Godaan Sang Pelakor

Godaan Sang Pelakor
Ricky


__ADS_3

Keysha baru saja selesai mandi. Ia memakai bathrobe dan mengeringkan rambutnya yang panjang dengan hair dryer. Setelah menjanda, Keysha kembali ke rumah orang tuanya.


Awalnya Keysha ingin hidup sendiri di rumah yang ia tempati bersama Zayyan dulu. Namun orang tuanya memaksa Keysha untuk kembali ke rumah yang Keysha tempati sebelum menikah. Dengan malu-malu, Keysha mengiyakan ajakan Kania dan Reynard. Keysha memang kesepian di rumah mewahnya. Apalagi banyak kenangan bersama Zayyan yang terukir di rumah yang menjadi harta gono gini itu.


Keysha menatap pantulan dirinya di cermin. Ia sudah mengenakan pakaian lengkap dengan riasan yang sederhana. Dengan bersenandung kecil, ia menuruni anak tangga dengan ceria. Langkah kakinya berjalan menuju meja makan. Keysha melihat Reynard dan Kania sedang menunggunya untuk sarapan.


"Pagi, Pa, Ma!" Keysha menciumi pipi Reynard dan Kania.


"Tumben sepagi ini papa ada di rumah?" Canda Keysha seraya menatap Reynard yang sibuk mengolesi roti miliknya dengan selai.


"Papa sedang ingin sarapan bersama putri kecil papa," Reynard tersenyum. Kemudian ia memotong roti dengan pisaunya, dan menyuapkan roti itu ke mulutnya dengan garpu.


"Iya, kami rindu suasana seperti ini, Key. Apalagi setelah menikah, kita jarang sekali bertemu," kenang Kania dengan sendu.


"Kalian tidak perlu bersedih! Aku kan sudah kembali ke rumah ini," Keysha tersenyum, ia lalu mengambil roti dan mengolesinya dengan selai cokelat kesukaannnya.


Perbincangan mengalir dari keluarga kecil itu, sesekali Kekehan Reynard terdengar kala mendengar candaan kecil dari Keysha. Perceraian Keysha membuat Reynard dan Kania terpukul. Namun semua yang terjadi pasti ada hikmahnya. Hikmahnya adalah Kania bersyukur bisa didekatkan lagi dengan Keysha, putri semata wayangnya.


"Oh ya, Key. Hari Sabtu besok Anak dokter Sagara ulang tahun. Kamu akan datang kan? Pasti kamu kenal Andra? Kalian praktek di rumah sakit yang sama," kata Reynard, ayah dari Keysha.


"Iya, Pa. Keysha juga diundang kok," Keysha tersenyum simpul.


Sementara Kania menatap Keysha yang tengah gugup dengan senyum samar. Ia semakin yakin bahwa Keysha mulai menyukai partner kerjanya itu. Ia sangat hafal tentang putrinya.


"Oh ya, ada anak teman papa. Anak dokter Umar, namanya Ricky. Dia juga diundang oleh keluarga Sagara. Kalian pernah bertemu dulu sebelum kamu menikah dengan mantan suamimu itu. Bagaimana kalau kalian pergi bersama?" Tawar Reynard dengan senyuman yang merekah.


Sementara Kania hanya menatap Reynard dengan tatapan tak suka. Pasalnya ia tahu niat suaminya itu untuk menjodohkan Keysha dengan pria yang bernam Ricky. Tentu saja Kania tidak suka, karena dirinya lebih pro terhadap Andra.

__ADS_1


"Biarkan Keysha pergi sendiri Pa, dan jangan ada niat buat menjodohkan Keysha! Masa iddah anak papa ini belum juga beres!" Cebik Kania dengan tatapan tak suka.


"Mama galak banget sih! Papa gak niat menjodohkan, hanya mengenalkan. Siapa tahu mereka cocok?" Bela Reynard yang hanya dibalas dengan tatapan galak dari Kania.


"Lagian mama udah trauma, Pa. Trauma kalau Keysha menikah dengan pengusaha. Papa tau kan anak dokter Umar itu seorang pengusaha? Apa papa gak trauma?" Cecar Kania dengan pedasnya.


"Manusia itu berbeda-beda, Ma. Walaupun berbeda profesi. Ya sudah, terserah Keysha saja! Dia yang memutuskan," Reynard mengakhiri perdebatan. Dari pada dia terus mendebat Kania yang keras kepala.


"Bagaimana, Key?" Reynard seakan meminta jawaban pada Keysha.


Keysha menatap ayahnya itu, matanya penuh pengharapan. Kemudian detik berikutnya Keysha menggelengkan kepalanya dengan tegas. "Benar kata mama, Pa. Keysha masih dalam masa Iddah. Tak baik jiga Keysha pergi bersama Ricky. Bisa memicu asumsi orang yang lihat, Pa. Keysha takut nanti malah semakin rumit," jawab Keysha santun.


Keysha berkata dengan lemah lembut. Dokter cantik itu sangat menghormati Reynard sebagai ayahnya. Lagi pula, Keysha harus bisa menjaga diri dan menjaga jarak dengan pria yang sudah ia temui beberapa tahun yang lalu. Dengan Andra pun Keysha selalu menghindar, bagaimana dengan Ricky?


"Baiklah, sayang. Maafkan papa ya? Papa terlalu terburu-buru. Papa hanya takut kamu masih bersedih," jawab Reynard dengan senyum yang sendu.


"Tidak ada yang perlu minta maaf. Susah ayo lanjutkan makan kita! Kasian tuh rotinya dianggurin," Kania mengalihkan pembicaraan. Ia lalu menyimpan salad buah di depan Keysha. Berharap putrinya memakan salad buah yang sudah ia buat.


****


Hari Sabtu akhirnya tiba, Keysha bersiap-siap untuk pergi ke pesta ulang tahun Andra yang ke dua puluh delapan tahun. Ia menyiapkan jam tangan bermerek yang diiklankan oleh Jisoo Blackpink.


Keysha memasukan jam tangan itu ke dalam sebuah kotak kaca. Ia lalu mengemasnya dengan bungkus kado berwarna abu polos dan melilitkannya dengan pita berwarna putih. Setelah selesai membungkus hadiahnya, Keysha juga merias dirinya dengan tampilan anggun dan simpel.


Keysha tersenyum puas melihat dirinya di pantulan cermin. Dirinya memakai dress dengan rok panjang yang dilapisi tile 4D. Sedangkan untuk tampilan atas dressnya memiliki gaya Sabrina yang mempermanis penampilannya. Sepatu flat berpita semakin membuat anggun penampilannya. Keysha juga membaurkan make up natural di wajah cantiknya.


Setelah dirasa cukup, Keysha lantas keluar dari kamarnya dan menuruni tangga. Ia melihat orang tuanya sudah berdandan dengan rapi. Namun dahinya mengernyit tatkala melihat Ricky yang sedang duduk di sofa.

__ADS_1


"Key, ini Ricky yang beberapa tahun yang lalu pernah bertamu ke sini bersama dokter Umar. Tadi dia tak sengaja lewat dan menyempatkan silaturahmi kepada kita," Reynard tersenyum saat melihat Keysha menuruni tangga dan menghampiri mereka.


Sebelumnya Reynard bersama dokter Umar memang membicarakan rencananya untuk mengenalkan Keysha dan Ricky. Namun Reynard juga merasa kaget ketika melihat Ricky bertamu. Rupanya Ricky memang sudah sangat tertarik pada Keysha sejak lama. Apalagi setelah mendengar perceraian Keysha, dan mendapat dukungan dari ayahnya. Ricky sangat berani untuk datang ke rumah kediaman Reynard tanpa rasa sungkan.


"Hallo Ricky, senang bertemu denganmu lagi!" Sapa Keysha dengan sopan.


"Key, akhirnya kita bertemu lagi. Bagaimana keadaanmu?" Tanya Ricky dengan ramah.


"Baik," Keysha memaksakan senyumnya, walaupun Keysha merasa canggung dan tak nyaman.


Setelah berbasa-basi sejenak, mereka memutuskan untuk menghadiri pesta ulang tahun Andra dengan mobil masing-masing. Keysha, Kania, dan Reynard berangkat dengan mobil mereka. Ricky pun berangkat dengan mobil miliknya sendiri.


Dua puluh menit kemudian mereka sampai di kediaman Dokter Andra. Dekorasi mewah membalut rumah dokter tampan itu. Walaupun pesta diselenggarakan bukan di ballroom hotel, atau di gedung, namun rumah Andra yang sangat mewah mampu menghipnotis para tamu hingga mereka berdecak kagum mengamati suasana dan dekorasi pesta. Beberapa karangan bunga selamat ulang tahun pun bertebaran di halaman rumah.


Keysha memasuki rumah Andra tanpa menghiraukan Ricky yang berjalan di belakangnya. Ia merasa sangat tak nyaman saat pria itu begitu terang-terangan mendekatinya. Tatapannya beralih pada Andra yang sedang berbincang bersama dokter Herry.


Suasana pesta tampak meriah. Rupanya keluarga Andra mengundang orang-orang penting untuk menghadiri acara pesta ulang tahunnya. Pasalnya banyak sekali kerabat ayah Keysha juga berada di sana.


Sesekali Andra tersenyum dan tertawa saat berbincang dengan Dokter Herry. Tatapan Andra kemudian tak sengaja beralih pada Keysha. Andra memperhatikan Keysha dengan gugup. Ia tak menyangka Keysha akan datang ke pestanya dengan tampilan yang sangat cantik.


Mengapa Keysha sangat cantik malam ini? Andra bermonolog sendiri dalam hatinya.


Andra melempar senyum ke arah Keysha, namun detik berikutnya senyum itu pudar ketika melihat seorang pria berdiri di samping Keysha dengan menatap wanita itu penuh kekaguman.


**Buat yang bingung, mohon maaf ya karena author sempet tipo di bab bab yang lalu. Jadi ayah Keysha ini namanya Dokter Reynard. Nah ayahnya Andra namanya dokter Sagara. Gitu ya gays, takutnya pada pusing hihi.


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like, komen, hadiah atau vote ya biar otor semangat updatenya 😘**

__ADS_1


__ADS_2