
"Bagaimana, Key? Apa kamu menerima niat baik dokter Andra?" Reynard meminta jawaban kepada putri semata wayangnya. Ia melirik Keysha yang masih tak bergeming di posisi duduknya.
Keysha menatap Andra lekat. Ditatapnya kedua bola mata pria tampan itu. Keysha menemukan sebuah kenyamanan yang tak pernah ia dapatkan sebelumnya.
"Apa dokter akan setia kepada saya sampai maut memisahkan kita? Saya tidak ingin lagi mengalami kegagalan rumah tangga," Keysha berkata dengan tegas, Andra cukup mengerti bahwa Keysha masih memiliki trauma dengan mantan suaminya.
Andra mengangguk, ia lalu tersenyum yang membuat jantung Keysha seketika berdebar. "Ya, saya akan setia dan menjaga kamu seumur hidup saya, dan berhenti selalu memanggil saya dokter! Ini bukan area rumah sakit, Key!" Kekeh Andra.
Reynard dan Kania pun tertawa kecil. Memang benar Keysha sangat kaku sekali jika bersama Andra. Tanpa Keysha sadari, sudut mata Kania berembun. Mereka berbahagia karena ada laki-laki baik yang mengajak Keysha untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius.
"Terima kasih, Ndra. Om gak pernah nyangka kamu bisa tertarik dengan putri om," ucap Reynard. Pria paru baya itu terlihat mengerjapkan matanya. Terharu jika putri kecilnya dilamar oleh pria sebaik Andra. Bagaimana pun Reynard sangat mengetahui keluarga Andra. Mereka keluarga baik-baik dan terhormat.
"Ya, Tante juga gak nyangka kamu bisa mengambil langkah secepat ini! Dulu Tante dan mamamu ingin sekali berbesan, tapi Tante harus mengubur keinginan Tante saat Keysha menikahi mantan suaminya dulu," Kania tersenyum. Pikirannya melayang jauh mengingat saat-saat Keysha meminta izin untuk menikah dengan Zayyan.
Andra tersenyum gugup, ia masih menunggu jawaban Keysha. Keysha menatap orang tuanya bergantian, lalu sorot matanya menatap Andra dalam. Hingga wanita itu menganggukkan kepalanya. Pertanda jika Keysha mau untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius bersama Andra.
"Jadi kamu mau, Key?" Andra memastikan. Matanya berbinar menunggu jawaban yang pasti.
"Iya saya mau, Dok," Keysha tersenyum simpul membuat Kania dan Reynard makin girang saja.
"Tapi Ndra, apa orang tua kamu mengizinkan anaknya menikahi Keysha. Maaf, Keysha sudah pernah membina rumah tangga dan gagal," tanya Reynard sendu
"Saya belum berbicara pada kedua orang tua saya perihal tujuan kedatangan saya ke sini, tapi saya yakin mereka akan mengerti dan mendukung rencana saya," jawab Andra jujur yang membuat Reynard dan Kania bernafas lega.
"Tetapi setelah menikah, biarkan Keysha mengelola rumah sakit milik Om, Ndra! Bagaimana pun om sudah tua. Keysha akan om pilih sebagai direktur utama rumah sakit milik keluarga nanti. Tentunya Keysha akan jauh lebih sibuk, apa kamu tidak keberatan?"
Andra menggeleng, dengan mantap ia berucap "tidak, saya seorang dokter. Saya sangat tahu kesibukan dokter itu seperti apa. Jika nanti kami menikah, saya akan menyuruh Keysha untuk mengurangi jadwal praktek di rumah sakit milik papa saya atau jika Keysha ingin resign pun tidak masalah. Saya Izinkan dia untuk fokus mengurus rumah sakit milik, Om."
"Saya pegang perkataan kamu ya, Ndra!"
__ADS_1
"Terima kasih, Om. Terima kasih karena mengizinkan saya untuk mendekati putri om. Saya sangat bersyukur," ujar Andra dengan santun, hingga membuat Reynard terkagum-kagum dengan attitude dokter muda itu.
"Saya yang berterima kasih, karena sudah mencintai putri saya," Reynard tersenyum.
Selesai dengan pembicaraan yang sangat mendebarkan tadi, akhirnya mereka terlibat beberapa obrolan ringan diselingi canda tawa. Hingga tak terasa waktu menunjukan jam sembilan saja. Andra segera pamit untuk pulang. Reynard menyuruh Keysha untuk mengantarkan Andra sampai depan rumah. Dua orang yang sedang di mabuk cinta itu berjalan dengan malu-malu hingga membuat kecanggungan tercipta..
"Key!" Panggil Andra saat Keysha berjalan di depannya.
"Ya?" Sahut Keysha hingga ia membalikan tubuhnya, kini mereka sudah ada di halaman rumah.
"Terima kasih karena sudah mengizinkan saya untuk mencintai kamu," Andra tersenyum, mereka kini saling berhadapan.
Rona merah terlihat di pipi wanita cantik itu, hingga membuat Andra gemas. Spontan Andra mencubit pipi Keysha, hingga wanita itu sedikit meringis.
"Sakit tahu!" Keluh Keysha memegang pipinya.
"Hm, cepat pulang, Dok! Sudah malam ini," Kesyha mengalihkan pembicaraan, ia tak mau terus-terusan salah tingkah di hadapan Andra.
"Kamu mengusir saya? Padahal saya masih kangen," goda Andra lagi, yang menikmati raut wajah Keysha yang malu-malu.
"Ya ampun, Dok! Saya gak nyangka dokter bisa gombal kaya gini!"
"Saya gak gombal, saya emang kangen!" Kekehnya lagi.
Tanpa mereka sadari, sedari tadi ada seseorang yang memperhatikan mereka dengan hati yang terluka. Ya dia adalah Zayyan. Zayyan sedari tadi berdiri di depan halaman rumah milik kediaman Reynard. Ia tak menyangka mantan istrinya itu sudah sangat dekat dengan Andra.
Entah perasaan macam apa ini, namun hati Zayyan tak pernah merasakan sakit seperti ini. Niatnya ingin memberikan cincin sebagai permintaan maafnya kepada Keysha, ia juga ingin mengembalikan cincin itu karena memang cincin itu ia beli untuk Keysha.
"Apakah aku harus tetap memberikan ini padamu, Key? Mengapa perasaanku begitu terluka ada seorang pria yang sedekat itu denganmu?" Lirih Zayyan saat ia membuka kotak biru yang berisi cincin berlian itu.
__ADS_1
Hening, tak ada siapapun yang menjawab pertanyaannya. Zayyan memasukan kotak cincin itu ke dalam saku celananya, ia berjalan gontai meninggalkan kediaman mantan mertuanya dengan perasaan sedih mendalam. Harapannya untuk rujuk dengan Keysha pupus sudah. Zayyan mengerjapkan matanya, mencoba menetralisir rasa sakit yang menghujam hatinya.
Zayyan kembali ke dalam mobilnya dengan kecewa, ia teringat saat dulu ia mendekati Keysha dan berjuang mengambil restu orang tua nya. Andai waktu bisa diputar, Zayyan tak akan tergoda dengan Shella. Namun semuanya sudah terlambat, Penyesalan memang selalu datang di akhir.
Tatapan Zayyan beralih pada sekumpulan barang belanjaan Shella yang ia masukan di jok belakang. Akhirnya Zayyan mengemudikan mobil miliknya menuju apartemen Ine. Bagaimana pun di belanjaan itu ada susu khusus ibu hamil, dan ia akan memberikannya pada Shella langsung.
🗣️ : Thor crazy up dong!
🤩 : Mulai hari ini otor update 2 bab per hari ya.
🗣️: Tanggung Thor, up lagi dong!
🤩 : Selagi nunggu, yuk baca karya otor yang masih on going.
Novel yang on going :
1. Menikahi dengan Nona Kim : kisah cinta Kimberly dan Archie yang sangat manis untuk dibaca selagi menunggu up godaan sang pelakor ya !
2. Jangan panggil aku pelakor, kisah cinta segi empat antara Nayla, Aditya, Reyhan dan juga Luna. Wajib pokoknya mampir dulu.
Ada juga karya otor yang sudah tamat, boleh dibaca selagi nunggu otor update.
❤️ Dipaksa menikahi Alula, setting di Inggris. Kisah permusuhan yang berujung manis. Tema tentang anak-anak remaja geng Kaivan dan Alula hingga berlanjut ketika mereka dewasa dan terjebak pernikahan.
❤️ Pernikahan karena dendam, setting Prancis. Tentang Dave yang berusaha membalas dendam dengan menikahi Maura karena ayah Maura sudah menjebloskannya ke balik jeruji besi.
❤️ Istri kesayangan Nino bagian dari novel dipaksa menikahi Alula, menceritakan Nino sang Playboy yang berjuang menaklukan hati gadis cantik dan lugu bernama Tiffany.
❤️Mari kita bercerai, masih bagian dari dipaksa menikahi Alula. Jasper, anak dari Kai yang membeli seorang gadis di pasar pengantin hingga mereka bisa menikah meski pernikahan itu penuh dengan kerikil tajam.
__ADS_1