Istriku Penyanyi Malam

Istriku Penyanyi Malam
Bab 56


__ADS_3

**


**Habil memapah Mila yang sudah lunglai sesekali Mila memejamkan mata nya, beruntung jarak dari lift menuju pintu tak terlalu jauh, Habil menekan bel itu tak lama keluar bu Laila yang terkejut melihat putrinya yang tak baik-baik saja.


"lohh, kenapa nak kok pucat sekali?" tanya Laila melihat anaknya di tuntun Habil


"kakak kenapa bang?" tanya Leo yang melihat kakaknya yang pucat


"pasti pas lampu padam tadi kakak sudah disini ya?" sambung Leo yang tahu kebiasaan kakaknya


"iya, tadi waktu padam kami masih di dalam lift" jelas Habil


"kakak memang tak bisa jika gelap total bang" ucap Leo seraya memberikan segelas air kepada Mila


"terima kasih Habil" ucap Laila


Habil hanya mengangguk sedangkan Leo membuatkan minuman untuk kakak nya dan Habil, tak lama Leo keluar dengan membawa nampan dan dua gelas teh.

__ADS_1


Habil yang melihat tertegun tak biasanya anak seumuran Leo peka dalengan hal-hal seperti ini ternyata didikan bunda Mila tak pandang bulu laki-laki pun harus bisa di dapur dan mandiri.


"ini teh nya bang untuk menghangat kan perut" ucap Leo sopan beralih kepada Mila yang menyandarkan kepalanya di sandaran sofa, Leo mengambil alih kepala Mila dan mendekapnya, Leo memijit pelipis kakaknya terlihat hangat di pandang Habil.


Leo sangat menyayangi keluarga nya sungguh laki-laki yang perhatian.


"sudah malam nak, apa tidak menginap saja diluar juga hujan" ucap Laila


Habil melirik ke arah jendela benar saja hujan mulai turun dengan derasnya Habil membuang napasnya mau bagaimana lagi.


"iya bunda, Habil akan bermalam disini" jawab Habil


Habil tertegun ketika memasuki kamar Leo yang notaben nya masih beranjak dewasa dan seorang laki-laki kamar Leo begitu rapi dan tertata, tak ada kain berserakan bahkan ruangan ini sangat harum, Habil duduk di sofa yang ada di kamar itu dia menunggu Leo yang mengantar kakaknya ke kamar.


"bang mandi lah, nanti leo siapkan pakaiannya" ucap Leo sopan badanya dengan Habilang selisih tapi pakaian Leo memang menyukai pakaian longgar dan pasti muat dengan Habil


Habil berjalan menuju kamar mandi ia membawa handuk yang baru saja di berikan Leo, sedangkan Leo menyiapkan kaos oblong dan celana pendek nya pakaian yang baru saja Mila belikan atas perintah ibunya.

__ADS_1


Habil keluar dengan handuk yang dililit di pinggangnya, Leo menganga ketika melihat badan Habil Leo terkejut tak menyangka memang Habil menggunakan pakaian yang sangat longgar dan tidak berbentuk di badannya entah mengapa??


"ini bang pakaian nya, ini baru belum Leo pakai" ucap Leo, "bagaimana bisa seperti itu bang" sambunga Leo


"apanya?" ucap Habil yang bingung


"badan abang sangat kekar, tapi mengapa pakai kemejanya oversize bang?"


"oh,,, ini" ucap Habil menujuk perutnya Leo hanya mengangguk


"kamu saja yang laki-laki dan sejenis dengan abang melihat semua ini terkejut apalagi kaum wanita Leo" ucap Habil seraya mengeringkan rambutnya yang masih basah.


Leo paham mengapa Habil menggunakan pakaian oversize, dengan pakaian longgar saja banyak yang mengejar Habil apalagi kalau Habil memakai pakaian ketat yang memperlihatkan badan kekarnya.


"jadi abang menghindarkan pandangan mata wanita ya?" tanya Leo dengan polosnya**


*

__ADS_1


*


__ADS_2