
***********
**Acara demi acara pun berlangsung Habil pun ikut masuk kedalam karna tak sengaja bertemu dengan Lau , ternyata acara ini adalah acara ulang tahun keponakan Lau, Habil pun duduk bersama Lau.
Sementara dua gadis kembar identik itu nampak berbincang dengan empu nya acara ini...
..."selamat ulang tahun Mey" ucap Hana dan Hani bergantian seraya memeluk sahabat nya itu....
"terima kasih bestie" jawab meychan
"oh ya , nanti ada penyanyi cantik bersuara merdu loh ,, kalian ada mau request gak?"
"ada sih mey ,tapi dia bisa gak nyanyiin nya lagu barat mey rasanya pengen denger lagu itu" ucap Hana antusias , Hani pun mengerti apa yang diinginkan saudari nya itu.
"kamu jangan meremehkan penyanyi yang ku boking ini Han apa lagu nya nanti aku bilang sama mc nya"ucap meychan tak kalah ngotot.
"Kami pencinta lagu ini mey gimana kalau** nothings gonna change my love for you'' **jawab si kembar.
"kalian ini , aku kan ulang tahun bukan menikah mengapa lagu nya lagu wedding sihhhh salah alamat kalian ini huhhhhh" jawab meychan malas.
"bisa tidak!" seru Hani sudah tak sabar
"iya ,, iya ,, sabar kenapa ini aku bilangin"
jawab meychan , iya pun melambaikan tangan nya ke arah mc dan membisikkan lagu tersebut,
"jangan lama-lama ya di tunggu" ucap nya terakhir pada sang mc.
"udah mey ,, kapan ini udah tiga menit meyyy!" ucap si kembar tak sabaran
"kalian ini gak lihat diatas masih ada yang nyanyi sabar donk!" ucap mey kesal kepada sikap tak sabaran sahabat kembar nya itu.
"jelek mey yang ini , masa yang nyanyi yang ini aku pulang saja lah kalau ini mah suara nya pasaran" jawab Hani ketus di angguki oleh Hana.
"huh sabar loh kalian ini yang ultah kan aku kenpa kalian yang ngerepoti sihhh!"
sungut meychan kesal kepada si kembar yang merepotkan.
"tuh udah beres" sambung meychan
Tampak lah seorang wanita memakai dress merah menyala berjalan ke panggung yang di sediakan, riuh antusian meychan dan kawan-kawan pun ramai. Bak seorang diva Mila berjalan dengan sangat anggung dan percaya diri.
"selamat sore semua" ucap Mila lembut dan mengucapkan selamat ulang tahun kepada meychan.
__ADS_1
"baiklah ada yang merequest lagu ini bisa naik ke atas bersama saya menikmati lagu ini" ucap Mila lembut
Meychan pun menarik si kembar naik keatas bersama dengannya. Si kembar pun ikut saja kaena lagu ini permintaannya.
Musik mulai diputar semua menikmati dengan tenang sampai suara lembut Mila menghanyutkan mulai menyadarkan seseorang.Habil yang berbincang serius dengan Lau pun melirik ke atas panggung tersebut mata nya melotot kala melihat adik kembar nya ikut naik keatas panggung.
Dilihat nya tamu banyak anak kuliahan dan banyak pula kaum adam di sana. Rasanya Habil ingin sekali menyeret adik-adik nya itu turun , tapi enggan ia ingat sedang berada dimana dia dan tak mungkin ia mempermalukan kedua adik nya.
"pulang nanti habis kalian berdua!!" gumam Habil masih dapat di dengar Lau
"Bil ,,, Bil,,, posessive sekali sihhh kasih lah kelonggaran mereka berdua lagian udah besar loh kau ini tak pernah berubah" ucap Lau
"tak bisa Lau mereka wanita bahaya jika banyak yang melihat!" balas Habil kesal .
Tak lama ia pun terhanyut dalam alunan lagu yang berputar. Lau pun melirik ke arah Habil dan tersenyum karna jarang sekali Habil mau menatap wanita ia yakin yang di tatap bukan lah adik melainkan wanita yang memakai dress merah tersebut.
"Sempurna" gumam Habil yang segera tersadar karna tepukan Lau.
"apa yang sempurna Bil?" tanya Lau
Habil menjawab dengan kikuk, ia tertangkap basah memandang penyanyi tersebut.
"tak ada kau salah dengar Lau sudah lah aku mau mengajak adik-adikku pulang acara inti kan sudah selesai aku banyak pekerjaan" balas Habil setengah malu kepada Lau
Lima belas menit menunggu akhirnya sikembar pun datang dengan perasaan was-was mereka memasuki mobil, mereka lupa kalau abang nya lah yang mengantar mereka tadi karna kasyikan mendengar kan musik mereka melupakan bahwa abang nya selalu mengawasi.
'Na gimana ini kok kita lupa kalau kita di antar orang ini' ucap Hani mengetik chat untuk Hana
'ntah lah mati lah kita Ni' jawab Hana
'tapi kok diem aja ya Na mungkin selamat kita ya' balas Hani
'berdoa saja semoga malaikat membuat abang amnesia sementara aminnn' ucap Hana
Mereka berbalas chat dan mengghibah abang nya sendiri mereka terlena pasti abang nya tak membahas ulah mereka tadi padahal abang nya sedang menahan emosi agar tak meledak di jalan**.
*********
Mobil sudah terparkir sempurna mereka pun keluar masing-masing , namun tidak dengan sikembar dia mebuka pintu tergesa-gesa pergerakkan mereka pun tak luput dari pandangan Habil. Habil tahu kalau adik nya berusaha menghindarinya, sampai masuk ke dalam rumah Habil masih enggan buka suara.
Sampai kaki sikembar akan menapaki anak tangga menuju kamar nya suara Habil pun mambuat langkah mereka terhenti seketika.
"twins!!!" ucap Habil dengan satu kata itu pun mampu menjadi rem yang sangat paten, kedua kaki kembar berhenti seketika tapi enggan berbalik karna suara abang nya sangat tidak bersahabat.
__ADS_1
"berbalik" sambung Habil sudah berdiri menyilangkan kedua tangannya di dada .
Sikembar pun berbalik dengan ketakutan yang membuat kaki nya gemetar.
"tahu kesalahan kalian??" ucap Habil .
Habil sendiri sering berkata kepada adik-adik nya untuk menjaga diri dan sikap nya dari pandangan laki-laki.
Entahlah tapi Habil sangat tak menyukai adik-adiknya bersikap seperti itu dia tahu sifat sejati nya laki-laki, maka dari itu Habil selalu memantau adik-adiknya .
Tapi dengan bodoh nya adik-adiknya melupakan kata-kata nya , dan di depan mata nya sendiri Habil menyaksikan bahwa banyak kaum adam yang memperhatikan adik-adik nya .
Adik-adik nya memang sangat manis dan cantik, tapi kepolosan mereka berdua membuat Habil takut dan belum bisa melepas adik-adik nya untuk keluar tanpa pantauan.
"abang marah ya?" tanya Hani yang akhirnya membuka suara
"sini mendekat" Habil berucap
Mereka tak ada yang berani mendekat takut kalau abang nya khilaf memukul mereka berdua.
"Kalian tuli kah!!" Habil geram meninggikan suara nya
Mereka berlari mendekat tapi masih ada jarak aman .
"abang maaf bang kami khilaf bang kami lupa abang jangan marah ya kami janji tak mengulangi nya lagi"
Hani berucap dan Hana hanya manggut-manggut saja dengan kedua tangan nya menunjukkan swer ungkapan bahwa tak akan mengulangi nya lagi.
"apa kalian tahu bahwa kalian pun jadi pusat perhatian tadi , banyak laki-laki yang melihat kalian ,kalian tak tahu apa dalam fikiran laki-laki tersebut. Kalau tak mau menurut sekalian saja kalian kerja jadi penyanyi malam dan jangan memakai fasilitas di rumah ini lagi!!"
ucap Habil berapi-api
"jangan abang kami gak akan mengulangi nya lagi bener bang , tadi itu lagu favorit kami bang jadi kami lupa daratan"ucap Hana menunduk
"tak ada alasan kalian bisa dengar melalui ponsel kalian , jangan banyak alasan kalian tak tahu jika laki-laki penasaran itu seperti apa!!" ucap Habil
"iya bang maaf bang , kami janji akan menjaga sikap" jawab Hani.
Habil pun pergi kedalam kamar tak mengucap sepatah kata lagi kepada adik nya ia masih kesal karna tadi banyak yang berbisik-bisik mengenai twins .
"huhh anak-anak nakal , bisa-bisa lupa cuma karna lagu , untung aku ikut kalau tidak bisa lupa pulang mereka" sungut Habil masuk ke dalam kamar mandi ingin membersihka diri.
**************
__ADS_1