Istriku Penyanyi Malam

Istriku Penyanyi Malam
Bab 1 perkenalan


__ADS_3

Mila anggaraini seorang penyanyi bersuara merdu.Suara nya yang fleksibel sehingga ia dpat menyanyikan berbagai genre dari dangdut sampi rock. Gadis berusia matang ini memiliki seorang adik laki-laki bernama Leo yang tinggal di kampung bersama Ibu nya sedangkan ayah nya telah wafat. Maka dari itu dia menanggung hidup dan biaya sekolah adik nya, Mila adalah gadis penyayang dan tegas ia juga cerdas tapi ia tak melanjutkan pendidikan nya ia hanya lulus SMA.


Habil Dewanto seorang pewaris dan memiliki usaha sendiri . Memiliki wajah yang hampir sempurna tak dia manfaatkan untuk menggaet wanita-wanita , meskipun banyak wanita yang dengan sukarela merayu hanya untuk satu malam karna ia paham agama dan mejunjung tinggi kesopanan.Dia memiliki dua orang adik perempuan hana dan hani kedua nya kembar dan masih kuliah . Habil adalah orang yang penyayang dan tegas serta berwibawa, di usia nya yang sudah menginjak 35 tahun ia masih betah melajang bukan karna tak laku ia hanya belum siap membina rumah tangga. Banyak wanita yang terang-terangan mengajak nya menikah tapi ia malah bergidik ngeri melihat wanita yang berani seperti itu, kapan jodoh nya akan datang ntah lah.


tok,,tok,,,


asisten Habil mengetuk pintu ,, di adalah Marko asisten sekaligus sahabat Habil Dewanto


"masuk!!!!"


ucap Habil dari dalam ruangan


"tuan,,, ada pertemuan di kafe XX jam 7 malam dengan tuan Lau"


"bisakah kau ubah jadwal nya Ko ,itu jam tanggung lagian apa tidak ada tempat lain , mengaoa harus disana , hubungi Lau habis isya saja"


"baik tuan saya permisi " ucap Marko dan kembali menutup pintu


'huh sperti nya Lau ingin mengujiku dia tahu kan aku tak suka tempat itu, baiklah aku akan datang awas kau Lau' gumam Habil.


Setelah merubah jadwal Marko segera menyampaikan kepada bos nya bahwa jadwal nya sudah sesuai keinginan bos nya.


Dan akhir nya mereka sampai ,mereka segera duduk sesuai bangku yang sudah di pesan .


"tuan" Marko tak jadi berkata melihat tuannya melirik dengan tatapan yang tajam ,


"baiklah-baiklah aku mengerti jangan melirik ku seperti itu kau sangat menyeram kan bagaimana jika wanita melihat mu makin jauh jodoh mu"


Habil memang tak suka saat di luar kantor asisten nya itu tetap memanggil nya dengan kata yamg formal mengingat Marko juga adalah sahabat nya.


"apa masih lama?? "


Habil yang mulai risih dengan pemandangan wanita-wanita kurang bahan.


"sebentar lagi mungkin Bil"


"Lau selalu saja menguji kesabaran ku"


tak berselang lama Lau pun datang menghampiri.

__ADS_1


"maaf menunggu " ucap Lau seraya bersalaman


"tak apa aku terbiasa dengan jam karetmu aku maaf kan" Habil berdiri bersalaman dengan Lau . setelah lama tak bertemu dengan Lau Habil merangkul Lau dan sebalik nya .


"bagaimana kabar mu Bil?"


"baik sangat baik , kamu bagaimana Lau kau makin tampan " jawab Habil sambil terkekeh kecil


"jangan bilang kau tertarik pada ku Bil"


Habil memutar bola mata nya malas ,


"kau pun tak pudar Bil tampan dan berwibawa, Marko kau betah sekali mengikuti bujang tua ini "


"memang kau sudah punya istri Lau?" Marko penasaran


"belum aku belum minat"


"hahahaha kau ini kukira kau meledek ku karna kau sudah ada pendamping ternyata sama saja" Habil dan Marko tertawa .


mereka pun mulai serius membicarakan pekerjaan , waktu terus bergulir tanpa terasa pembicaraan mereka terhenti seketika karna mendengar suara merdu mendayu-dayu , sesosok wanita berdiri diatas panggung menghipnotis para pungunjung . Wanita anggun itu menjadi pusat perhatian tanpa terkecuali.


'astaghfirullah' Habil bergumam dan memalingkan wajah nya ia melihat semua orang terpesona dengan wanita itu termasuk Marko dan Lau .


"woiiiii iler mu Ko ,Lau kalian ini ingat zina bukan cuma bersentuhan" ujar Habil


"lah Bil ganggu ajja , cuma liat doang lagian kerjaan kan udah beres cuci mata lah Bil ya kan Lau , tiap hari yang diliat-liat kamuuuuu terusss keriput aku lama-lama" ucap Marko dan Lau tertawa


"lah kamu mau gaji utuh gk Ko !!!"


"iya-iya gitu kan sewotttt!!!"


akhir nya pertemuan itu berakhir Lau lebih dulu keluar , Habil dan Marko pun ikut keluar .


"Bil aku mau beli obat di toko obat depan dulu kalau kamu mau duluan bawa aja mobil nya tadi nyokap nitip obat "


"gak papa Ko aku tunggu sini pergi bareng pulang bareng dong" ucap Habil


"tapi ngantri Ko biasa nya lama , takut kamu ngantuk"

__ADS_1


"gak papa gk usah sungkan aku tunggu disini"


"baiklah"


Marko menyeberang jalan ,Habil menunggu di dalam mobil karna jenuh ia pun keluar berjalan-jalan di samping mobil , ketika ia berbalik brukkkk,,, ada seseorang yang menabrak tubuh nya buka ia yang jatuh tapi yang menabrak yang tersungkur.


"aduhhhhhh ,,, maaf ya maaf saya buru-buru maaf banget " gadis ini masih belum melihat siapa yang ia tumbur tiba-tiba ia melihat tangan di depan nya , ia pun menjanah tangan itu lalu berdiri persekian detik ia terkesima ketampanan pria di depan nya.


"kau tak apa nona?" ucap Habil


bukannya menjawab ia malah bengong sampai akhir nya ia tersadar karna tangan nya di tepuk habil.


"nona tak apa kan , apa ada yang sakit?"


"tak apa tuan , sekali lagi maaf kan saya "


tak berselang lama ada yang berteriak memanggil nya dia adalah Eva karyawan kafe tempat gadis itu bekerja juga , tapi Eva bagian pelayan sedangkan Mila mengisi panggung hiburan.


"Mil cepat sekali jalan nya , ada pesen pak bos tadi dia lupa besok kau manggung dari jam 4 sore sampai jam 10, kenapa hp mu tak bisa di telpon" sungut Eva kesal karna dia mengejar dari dalam kafe


"maaf Va hp ku mati , baik lah besok aku akan datang tepat waktu aku akan mengambil motor ku di bengkel pagi-pagi terima kasih aku pulang dulu, mari tuan" ucap Mila membungkukan badan ta da hormat.


tak berselang lama Marko datang membawa bungkusan obat


"siapa Bil kayak nya penyanyi cantik di dalam tadi ya ,, nahhh ngapain kamu Bil , aku aja disuruh jaga mata nah kamu malah ngobrol berdua" Marko berucap menggoda Habil


"apaan sih tadi dia gk sengaja nabrak aku , udah gitu ajja gk ada apa"


jawab Habil


"yang bener Bil minta no hp gk Bil?" cecar Marko


"gk lah apaan sih ko udah ayok pulang ngantuk ni"


"huh Habil Habil kamu ini normal gk lah,coba minta no hp nya gk peka bener"


"jangan bicara yang nggak nggak aku normal dan sangat normal , udah jalan "


"huh iya iya!!"

__ADS_1


Sesampai nya di rumah Habil langsung bersih-bersih dan langsung merebah kan badan nya yang sangat lelah, ia menatap langi-langit kamar nya ,,'Mila nama nya Mila' gumam Habil seraya menutup mata nya..


***********************


__ADS_2