Istriku Penyanyi Malam

Istriku Penyanyi Malam
Bab 3 Pertemuan tak Terduga


__ADS_3

*****


Pagi-pagi sekali di dalam kontrakan sederhana seorang gadis dengan rambut yang digulung keatas sedang berkutat dengan peralatan masak. Ya dia lah Mila sedang membuat sarapan untuk mengisi perut nya yang keroncongan karna pulang semalam ia tak lagi sempat makan malam karna terlalu mengantuk.


Mila membuat nasi goreng sosis favorit nya , ia bersemangat karna hari ini ia harus mengisi acara di pesta ulang tahun kalangan atas, ia pun harus mengambil motor nya di bengkel agar tak menaiki kendaraan umum lagi dan yang pasti agar bisa tepat waktu menuju area.


"hemmmm enak nya nasi goreng buatan ku ini , nanti kalau aku punya suami mau aku buatin nasi goreng seperti ini lah" ucap nya sambil mengunyah dan tertawa dengan apa yang ia ucap.


"Ya Allah nanti saja ya jodoh nya , kalau aku menikah bagaimana ibu dan adikku , adikku kan harus kuliah jangan sampai seperti ku apalagi Leo sangat cerdas, huhhhh jadi rindu Leo dan ibu"


Mila pun melanjutkan sarapan nya sebenarnya Mila pun sudah selesai kuliahnya tanpa memberitahu sang ibu karna takut menjadi beban fikiran nanti.


"nanti kalau sudah cukup untuk pulang aku rasa aku harus berlibur dulu, rasa nya rindu sekali hemmmmm"


Selesai sarapan Mila pun bergegas mencuci piring dan salin , ia menggunakan jeans selutut kaos oblong dan jaket parka.


Wanita kalau kadar cantik nya sudah kelewatan pakai apa saja terasa pantas, begitulah kira-kira Mila kulit kuning langsat, mata lentik ,alis tebal bibir yang seksi di tambah rambut yang terurai sepinggang menambah kecantikan nya , badan nya yang semampai dan bisa dibilang montok hidung nya pun mancung dengan tinggi 175 cm seperti model.


Ketika sampai di bengkel Mila membawa uang lima ratus ribu , ia berharap agar uang nya ada sisa nya karna Mila orang yang sangat irit.


"gimana mas udah beres kan?"


ucap Mila pada pegawai bengkel


"udah mbak ini sudah siap , sudah greng mbak di jamin gk mogok lagi mbak cantik" jawab pegawai bengkel tersebut dengan genit


"berapa mas?" Mila bertanya


"empat ratus lima puluh neng cantik murah aja" jawab pegawai bengkel


"busyeeeetttt mas mahal amat gak bisa di kurangin apa kok mahal kirain saya tiga ratus, saya cuma bawa tiga ratus nihhh gak ada uang lagi belum gajian mas!" jawab Mila kaget dengan nominal yang disebutkan pegawai bengkel itu bagi Mila uang segitu sudah besar.


"yah neng ini sih udah murah kayak gak biasa nya aja neng , lagian eneng kan pasti banyak duit kan eneng nyanyi di kafe besar saya pernah ketemu neng loh" jawab pegawai bengkel tersebut dengan nada menggoda


Mila terkejut dengan penuturan pegawai bengkel tersebut bahwa ia tahu Mila menyanyi di kafe besar tersebut.


'huhhh gk bisa ngomong lagi kalau kayak begini mah tahu aja bayaran disana mahal' batin Mila


"ya udah ni saya bayar , mas nya ini udah godain saya gak mau ngorting lagi peliiittt!" jawab Mila ketus


"makasih ya neng resiko orang cakep mah gitu neng ," ucap pegawai bengkel menggoda

__ADS_1


Mila pun bergegas pulang ia harus istirahat karna ia harus lembur dari jam empat sore sampai jam sepuluh lewat.


Sesampai nya di rumah Mila langsung merebahkan badan nya dilihat jam sudah menunjukkan pukul 12.30 setelah shalat Mila pun tertidur ia tak lupa memasang alarm agar tak terlambat bangun.


Sebenarnya penyanyi nya bukan hanya Mila saja banyak penyanyi yang lain ,tapi diantara mereka Mila lah yang paling laris karna ia menguasai lagu dalam dan luar negeri.


Alarm berbunyi membangunkan Mila yang sedang mimpi indah.


"okey,,,okey,,, aku bangun aku siap memburu dolar mudah-mudahan acara mewah kalangan atas ini tak pelit tips nya aminnnnn" Mila berucap seraya berguling-guling di atas kasur lantai nya.


Mila bersiap-siap ia mandi di kontrakan dan melaksanakan shalat di kafe , jika ia shalat dirumah maka akan di pastikan dia akan terlambat dan mendapatkan omelan dari bos nya mengingat yang memboking kafe bukan orang sembarangan.


Selesai Mila melaksanakan shalat Mila bergegas ganti dan berdandan. Kostum kali ini Mila agak kaget karna ia memakai cheongsam , atas nya memang tertutup tapi belahan dress kanan kiri itu sampai ke paha . Setiap Mila menyanyi selalu memakai pakaian yang sudah disedikan.


"Va sini dong sebentar ,"


ucap Mila memanggil bestie nya Eva


Eva datang dengan semangat


"ada apa La ,kenapa belum salin dandan kan lama walaupun acara masih lama?" tanya Eva dia heran kenapa temannya ini belum mamakai pakaian yang di sediakan.


"kenapa pakai baju china ini Va? apa kau tau bawah nya panjang tapi sangat terbuka" tanya Mila pada Eva


"apa!!!!! tambah mereka membenci ku La "


Mila menuruti Eva, dan Eva pun keluar karna ia juga harus bekerja ekstra dah hati-hati.


Setelah salin Mila pun mulai memoles kuas bedak dan segala macam nya menyesuaikan dengan pakaian yang ia kenakan.


Mila memang mahir berdandan ia selalu belajar make up melalui youtube.


Setelah selesai Mila pun keluar ruang ganti dan menuju kursi yang di sediakan untuk nya dan menunggu waktu nya tampil


*********


Sementara di sebuah rumah mewah ada dua gadis cantik yang tak berhenti menggerutu karna abang nya tak kunjung datang.


"abang ini mana ya Ni kok lama? apa bener gak mau nganter ya , udah suruh jemput gak jemput kan kita jadi malu sama Clara ya Ni" ucap Hana penuh kekesalan


"iya Na pokok nya nanti kita demo abang enak saja dia malu-maluin kita" balas Hani

__ADS_1


"ya salah kalian kalau abang tau kalian mau jodohin sama kakak angkatan kalian pasti bukan kalian berdua yang marah , yang ada malah kalian yang di marahi , mamah gak mau ya tanggung jawab kalau abang sampai marah"


ibu Maryam datang dari belakang Hani dan Hana.


"ihhhh mamah kok gitu jangan ingat-ingat lagi abang marah mah , jadi gak mod mau ke pesta" sungut Hana di sambut dengan anggukan Hani


tak berselang lama Habil datang untuk menjemput mereka , Habil sudah rapi dan harum. Habil langsung membuka pintu mobil.


"ayooo,,,, mau berangkat gak , apa gak jadi?"


tanya Habil tanpa masuk ke teras rumah


Hana dan Hani pun bergegas masuk ke dalam mobil saling rebutan takut abang nya yang aneh itu berubah fikiran.


Hana dan Hani saling lirik ,, tak ada yang berucap karna abang nya dalam mode diam , padahal dirumah tadi mereka sangat antusias ingin memarahi abang nya habis-habisan mereka pun tak berani menegur abang nya , sampai akhir nya mereka berbalas chat.


'Ni kata nya kita mau demo sama abang perkara tadi siang' Hana mendahului chat tersebut.


'lah kamu aja tadi kayak iya iya nya sekarang melempem kayak kerupuk'


Hana menengok mencebikkan bibir nya


'kamu berani gak' tanya Hani


'nggak Na aku gak sanggup mau demo juga , udah lah mendingan kita di marah mbak Clara dari pada sama itu beruang kutub' jawab Hani


'huhhh kamu itu lagak nya aja'


balas Hana


Sepanjang perjalanan tak ada yang membuka suara Habil asyik dengan fikiran nya dan fokus menyetir sementara adik kembar nya sibuk bermain sosmed.


Akhirnya mereka sampai di kafe si kembar pun turun dari mobil sedangkan Habil masih di dalam mobil , membosankan memang menunggu adik-adik nya , tapi mau bagaimana lagi adik nya memang sudah pandai menyetir tapi Habil masih belum bisa melepas mereka berkendara sendiri.


Habil keluar mobil ingin ke toilet tak sengaja Habil berpapasan dengan Mila.


Deggg,,,,, jantung Habil berdenyut cepat kala melihat sosok Mila yang tampil seksi dan elegan dengan dress cheongsam.


Tatapan mereka bertemu Habil yang sadar langsung memalingkan wajah nya dan melanjut kan langkah nya ,


"astaghfirullah sungguh indah ciptaan mu kebetulan sekali bertemu lagi" ucap Habil didepan cermin toilet , Habil tak menyangka ia akan bertemu lagi dengan gadis yang menubruk nya malam itu..

__ADS_1


***** Sebuah kebetulan atau kode alam ya Babang Habil πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…*****


__ADS_2