Getir

Getir
mesra tanpa kenal tempat


__ADS_3

annya mengenang kenangan pahit yang ia alami enam tahun lalu,dimana kebodohannya merusak semua kebahagiaannya,tangisnya makin menjadi tatkala azra semakin kuat menggenggam jemarinya,


"sayang...jangan seperti ini aku mohon...bisa bisa di kira orang aku yang membuatmu menangis,ayo...sudah nangis nya...aku nggak mau bedak kamu luntur."ucap azra yang berniat bercanda pada annya.


namun tangis annya malah makin menjadi.


"sayang...aku nggak bedakan...bisa bisanya kamu bilang seperti itu,"ucap annya dengan tangan yang mengibas kan tangan azra dari tangannya.dan sontak membuat azra terkejut,


"apakah aku berbuat salah?"tanya nya dalam hati,lalu ia pun beranjak berdiri dari tempat duduk nya lalu mendekat ke arah annya dan berjongkok di sampingnya dengan satu lutut menyentuh lantai,


"apa aku membuatmu makin sedih sayang?"


tanya azra yang langsung menarik pundak annya dan memeluknya seketika,hingga annya terisak di pelukannya.


"sudah....sudah sayang...laki laki brengsek itu sudah mendapatkan balasannya kok,"ucap azra dengan entengnya,karena azra tahu riski bangkrut karena wanita,karena ulahnya sendiri.


"loh...kok masih nangis?maaf ya...jika perkataan ku ada yang melukaimu..."ucap azra dengan nada lembut nya yang membuat annya berhenti menangis.

__ADS_1


"sayang...kembalilah ke tempat dudukmu...banyak yang menatap ke arah kita ternyata,"ucap annya yang baru sadar dan menatap ke arah sekelilingnya yang ternyata saling menatap ke arah nya.


azra pun bangkit dari jongkok nya,namun terlebih dulu ia mengusap lelehan di pipi mulus annya,azra tidak peduli orang lain menatap nya sekalipun.


"aku ke toilet dulu ya sayang..."ucap annya pada azra lalu berdiri dari kursinya dan berjalan menuju toilet yang ada di bawah,di pojok restoran.


annya keluar dari dalam kamar mandi,ia menuju wastafel toilet dan mencuci tangannya dengan sabun,lalu mengeluarkan bedaknya,mencoba memberi taburan taburan ringan di wajah nya dengan sapuan spons ringan di tangannya.


"cewek mana sih yang begitu beruntung itu...tadi ya...cowok ganteng itu meluk kekasihnya di depan umum saat nangis...aku ada di sana loh dengan cowok aku...biar meleng tu mata cowok aku lihat adegan itu kaya di film film tau...biar terinspirasi...eh...saat aku ke toilet...cowok itu nungguin cewek nya tau nggak di luar pintu toilet...bayangkan...udah ganteng...baik...pengertian...perhatian...ah...


aku juga mau gadein cowok aku sama dia..."


"apaan sih...gadis sekarang sukanya ngegosip mulu...dan lagi...pasangan yang mesum di tempat umum...apa coba...lebay bnget..."gerutu annya di sela sela memoles bibir nya dengan lipstik yang kalem dan terkesan lembut.


annya belum sadar ternyata yang di maksud itu adalah dia dan azra,


annya kemudian merapikan rambutnya dan berjalan keluar menuju pintu toilet,

__ADS_1


seketika langkahnya terhenti saat ia dapati azra dengan punggung menempel dinding tembok dan kedua tangan bersedekap di dada nya.


"sayang...kok kamu disini?toilet pria kan di sana loh..."ucap annya sambil mendekat ke arah azra dan menghampirinya.


"sengaja kok aku nungguin kamu disini...aku terlalu khawatir membiarkan mu pergi sendiri dengan kesedihan yang seperti itu...ayo kita lanjut makan malam nya sayang..."ucap azra yang langsung merangkul pundak annya dan memapahnya naik menuju lantai atas restoran,kembali ke tempat duduk nya semula.


"sayang...kau tahu...kita jadi bahan pembicaraan pengunjung lain loh...apa kamu baik baik saja sayang?"tanya annya di sela perjalanan nya menuju lantai atas.


"biarkan lah sayang...mereka mau bilang apa juga...yang pasti...saat ini aku sangat bahagia...orang yang aku cintai membalas cintaku.aku ingin menjagamu sayang.."


ucap azra yang membuat hati annya meleh mendengarnya.


"kita itu seperti anak abg yang sedang kasmaran ya sayang...terlalu lebay..."


ucap annya dengan bibir yang senyam senyum.


"cup,"tiba tib kecupan azra mendarat di bibir nya,dengan tangan kekar azra yang menarik paksa dagu annya di sela sela perjalanan naik tangga.sontak annya pun menatap ke arah nya.

__ADS_1


"apa ini bisa di bilang lebay sayang?"


tanya azra saat annya terpesona merasakan ciumannya.


__ADS_2