
**๐น๐น๐น
Mila yang masih berbicara serius dengan Habil pun menerangkan sedetailnya apa saja yangengganjal di hati nya. Sementara Habil pun menjadi pendengar yang baik, ia pun sudah membulatkan tekatnya akan melamar Mila sungguh ia sudah bosan hidup sendiri.
"banyak sikap dan watakku yang mas belum tahu, jadi aku minta sama mas kita jalani dulu gimana?" tanya Mila
"ya, kita akan jalani dulu tapi mas serius"
"iya mas aku tahu, sepertinya obrolan kita sampai disini dulu ya mas aku mau kerja ini sudah mulai sore" pungkas Mila dan mereka keluar dari ruangan Habil, mereka masuk kedalam mobil dan beranjak dari sana.
*
*
*
Lain hal dengan Mila saat ini sang bunda berada di markas menemani samg suami yang sedang meeting karna ada klien pengusaha dari luar negeri meminta jasa bodyguard kepada ayah Mila.
__ADS_1
"deal" ucap Diego tegas
"okey mr. terima kasih" ucap klien itu. Klien ini meminta perlindungan dari tim yang sangat handal tentu saja menguras kantong dengan senang hati Diego memberikan anak buah yang handal dan terpercaya.
Akhirnya bule itu meninggalkan ruangan Diego, Diego menatap ke samping dimana ratunya bergelayut manja di lengan sang suami.
"kau sangat manja akhir-akhir ini, apa begitu merindukanku?" tanya Diego
"tentu tuan, apakah hanya aku yang rindu" tanya Laila dengan nada nakal dan tangam yang sudah tidak bisa dikondisikan beruntung ruangan Diego sudah terkunci.
"baiklah, seperti nya kita perlu honeymoon sayang" ucap Diego sudah menggendong sang istri masuk kedalam kamarnya yang berada di markas nya tersebut.
Diego ******* lembut bibir manis sang istri, ia membawa istrinya ke atas ranjang dan melepas hijab sang istri, terlihatlah rambut yang masih menghitam dan panjang nya hanya sampai bahu. Diego menciumi rambut sang istri dengan sexy sungguh mereka seperti sepasang yang di mabuk kasmaran.
Laila yang tak mau kalah tangan nya sudah masuk mencari celah dimana perut keras ber otot yang sangat memanjaka mata jika dilihat, ia mengelus dada bidang Diego ia telah terbawa permainan yang telah mereka mainkan.
Tanpa pikir pannljang Diego melucuti pakaian sang istri dan dirinya.
__ADS_1
"kau masih sama sayang, jangan meminta ku berhenti di tengah jalan okey bahkan kau merintih pun tak kan ku lepaskan" bisik Diego sexy yang mengundang nafsu sang istri
Laila menatap sang suami dengan pandangan sayu, sampai sekarang ia seperti mimpi akan hal ia jalani saat ini.
Sore itupun berlalu penuh gairah, hingga yak terasa waktu sudah mulai gelap dan mereka harus pulang ke mansion karna takut Leo akan kesepian.
**
Di tempat lain Mila sedang mengisi panggung kafe terlihat ramai dan yang paling aneg saat ini ada Habil yang sedari sore nongkrong di pojokan kafe itu, seperti orang yang tak punya pekerjaan ia menyesap rokok menemani sang pujaan hati, sebenarnya Habil hanya takut jika ada yang mengganggu Mila walau keamanan para pekerja terjamin tapi Habil tahu jika tempat Mila bekerja ini bukan sembarang kafe. Banyak para tuan muda yang melepas penat disini dan tamu yang datang banyak dari kalangan atas.
Habil terpana melihat Mila bernyanyi suara merdunya sungguh indah di dengarโฆโฆ
๐น
๐น
๐น**
__ADS_1