR
Istana Tong mulai bergetar kecil, seketika para Dewa mulai terhuyung, mereka menguatkan tempat mereka berpijak agar tidar terjatuh, setelah getaran itu berakhir langsung Dewi La Yein bertanya.
“Getaran apa itu ?” Tanya Dewi La Yein.
Dewa Win He terlihat berpikir sesuatu di kepalanya, tak lama kemudian Dewa Win He membuka mulutnya, menyampaikan apa isi pikiranya pada para Dewa.
“Guncangan itu datang dari Zunho, energi yang sangat besar dan terlihat mematikan.” Ujar Dewa Win He.
Benua Barat
Zunhi mulai bertranformasi, semua orang yang merasa getaran kecil dengan cahaya terang berasal dari arah jam 1 dimana Zunho sedang mentranformasikan tubuhnya sampai pupil mata Zunho merubah pola pada pupil.
__ADS_1
“A-apa yang dilakukan Zunho, aku bisa merasakan energi tak biasa hinggap dalam dantianya.” Ujar Mabao.
“Mungkin salah satu kemampuan baru yang ia dapatkan.” Balas Boyu santai.
Sementara itu, Zunho sudah merubah tampilan tubuhnya.
“Benar benar menyakitkan.” Zunho berkata dengan suara besar miliknya.
Segera ia melesat menuju Dewa He Jui yang kini berada tepat di hadapan raja Sang, terlihat pria tua itu ingin menghunuskan sebuah tombak besi bewarna hitam menuju kepala raja Sang.
“Selama tinggal, Raja.” Segera Dewa He Jui menghunuskan tombak besi.
BUMMMMMMMMM
“K-kekuatan macam apa ini ?!” Raja Sang dibuat kagum dengan penampilan baru Zunho.
Dewa He Jui bangkit dari tempat ia terduduk, meludah gumpalan cairan hitam ke arah lain lalu melesat menuju Zunho, naga Dahna melihat pemilik nya sedang dihajar sontak langsung menyambar api ungu dari mulutnya.
Zunho dengan mudah menghindari serangan naga Dahna, menghilang dari pandangan naga lalu muncul tepat di atas leher naga, segera Zunho meninju tengkuk leher naga Dahna kuat kuat sampai naga itu terjatuh ke tanah.
GROARRRR
Naga terjatuh, Zunho kembali melesat menuju Dewa He Jui, serangan tanpa henti diberikan Zunho kepada Dewa He Jui, muka Dewa He Jui yang semula terlihat jelas kini mulai hancur karena tinju dan tamparan dari Zunho.
BUMMMMMM
__ADS_1
Zunho mengirimkan Dewa He Jui beberapa meter, naga Dahna segera bangkit melihat Zunho lemah, langsung menyemburkan api ungu dari dalam mulutnya.
GROARRRRRR
Zunho yang lengah mengenai api ungu nan panas itu, langsung naga Dahna memukul Zunho sekuat tenaga menggunakan ekor.
Zunho pun terkapar di tanah, ia menahan rasa sakit yang ada di tubuhnya, disaat itulah awan gelap mulai memudar, sinar bulan kembali menerpa wajah Zunho, terlihat Dewa He Jui dan naga Dahna bergerak dengan cepat menuju Zunho.
“Sudah saat nya nak, aku sudah tidak sabar ingin memakan naga itu.” Ujar Ghodae.
Zunho menguatkan dirinya untuk bangkit, ia pun duduk bermeditasi, kini cahaya bulan mulai bersinar terang bahkan, semua orang menyadari perubahan sinar bulan, tak lama kemudian bulan merubah wujudnya, seperti sebuah portal, getaran kembali terjadi namun kali ini lebih hebat dari getaran sebelumnya, sampai siluet mahluk bewarna putih kepala 8 muncul dari dalam bulan.
RAWRRRRRRRRR
Berikut pupil mata Zunho saat menghadapi Dewa He Jui, mata ini terbentuk saat Zunho memadukan energi kehidupan miliknya dan energi spiritual milik Ghodae.
.
.
.
Thanks for read
__ADS_1