Istriku Penyanyi Malam

Istriku Penyanyi Malam
Bab 70 Menggunakan black card


__ADS_3

**🌹🌹🌹


Suasana pagi itu terasa sejuk dari semalam hujan mengguyur bumi dan belum juga berhenti, tetapi tidak menjadikan Mila alasan untuk bermalasan. Sedari tadi ia sibuk berkutat dengan alat daput, ia menyibukkan dirinya karna pagi ini ia akan memasak untuk keluarga tercintanya.


Sebenarnya banyak maid yang bertugas akan tetapi Mila kekeh dengan pendiriannya dan enggan di bantu siapapun termasuk bunda nya yang memang masih sibuk dengan berkas perusahaan tekstil milik bundanya.


"hah,, siap juga tinggal panggil kesayanganku saja" ucap Mila yang puas akan hasil masakannya pagi ini. Mila beranjak dan memanggil penghuni lainnya.


"wah, lengkap sekali ini" ucap Diego yang tak menyangka putri kesayangannya mahir dalam urusan dapur


"iya dong, ini spesial yah ayah makan yang banyak ya" balas Mila


"kak, mau udang asam manis nya dong" ucap Leo yang agak jauh dengan makanan itu


"bik, ayo sekalian ini Mila masak banyak" ucap Mila pada maid nya


"tidak usah non, bibik sudah makan tadi sebelum kesini" ucap Marni salah satu maid di mansion itu karna mereka tak ada yang bermalam


"jangan nolak anak saya bik, ayo" ucap Diego yang final tak ingin di bantah akhirnya mereka makan dengan hikmat


"bun, waktu di apartmen kan Mila masak ya buat sarapan untuk Mila dan mas Habil ternyata dia nggak makan nasi loh bun kalau pagi" ucap Mila yang sudah selesai sarapan

__ADS_1


"mungkin dia menjaga kesehatan nya sayang" balas Laila


"cie,, kakak sudah mulai hapalin kebiasaan abang ya" goda Leo


"huss, kamu itu kakak cuma heran aja apa kenyang ya nggak makan nasi"


"dia sudah biasa maka dari itu bisa" ucap sang ayah


"kalau Mila pingsan kali ya yah" ucap Mila terkekeh ia paling tidak suka lapar dan Mila termasuk orang yang banyak makan tapi tidak gendut-gendut


"itu sihh kakak, kakak mana bisa macam bang Habil kakak kan makannya banyak" jawab Leo


"yee,, biar saja kakak ini menikmati hidup apa yang kakak mau ya kakak makan lah" ucap Mila sinis


"kan bunda bilang beli apa yang kamu mau" sambungnya


"Mila bingung bun, Mila lagi nggak butuh apa-apa" jawab Mila karna ia bukan tipe wanita yang hoby belanja


"mobil, kamu butuh mobil Leo sudah kemarin pergi ke showroom dengan bunda,kalau kamu pilih sendiri" tegas Laila


"tapi Mila punya motor bun, dan yang terpenting tidak kena macet" ucap Mila seraya tersenyum lebar menampilkan deretan gigi rapinya

__ADS_1


"tak ada penolakan dan bunda nggak mau tau, beli mobil atau berhenti menjadi penyanyi"


"kok bunda gitu, Mila nyaman bun"


"maka dari itu turuti apa yang bunda bilang" pungkasnya


"iya, kalau belinya mototr sport boleh bun?"


"mobil Mila mobil! kalau motor masih kehujanan, kalau sudah beli mobil mau beli motor juga terserah kamu" ucap Laila


"iya deh nanti Mila cari mobilnya" ucap Mila


perdebatan itu di lihat Diego sungguh ia sangat bangga memiliki anak yang tidak bertingkah walaupun keuangan mereka terjamin.


"Mila sayang, sekarang kita disini nak bunda sama ayah juga sudah mulai menjalani bisnis seperti dulu lagi, jadi pahami ya nak banyak yang akan berubah dari penampilan dan banyak lagi, Mila nggak keberatan kan?" tanya Diego karna dapat dilihat bahwa sang anak belum terbiasa


"Mila paham ayah"


'jadi orang kaya ribet banget, tapi tak apalah yang terpenting sekarang bisa banyak-banyak berbagi' Mila membatin** ………


*

__ADS_1


*


__ADS_2