Istriku Penyanyi Malam

Istriku Penyanyi Malam
bab 33 Kembali


__ADS_3

****


**Mila terpaku melihat kotak yang lumayan besar ada pula sebuah kunci entah kunci apa itu, Mila menatap sang ibu tatapan mata sang anak yang membutuhkan penjelasan.


"masih bisa di pakai La??"


"masih dong , tak ada limit dan juga ini hak ku sist" jawab bu Laila


bu Laila menatap sang anak bergantian , ia menghela nafas panjang. Sebenarnya ia sangat enggan membuka masa lalu nya yang lumayan pahit. Tidak ada persetujuan dari kedua orang tua Laila membuat nya gelap mata dan oergi meninggalkan harta, tahta dan keluarga yang sangat mencintai nya.


"bunda akan jelaskan , tapi bunda harap kalian tidak bersedih"


"bunda dan ayah bertemu dibandara , bunda baru pulang dari perjalanan bisnis , bunda melihat ayah mendekati bunda.


Bunda sedikit takut karna bunda tanpa pengawalan, penampilan ayahmu seperti berandalan membuat bunda semakin takut karna langkah ayah kalian tertuju pada bunda.

__ADS_1


Ternyata prasangka bunda salah justru ayah kalian yang menolong bunda karna ada dua laki-laki seperti ingin merampas tas bunda.


Ayah kalian menarik bunda dan jatuh kepelukan nya. Dan ya,,,, bunda kenal disana dan berlanjut sampai hubungan kami ada kemajuan.


singkat cerita ayah kalian meminta izin untuk meminang bunda dengan papi bunda kakek kalian , tapi jawaban yang didapat sungguh sangat melukai hati ayah kalian.


tak sampai disitu kami berdua berjuang mendapat restu dari kakek kalian ,tapi tak kunjung mendapatkan hasil.


Sampai akhirnya kesabaran kami habis untuk mengemis restu , bunda dan ayah bertekad untuk menikah walaupun tanpa restu.


Akhirnya bunda menikah dengan paman bunda sebagai wali nya. Bunda dan ayah datang ke kediaman kakek kalian barangkali kakek kalian luluh, tapi apa yang bunda dapat kakek sangat marah dan murka hingga mengusir bunda dari rumah dan mencoret bunda dari keluarga.


akhirnya ayah dan bunda meninggalkan kota ini dan pergi jauh kami sengaja mencari daerah plosok agar tak terdeteksi, sampai kalian lahir bunda tetap bersama ayah kalian. Ayah kalian sempat menawarkan bunda untuk kembali ke keluarga bunda , tapi cinta kami terlalu besar sampai ayah kalian menghembuskan nafas terakhinya.


Barang-barang yang bunda bawa ini semua milik bunda termasuk apartemen. Ayah melarang bunda untuk memakai black card bunda karna takut terdeteksi dan ayah tak mau sebagai laki-laki menumpang hidup.

__ADS_1


Akhirnya barang-barang ini bunda simpan , mungkin Tuhan menunjukkan ini adalah waktu untuk bunda kembali"


Bu Laila bercerita dengan wajah yang sudah basah dengan air mata , ia mengenang almarhum sang suami yang amat sangat mengasihi keluarga kecil nya.


Bu Maryam dan twins pun ikut menangis , sangat terharu akan kisah cinta sahabat nya itu.


Pantas saja ia selalu gagal mencari informasi karna nama Laila pun tak lengkap.


"maafkan bunda Mila , Leo terpaksa bunda membiarkan kita hiduo pas-pasan karna pesan ayah kalian yang tak mau memakai sepeser uang bunda , maka dari itu bunda juga harus bekerja kasar" bunda berbicara sambil menangis ia tak mampu menahan rasa sedih nya.


Mila dan Leo pun memeluk sang ibu mereka menangis sejadi-jadi nya meluapkan rasa sesak di dada mereka.


Mereka yang sangat larut dalam suasana haru bercampur sedih tak menyadari ada sepasang mata yang ikut mendengar kisah bu Laila yabg sangat memilukan itu* ,,,,


******

__ADS_1


__ADS_2