Istriku Penyanyi Malam

Istriku Penyanyi Malam
Bab 79 Calon Istri


__ADS_3

**🌹🌹🌹🌹🌹


Habil yang masih mencengkeram kerah Rio pun menoleh kearah Mila, ia menatap tajam ke arah Mila. Mila pun bingung apa yang menyebabkan Habil marah seperti ini, hingga ada seorang wanita sexy dan elegan datang menghampiri, orang itu ialah Viola.


Viola menatap Rio dan Habil bergantian, entah apa yang diributkan kedua pria itu Vio mendekat dan berdiri di sisi Mila yang masih mematung karna tatapan Habil yang menghunus, tak pernah Mila melihat Habil semarah ini selama ini Habil selalu lembut kepada Mila.


"Habil Dewanto lepaskan Rio!!" ucap Vio tegas


Habil tersenyum sinis kepada Viola


"kenapa harus kulepaskan brengsek ini?" ucap Habil pelan namun terdengar seperti psiko


"dia berani mendekati calon istriku" sambung Habil, Mila yang mendengar pun terperanjat apa dia salah dengar


"Habil sekali lagi lepaskan!!" tekan Viola


"siapa kau memerintahku"balas Habil dingin dan arogan sebelumnya Habil tak pernah seperti ini, walaupun terkesan pendiam dan dingin tapi Habil tak pernah menunjukkan sikap arogannya. Dari kejauhan Marko tergopoh-gopoh menyambangi Habil yang semakin mencengkeram kerah Rio yang masih saja santai walau napas nya sudah tersengal.


"Habil kau merusak acara pertunanganku dan kau lihat apa yang kau lakukan kepada calon tunangan ku!!" geram Vio sudah tidak bisa mentolerir sikap Habil sedangkan Mila jangan ditanya ia masih dalam pemikirannya sendiri


"apa maksudmu?" tanya Habil

__ADS_1


"pria yang ingin kau pukul itu calon tunangan ku Habil" ucap Vio setengah teriak


Habil terkesiap mendengar ucapan Vio barusan dan Mila oun sudah malu karna menjadi bahan tontonan malam ini, sedangkan Marko terdiam melihat wajah bodoh sahabat serta atasannya itu. Seketika Habil melepas tangannya dan memandang Rio dengan tatapan meminta penjelasan


"kau membuat kemejaku kusut bro" ucap Rio santai, Habil yang sudah tersadar lalu menatap Mila, sungguh ia malu dengan sikap kekanakannya, memang cinta membuat orang bertindak bodoh.


Harusnya ia tak bersiakap seperti tadi dan bodohnya ia menuruti emosinya.


"maaf" ucap Habil


Mila segera pergi darisana ia sungguh malu menjadi pusat perhatian di gedung ini, Habil menghela napasnya.


"it's okayy, sekarang kejarlah calon istrimu dia teman baikku, kejarlah katakan padanya semua perasaanmu lengah sedikit saja kau akan di salip yang lain, dia istimewa tuan muda Habil" ucap Rio


Langkah panjang Habil mampu mengejar Mila yang sudah berada di area parkir, Mila yang hendak membuka pintu mobilnya terkesiap karna ada tangan yang menariknya.


Mila membalikkan tubuh nya


"maafkan aku" ucap Habil masih menggenggam jemari lembut Mila


"kenapa mas" balas Mila lirih

__ADS_1


"maaf, sikap mas kekanakan maaf mas emosi lihat kamu berdua dengan pria lain"


Mila tak Habis pikir, Habil yang notabennya sangat dewasa malam ini Mila melihat Habil seperti abg labil.


"jangan ulangi lagi mas" tegas Mila


"ya mas janji, yabg terpenting kamu jangan terlalu dekat dengan pria lain"


"memang kenapa mas?"


"mas nggak mau calon istri mas terlalu dekat dengan pria lain"tegas Habil menatap lembut visual dihadapannya


"maksud mas?"


"Mila Anggraini Sanjaya, mas akan melamarmu dalam waktu dekat ini" ucap Habil yakin


Mila hanya terdiam, seolah waktu berslowmo, berarti ia tak salah dengar tadi bagaimana perasaan Mila tentu bahagia, gadis yang sudah berusia matang tentu Mila sudah mulai berharap hubungannya jelas, karna selama ini Mila dan Habil hanya menjalankan tanpa pacaran**…………


*


*

__ADS_1


*


__ADS_2