
πΉπΉπΉ
**Mengerti akan kegelisahan Mila Habil pun menjelaskan apa kegunaan obat itu dab efeknya, obat itu memang dirancang khusus oleh sahabat Habil yang mempunyai lab, dan tentu obat itu banyak membawa pengaruh baik.
"obat itu penawar segala obat dan alkohol hanya sisa 2 lagi mas belum minta lagi sama sahabat mas, karna obat ini jarang mas konsumsi jika tidak berkepentingan" ucap Habil
"efeknya besok kita akan tertidur lebih lama saja tak ada yang lain, obat ini hanya mampu bertahan 12 jam saja dengan dosis sedang tak merusak organ dalam" sambung Habil
Setelah mendapat penjelasan itu Mila tanpa ragu meminumnya, ia erat kan jaketnya itu pada tubuh nya barulah ia keluar, sebenarnya ada hal yang ingin Mila sampaikan kepada Habil karna tak ingin ada kebohongan setelah pernikahan tapi waktunya belum tepat mungkin sepulang dari sini Mila akan memberitahu pada Habil.
Habil menggenggam tangan Mila dan memasuki tempat remang itu, terlihatlah teman-teman Habil yang dilihat Mila sedikit sangar walau mereka tampan.
__ADS_1
Tatoo yang menghiasi tubuh mereka memberikan kesan menyeramkan, para wanita juga ada dan juga bertatoo.
Mila menelan salivanya ketika Habil menghampiri seseorang yang tengah duduk di bartender dengan lengan bertato naga itu membelit pinggang seorang wanita cantik dan mungil berwajah asia. Habil memeluk pria itu jantan layaknya pria bertemu dengan kawan lamanya.
"sayang ini teman mas, namanya Zack dan disampingnya ini Shena istrinya" ucap Habil Mila tampak syok ia pikir wanita itu bukan istrinya bagaimana wanita mungil seperti itu memiliki suami seperti raksasa pikir Mila
Mila tersenyum membungkuk hormat karna ia juga enggan bersalaman jika baru kenal, lain hal dengan Shena yang menghampiri dan memeluknya layaknya wanita dengan temannya, setelah memeluk Mila tangan Zack dengan cepat menarik Shena kedalam pelukannya kembali, Mila hanya tersemyum melihat itu.
"jangan seperti itu banyak mata melihat" ucap Shena lembut mulanya Mila terkejut karna ia pikir Shena bukan asli indo wajahnya seperti orang Chinese tapi ternyata Sgena juga asli Sumatra tepatnya Palembang
Sedangkan teman-teman Habil yang lain pun ikut bersorak akan kedatangan Habil walaupun di pesta ii tak ada mulinuman tapi tetap saja ada yang nekat membawa dari luar dan sembunyi-sembunyi Habil tak ambil pusing karna paham dengan teman-temannya yang model begini.
__ADS_1
Habil menggenggam jemari Mila dan mengajaknya ke tempat yang paling tertinggi hingga mereka menjadi perhatian Habil membawa Mila ke sisinya dan berbicara dengan bahasa asing yang lantang dan tegas
"gadis ini adalah calon istriku namanya Mila Anggraini Sanjaya, anggap dia seperti kalian mengganggapku" ucap Habil dengan bahasa asibg karna kebanyakan dari mereka adalah orang asing, mereka bersorak dan membalas perkataan Habil.
Habil mulai masuk ke arena alat DJ dan memakai earphone nya Mila diam duduk manis di samping Habil seraya melihat apa yang di lakukan calon suami nya itu, Habil yang mulai memainkan musik dengan lincah.
Suasana semakin seru karna Habil sudah mulai memainkan musik mereka menikmati setiap hentakan musik yang Habil mainkan, di dalam lingkaran pertemanannya yang ini Habil terkenal sebagai DJ handal, jangan di tanya mengapa jawabannya karna ia juga pernah nakal pada masanya.
Lain hal dengan yang lain Mila di buat terperangah melihat Habil yang lincah dengan alat-alat yang menurut Mila sangat ribet itu, Habil melirik kearah Mila dan mengedipkan satu matanya, ya ampun demi apapun Mila di buat merona dengan keringat yang mengalir di kening nya Habil nampak jantan, Walau ruangan ber ac tapi tetap saja Habil berkeringat.
πΉ
__ADS_1
πΉ
πΉ**