Enam Dewa Kehidupan

Enam Dewa Kehidupan
Jadwal Yang Aneh


__ADS_3

.


.


.


Ke esokan harinya Zunho bangun dengan perasaan yang enak, ia selalu diteror kaki Jirou yang selalu mengincar kepalanya, ia berjanji kepada dirinya sendiri agar tidak pernah tidur bersama Jirou lagi.


“Aku benar benar jera tidur dengan Jirou, siapa sangka jika kakinya itu melebihi batas, hhh” Zunho bergumam sambil memandangi Jirou yang saat ini menggaruk kepala bagian belakangnya.


Mereka berdua akhirnya berjalan menuju ruang makan untuk sarapan pagi, sesampainya disana, mereka kembali melihat Ketua Neuna dan guru pendamping serta Xiaona dan Yuan yang sudah terduduk rapi menunggu kehadiran mereka berdua.


Tanpa ragu ragu, Zunho dan Jirou langsung duduk di kursi yang kosong, pandangan orang orang di meja makan teralihkan kepada Zunho dan Jirou yang baru saja duduk.


“Ehem berhubung mereka sudah datang, bagaimana jika acara sarapan ini langsung di mulai saja Ketua Neuna” ucap Xiaona.


“Haha baiklah aku akan membuka acara sarapan pagi ini, selamat makan” Ketua Neuna mengambil sebuah ubi rebus yang berada di meja makan lalu memakanya.


Mereka mulai memakan ubi dengan perasaan riang, 25,14,6,1 ubi mereka habiskan sekejap, mereka duduk selama beberapa menit sebelum melanjutkan tujuan mereka ke Akademi Guo untuk Ujian Saudara.


Ketika ingin berangkat ke Akademi Guo, Ketua Neuna membayar uang sewa mereka selama berada di penginapan ini, Ketua Neuna menyerahkan beberapa koin perak kepada pemilik penginapan.

__ADS_1


“Ini bu terima kasih telah memberikan pelayanan yang memuaskan” Ketua Neuna meletakan koin perak di tangan ibu Penginapan.


“Terima kasih kembali nak”


Ketua Neuna tersenyum lalu berbalik menghadap rombongan yang ia bawa dari Benua Chyou.


“Mari kita pergi ke Akademi Lautan Guo”


“Ayo” ucap mereka serentak.


Ketua Neuna beserta rombongan mulai berjalan menjauhi area penginapan, Zunho dan teman temanya kembali mengenakan topeng, sebuah pertanyaan terlintas di kepala Zunho, ia mulai bertanya kepada Ketua Neuna mengenai jadwal Ujian Saudara.


“Ketua Neuna, bisakah saya bertanya sesuatu ?” Ucap Zunho


“Jadwal Ujian Saudara, saya pikir anda mengetahui sedikit hal tentang ini makanya saya memutuskan bertanya kepada anda”


“Oh tentang itu, kalian akan bertarung di penutupan acara, alasan nya cukup mudah yaitu mereka ingin bertarung dengan yang lemah saat acara terakhir agar mereka bisa dengan cepat menutup acara”


Zunho dan teman temanya merasa sedikit tersinggung dengan penjelasan Neuna mengenai jadwal Ujian Saudara, namun saat ini mereka tidak perlu memikirkan hal seperti itu, sekarang mereka hanya fokus untuk menunjukan kemampuan mereka dan membuat orang yang membuat peraturan malu hingga ke tulang.


Rein berjalan mendekati Zunho setelah Ketua Neuna selesai memberikan penjelasan, ia merangkul Zunho sambil berkata.

__ADS_1


“Tenang saja murid ku, aku jamin Pelindung Darat akan menang hari ini” Rein mencoba menghibur suasana hati Zunho.


“Ya itulah yang akan kami janjikan kepada kalian, setidaknya jika kami memenangkan Ujian Saudara maka hasil kerja keras kita serta jerih payah kita menuju benua ini bisa terbayar lunas dengan pengakuan 2 benua sekaligus” ucap Zunho dengan nada santai.


“Aku menyukai pikiran mu Zunho” Sela Niyong.


Mereka akhirnya sampai di sebuah Akademi, banyak orang rela berdatangan demi melihat acara yang mempertemukan 3 Benua sekaligus.


Ketua Neuna mulai mengarahkan rombonganya menuju Stadion dimana acara akan dilangsungkan, mereka kemudian duduk di kursi khusus, beberapa orang mulai berbisik satu sama lain mencoba mengata ngatai Ketua Neuna dan rombonganya.


“Pasti Benua Daratan Chyou, mereka pasti akan kalah di akhir nanti, Grup Laut kehidupan tidak akan segan membantai mereka ” ucap salah satu pria dewasa kepada temanya.


“Ya mari kita tunggu saja saat nya, aku sudah tidak sabar melihat mereka dihabisi oleh pemenang, bisa jadi Generasi Daun Emas atau Laut Kehidupan.”


Zunho dan teman teman nya tersenyum di balik topeng, mereka memikirkan hal yang sama saat ini di dalam diri mereka.


“Akan ku pastikan kalian menarik kembali kata kata kalian saat grup kesayangan kalian terkapar di tanah” gumam ke empat bocah itu di dalam hati mereka masing masing.


.


.

__ADS_1


.


Thanks for read


__ADS_2