Getir

Getir
Bab. 103


__ADS_3

Zia, kamu pasti tidak mendengar ini. Kamu pasti tidak tahu apa yang sedang di lakukan Hanen untuk memulihkan namamu. Dia sedang menghancurkan wibawa dan profil baik pada dirinya selama ini. Pria ini tidak memedulikan itu. Hanen hanya memikirkan satu tujuan, yaitu mengembalikan nama kamu menjadi baik lagi seperti di awal.


Perlahan Gara mundur. Sekretaris dan bodyguard langsung membimbing pria ini keluar dari kerumunan orang setelah mendapat kode. Rupanya para reporter tidak lagi peduli pada Gara. Mereka memilih membiarkan pria ini lepas dari pandangan karena memfokuskan perhatian pada Hanen.


Hanen berhasil mengalihkan perhatian mereka dari Gara, tapi entah kenapa Gara tidak merasa lega. Dia justru merasa terpuruk karena hal ini.


Dia tidak peduli lagi bagaimana kelanjutan konferensi pers di bawah. Ia memilih kembali ke ruangannya setelah meminta sekretarisnya kembali ke tempat konferensi pers di adakan.


Bruk!

__ADS_1


Gara menghempaskan tubuh ke atas kursi kerjanya. Lalu menyandarkan punggungnya dan kepala pada badan kursi. Kemudian memejamkan mata. Menarik napas panjang, lalu mengembuskan dengan kasar. Pria ini tampak gusar. Sudah seharian ini pikirannya berkabut. Hingga tadi hampir melakukan kesalahan fatal yang mungkin saja mengubah rencana Hanen yang sudah matang. Setelah mendengar pengakuan Hanen, membuatnya makin tidak tenang.


Hanen mengorbankan dirinya sendiri untuk menenangkan gosip tentang affair-nya dengan Zia. Tidak terpikir sama sekali dalam benak Gara bahwa pria itu akan melakukan cara seperti itu.


"Aku rasa, aku kalah. Sepenuhnya aku benar-benar kalah," lirih Gara masih tetap memejamkan matanya. Beberapa menit, Gara membuka mata. Tangannya meraih bingkai foto di atas meja. Ada foto Zia dan dirinya di sana. Jari Gara mengelus wajah Zia yang tersenyum. "Pilihanmu untuk kembali pada Hanen adalah tepat. Dia memenuhi janji untuk tidak menyakitimu. Han sungguh-sungguh mencintaimu, Zia. Entah itu karena rasa bersalah atau hal lain, dia benar-benar siap menjalani hidup lagi denganmu. Jika begini ... akulah yang merasa terpuruk. Bayangan bersatu dengan mu tidak ada lagi di depan mata," lirih Gara.


****


Di depan gedung, Hanen masih mengumbar semua aib dirinya. Memastikan mereka mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Membeberkan satu demi satu fakta di balik pernikahannya dengan Zia. Termasuk Kayla sosok wanita yang ia perjuangkan dulu, juga wanita yang menjadi biang keributan ini.

__ADS_1


Aku sudah melakukan hal benar kan, Zia? Ini upayaku terakhirku untuk mengendalikan semuanya. Jika ini Tidak berhasil, entah aku harus apa. Maafkan aku. Namun aku sungguh-sungguh ingin menghapus kisah mu dengan Gara.


Setelah dalam pernyataan yang panjang dalam konferensi pers, para reporter bubar jalan. Mereka ingin langsung mengemas isi dari konferensi pers ini dalam sebuah berita. Masing-masing dari mereka berlomba untuk menerbitkan berita ini lebih dulu.


Rupanya pernyataan Hanen dalam konferensi pers berhasil. Hingga mampu membalikkan pikiran mereka yang sejak gosip itu muncul ke permukaan, selalu menyalahkan Zia sebagai pihak perempuan yang bersalah.


Mindset mereka soal perselingkuhan ini berubah dalam sekejap. Jika awalnya menyalahkan, semuanya langsung merasa iba dan justru memberi dukungan pada Zia. Kini keadaan terbalik dengan menyalakan Hanen dan Kayla.


..._______...

__ADS_1


__ADS_2