Godaan Sang Pelakor

Godaan Sang Pelakor
Kesendirian Zayyan


__ADS_3

Zayyan membuka matanya, ia meregangkan ototnya. Semua tubuhnya terasa ngilu dan pegal. Mungkin efek semalam dia tidur di lantai.


Zayyan mengusap wajahnya kasar, sesaat ia termenung. Betapa kesepiannya Zayyan, saat ia menyadari kini dirinya tinggal seorang diri.


Kilasan masa lalu terbayang di benaknya. Ketika bersama Keysha tidak pernah Zayyan merasa sekosong ini. Walaupun hatinya merasa kesepian karena kesibukan wanita itu, namun Zayyan tak pernah merasa hidupnya hancur seperti ini. Sekarang hatinya benar-benar merasa hampa. Ingin sekali Zayyan berteriak dan meluapkan semua perasaannya. Namun tidak ada lagi tempat berbagi keluh kesahnya, sekalipun itu keluarga Zayyan. Semua menjauh, meninggalkannya.


Zayyan segera tersadar dari lamunan panjangnya. Pria itu lalu berjalan gontai menuju kamar mandi. Namun lagi-lagi ia harus menelan kekecewaan tatkala melihat kondisi kamar mandi yang serba sederhana. Dipikirannya tadi ia ingin segera mandi dan berendam di dalam bathtub yang diisi air hangat. Namun itu semua hanyalah angan-angan indah. Tidak ada sama sekali bathub. Di sana hanya ada satu buah ember yang sudah dipenuhi oleh air, gayung yang berbentuk love, dan sebuah kran.


Zayyan lantas menyalakan kran itu dan memulai ritual mandinya. Ia meringis karena merasakan guyuran air dingin menyentuh kulitnya. Lagi-lagi Zayyan harus terbiasa dengan kondisi barunya kini. Setelah mandi, Zayyan memakai handuk. Zayyan membuka ranselnya, mencoba mencari baju yang sesuai untuknya bekerja.


"Ck! Ya ampun mengapa semua bajuku kusut?" Gerutunya dengan jengkel. Zayyan lalu mengacak semua baju itu, dan mengeluarkannya satu persatu.


Namun semua bajunya kusut bak selesai diangkat dari mesin pengering. Zayyan menyugar rambutnya frustasi. Masih berusaha menahan emosi dan menebalkan rasa sabarnya. Akhirnya Zayyan menggunakan pakaian yang menurutnya tidak terlalu kusut.


"Perutku lapar sekali" Lirihnya berbicara pada diri sendiri.


Zayyan melihat di sekitarnya tidak ada makanan. Dilihatlah belanjaan Shella, dan ia melihat beberapa roti dari brand terkenal. Dengan mata berbinar Zayyan segera melahap roti itu bersama susu kotak yang ada di plastik belanjaan milik Shella. Zayyan berusaha bersemangat. Selesai makan, ia langsung mengemudikan mobilnya menuju perusahaan yang dulu menjadi miliknya. Sampai sekarang Zayyan tak tahu jika perusahaan itu dijalankan oleh Rena lewat adiknya.


Zayyan sama sekali tidak mengetahui Keysha menyerahkan itu pada Rena. Zayyan hanya mengetahui bahwa perusahaan itu diambil alih oleh Keysha, dan Keysha memasukan orang kepercayaannya di perusahaan itu. Zayyan memparkirkan mobilnya di tempat parkir khusus staff kantor. Zayyan menyimpan tasnya di loker, ia mengernyitkan dahinya bingung saat semua orang bergerombol berada di dalam ruang informasi. Zayyan berjalan ke arah sana, di sana terlihat beberapa artikel yang baru saja di print dan di pajang di sebuah Mading perusahaan.

__ADS_1


"Bisa minggir sedikit! saya mau lihat informasinya," ucap Zayyan saat dirinya susah sekali menggapai papan Mading itu.


"Semua orang juga penasaran, Pak!" Jawab Feli seraya memutar bola matanya. Senyum sinis tersungging dari bibirnya yang di oles oleh lipstik berwarna merah jambu.


"Iya, kami pun ingin membaca beritanya!" Timpal Ayu dengan wajah yang tak kalah judesnya, seolah jijik menatap wajah Zayyan.


Zayyan hanya bisa mengalah. Sudah tak aneh dirinya diperlakukan ketus dan tidak menyenangkan oleh orang ditempatnya bekerja. Itu semua terjadi setelah dirinya ketahuan berselingkuh dengan Shella. Zayyan hanya berusaha untuk bertindak abai dan masa bodoh. Kembali Zayyan melangkah maju, ia lalu membaca kabar artikel itu. Matanya membelalak saat membaca kabar sebuah virus baru muncul dari kota Wuhan.


Corona Virus membuat kota Wuhan di isolasi. Tidak ada orang yang boleh keluar masuk di kota itu. logistik pun terhalang, hingga penyaluran makanan terhambat dan menyebabkan panic buying. Kabarnya virus itu pertama kali ditemukan di pasar hewan yang ada di kota Wuhan.


Sebagai pebisnis yang pintar, Zayyan takut virus itu akan menular antar negara. Ia sudah bisa memprediksi. Jika seluruh dunia mengikuti cara Wuhan untuk mengisolasi dirinya dari dunia luar, sudah pasti perusahaan pun akan berdampak bahkan menuju awal kehancuran.


Hilangnya produsen bahan baku akan melumpuhkan aktivitas produksi. Ini sangat berbahaya, karena perusahaan menghentikan aktivitasnya dan pastinya semua karyawan akan ikut terimbas.


Sesaat dia termenung, hatinya begitu diselimuti ketakutan. Ia hanya memohon pada Allah semoga virus itu tidak menular lewat antar negara. Jika dugaannya benar, ia sangat takut perusahaan ini akan bangkrut dan Zayyan kehilangan pekerjaannya.


Selesai membaca artikel itu, Zayyan berjalan dengan pikiran kacau. Ia sudah berusaha memberitahu kepada direktur utama yang menjabat, namun direktur itu yang tak lain adalah pamannya sendiri mengabaikannya. Mereka seolah meremehkan Zayyan. Aspirasinya yang dinilainya sangat membantu pun tak digubris. Begitulah hukuman untuk orang yang mempermainkan kepercayaan, kebenaran yang terucap pada lidahnya pun dianggap hanya sebuah bualan belaka.


"Ternyata bukan mama saja yang berubah, tapi semua manusia yang aku temui seolah membenciku," Zayyan berbicara pada dirinya sendiri, ia kini duduk di kursi kerjanya.

__ADS_1


Zayyan sendirian di ruangan itu, tanpa teman berbicara. Zayyan membuka laci. Ia melihat cincin berlian di sebuah kotak hati yang berwarna biru. Ia mengingat Cincin berlian itu akan diberikan untuk Keysha, tepatnya saat malam mereka anniversary. Cincin berlian itu sangat mahal, berharga miliaran.


Zayyan sempat terpikir untuk menjualnya. Namun lagi-lagi hatinya teringat pada mantan istrinya. Ia ingin mengutarakan permintaan maafnya sambil menyerahkan cincin itu. Sudut hati terdalamnya, ia berdoa semoga Keysha memaafkannya atau jika ia ingin berpikir gila, Zayyan ingin membuang semuanya dan memulai hidup baru bersama Keysha. Memperbaiki ikatan yang telah hancur berkeping bersama-sama.


Tapi apakah pantas dirinya bersanding bersama Keysha lagi? Sekelebat wajah Andra terbayang. Zayyan frustasi saat tahu pria itu tengah dekat dengan Keysha. Lalu, bagaimana dengan kehamilan Shella? Seandainya wanita itu tidak mengandung, sudah pasti Zayyan akan membuangnya. Zayyan hanya bisa berandai-andai, andai saja dirinya tidak datang pada reuni itu, anda saja Shella tidaklah hamil. Ah, mengapa semua penyesalan selalu datang di akhir?


🗣️: Thor kenapa gak langsung di miskinkan sih tuh si Zayyan?!


😌: Sebagai seorang pebisnis yang handal, sempat memiliki perusahaan terbesar, tak semudah itu membuat Zayyan miskin dan jatuh, tak masuk akal sekali saat Keysha mengambil alih perusahaan, lantas Zayyan langsung jadi gelandangan. Semua harus ada prosesnya, walaupun ini cerita fiktif tapi memang harus logis.


🗣️: Thor gelay ah! Si Shella kok belum dapat karmanya sih! Belum ketahuan anak yang dikandungnya anak siapa!


😌: Sabar sayang-sayangku, inikan cerita bersambung bukan cerpen. Nikmati alurnya, banyakin aja sesajen bunga, like, hadiah, dan votenya biar otor semangat update atau bisa crazy up cyin!


🗣️: Thor itu si Vebby bakal jadi perusuh ya? Pelakor yang satu belum kelar, kok muncul lagi pelakor!


😌: Dia hanya pemanis dicerita ini, kan di judul sudah jelas bahwa judulnya pun godaan sang pelakor.


🗣️: Thor kok si Keysha sama si Andra belum juga menikah sii!!

__ADS_1


😌: Kalem readers yang imut-imut! Ini hati bukan mie instan! Jangan terburu-buru dong! Semoga para readers selalu diberikan kesehatan ya, agar selalu stay tune membaca novel otor. Terimakasih


__ADS_2