Getir

Getir
kepergian azra


__ADS_3

di dalam pesawat yang di tumpangi azra,azra duduk bersender di senderan kursi pesawat yang terlihat nyaman untuk yang melihatnya,namun kenyataannya hatinya begitu gelisah,rasanya menempatkan kepalanya pada posisi apapun tidak nyaman sama sekali.


"tuan....anda mau minum?"tiba tiba suara pramugari cantik membuatnya terkaget.


"tidak...terimakasih..."ucap azra dengan bernada kan halus.


lalu pramugari yang membawa sejumlah minuman dan botol botol yang berisi minuman di meja dorong pun pergi berlalu begitu saja,tidak lupa ia tersenyum pada azra namun tidak di ladeni azra.


di tempat annya,


annya masuk ke dalam apartemen nya,menatap sekeliling semuanya tidak berubah sama sekali,ia membuka isi dalam lemari pendinginnya,terlihat bermacam buah ada di sana,sayuran hijau,telur,daging,minuman,susu kemasan dan entah apa saja yang ada di dalam,semuanya memenuhi lemari pendingin.tapi annya hannya membuka dan melihatnya,ia tidak mengambil satu pun dari sana.


kemudian ia berjalan menuju lemari palaian yang berjajar sama dengan lemar pakaian tas dan sepatu nya,

__ADS_1


ia membuka lemari pakaian dan tas nya satu per satu,membukanya lebar.annya melihat pakaian pakaian wanita berjajar banyak di sana dan terlihat baru semua,label label di setiap pakaian lah yang menunjukkan pakaian itu baru dan ber merk terkenal seperti biasa yang annya pakai dulu.


matanya menatap lurus pada kotak di lemari pakaian yang terkunci,ia mendekat ke arah kotak,dan perlahan membukanya,matanya terpaku dan bibirnya terkatup rapat saat ia melihat berkas berkas asli ke pemilikan aset semua atas namanya.


dan seketika air matanya mengalir deras membasahi pipi nya,saat ia ingat perkataan satpam apartemen.bahwa lelaki tampan bernama pak azra berpesan bahwa aparteman nomor xx sudah atas nama annya lagi,atau pemilik lama nya,jadi jika ada orang lain yang mengaku ngaku si satpam di suruh melapor pada yang berwajib.


dan annya...benar benar sudah tidak bisa berkata kata lagi,ia tidak mampu membayangkan bagaimana perjuangan azra untuk mendapatkan kembali semua aset aset milik annya itu.


"azra....pulanglah...aku mohon...temani aku...aku membutuhkanmu azra....maafkan aku....maafkan atas kebodohanku...azra....aku berjanji...aku akan menjadi milikmu....tanpa imbalan apapun...aku mohon azra...."


sampai annya tertidur di lantai bawah ranjangnya menghadap ke lemari pakaiannya dan beralaskan karpet lembut di bawah kakinya.


tiba tiba annya mendengarkan ponsel seseorang berbunyi di ruangan yang ia tempati saat ini,

__ADS_1


annya terbangun dan menatap sekeliling,matanya mencari cari keberadaan benda yang berbunyi nyaring itu,dan telingannya mendengar dengan seksama.


akhirnya ia menemukan apa yang ia cari cari,di laci meja samping tempat tidurnya.


seketika ia membuka laci tersebut dan di lihatinya sebuah ponsel baru bermerk lengkap dengan carger di sana.


ia menatap layar ponselnya,"sebuah pengingat,"


guman annya.


lalu ia membuka ponselnya,disana sudah lengkap M-BANGKING yang tertera atas namanya.


dan lagi lagi...saat ini ia tidak ingin menangis,namun air matanya jatuh mengalir sendiri tanpa ia sadari.

__ADS_1


"tuhan....inikah hukumanmu padaku karena aku terlalu serakah?sakit.....lebih sakit dari saat aku kehilangan semuanya...tuhan...kembalikan azra...dimana dia sekarang tuhan..."ucap annya di dalam hatinya.


dan di saat bersamaan pula azra yang sedang meneguk air minum di dalam rumah nya yang berada di luar negeri itu pun tersedak hingga air itu tumpah keluar dari dalam hidungnya.


__ADS_2