Jerat Cinta Sang Player

Jerat Cinta Sang Player
Baper Terus


__ADS_3

Yasmine menggeram kesal kala pergerakan tubuhnya di tahan Elvier, pria bertato itu memeluk tubuhnya dari belakang. Bahkan dengan mudahnya Elvier meraih tubuh kecil Yasmine dengan satu tangannya, membawa wanita itu menjauh dari Zoyya yang sudah setengah sekarat.


Sementara sebelah tangan Elvier sudah memegang besi lentur kesayangannya. Benda yang pernah membuat Zoyya dan Jalal kritis beberapa waktu yang lalu. Zoyya yang masih setengah sadar menatap ngeri pada benda itu, rasa trauma masih menyelimuti dirinya- walau pun tidak parah.


Sementara Yasmine- Sang Princess bar bar itu terus saja memberontak didalam kuasa Elvier. Amarahannya belum tersalurkan dengan sempurna, kegagalannya untuk menghantam tubuh Zoyya menggunakan vas kristal, membuat amarah Yasmine semakin berkobar.


Apa lagi saat ini member siluman ular kadut itu masih sadarkan diri, sepertinya tinjuan yang dia layangkan belum berhasil mengenai area vital Zoyya.


"Lepasin El!" Yasmine terus memberontak.


Bahkan lengan bertato suaminya itu sudah penuh dengan cakaran dan gigitan, namun sepertinya Elvier membiarkan Sang Princess mengamuk didalam pelukannya.


"Calm down baby," bisik Elvier.


Bukannya tenang, Yasmine justru semakin memberontak dan menatap penuh perhitungan. Ucapan Elvier yang berusaha menenangkannya terdengar berbeda paham saat dia marah.


"Kamu belain dia?!" tukas Yasmine, menggunakan bahasa negara kelahirannya.


Pemilik kedua bola mata hitam bulat itu menatap tajam pada suaminya, dadanya turun naik menahan emosi.


"Mine?" bujuknya.


Namun sepertinya Yasmine tidak peduli, wanita itu semakin memberontak. Elvier ukurannya dua kali lebih besar dari tubuh Yasmine sempat kewalahan, ketika Yasmine semakin mengamuk saat melihat Zoyya di bawa Yazan menjauh darinya.


"PANGERAN SIALAN! BALIKIN CEWEK MURAHAN ITU!" raung Yasmine.


Bahkan saking emosinya Yasmine sampai berbicara menggunakan bahasa Indonesia, yang sama sekali tidak dimengerti oleh Yazan dan yang lainnya.


"YAZAN KAMPRET, BALIKIN GAK!!" pekiknya lagi.


Tidak ada embel embel kehormatan untuk Yazan saat Yasmine memperingatkan pria Sang Putra Mahkota.

__ADS_1


"Ssstt- calm down darling," Elvier terus saja membujuk Yasmine agar tenang.


Bahkan orang orang yang melihat pertengkaran Yasmine dan Zoyya, terlihat menatap ngeri pada Sang Princess. Mereka tidak pernah bisa membayangkan kalau ada di posisi Zoyya saat ini. Laela yang baru saja pulang dari sekolah terkejut  melihatnya, gadis remaja itu membatu di ambang pintu.


Didalam hatinya berdecak kagum melihat keganasan kakak ipar tirinya, kalau Zorra hanya bisa menangis saat Yazan- kakaknya menduakannya, dan tidak berani melakukan apa pun pada si Selir. Lain dengan istri dari kakak tirinya yang satu ini, Yasmine bahkan hampir membuat nyawa Zoyya melayang sia sia karena memasuki kamar dia tanpa izin, lalu merayu Elvier yang tengah mandi dengan tidak tahu malunya.


Lalu apa kabar nasib wanita yang menjadi Selir Sang Pangeran, apa bila memang ada wanita yang nekat menikahi Kakak tirinya. Mungkin saat ini tubuh Sang Selir sudah tergeletak di depan rumah, karena jatuh dari lantai tertinggi istana ini.


Laela bergidik ngeri membayangkannya, namun gadis remaja itu tidak juga kunjung pergi dari sana. Kedua matanya terus saja menatap berbinar pada interaksi Elvier dan Yasmine. Walaupun keduanya tengah tidak baik, tapi tetap saja terlihat begitu menggemaskan di kedua matanya.


Apa lagi saat melihat dan mendengar Elvier terus saja membujuk Sang Princess, Laela seakan tengah menonton drama romantis secara langsung tanpa iklan.


"Lepasin El!" pinta Yasmine.


Kedua tangannya memukuli lengan Elvier yang membelit tubuhnya, bahkan disaat dia marah seperti ini Elvier masih saja mencuri kesempatan mengecup bibirnya.


"Kita kekamar," ajak Elvier.


Dengan sekali angkat, tubuh Yasmine sudah berada diatas panggulannya. Sekuat tenaga Elvier menahan rontaan Yasmine, agar wanitanya tidak jatuh.


Plak!


Gerakan tubuh Yasmine terhenti saat merasakan tepukan keras di bok*ongnya, kedua mata serta mulutnya semakin terbuka lebar kala Elvier meremasnya perlahan.


Ini pelecehan namanya!


"ELVIER ALBARACK MILLES AKU LAGI MARAH YA, KAMU JANGAN MACAM MACAM!" pekik Yasmine.


Saat tangan Elvier semakin liar, kali ini bukan hanya bo*kong Yasmine yang menjadi sasarannya, kini OASE  kebanggaan Sang Princess yang masih terlindungi, menjadi jalur jamahan sang Musafir.


Seakan tuli, Elvier tidak memperdulikan pekikan istrinya. Pukulan demi pukulan yang Yasmine layangkan di punggungnya tidak dapat menghentikan langkah dan kegiatannya saat ini.

__ADS_1


"EL?!" pekik Yasmine.


"Yes Baby?" sahut Elvier dengan suara beratnya.


"Aku bakalan tendang Lobak kamu kalau gak berhenti!" ancamnya.


Elvier tidak menanggapi, Pria jangkung itu dengan mudah menaiki satu persatu anak tangga, seakan tidak merasa terbebani oleh tubuh Yasmine.


"EL?!" panggil Yasmine lagi, dan kini semakin keras.


Telinga Sang Pangeran bahkan sampai berdengung mendengar pekikan keras itu.


"Yes Baby girl," sahutnya santai.


"Aku marah ya! pokoknya aku benci sama kamu!"


"Aku juga mencintaimu, Mine" sahut Elvier asal.


"Stop bikin aku baper!" geram Sang Princess- namun itu berhasil membuat Elvier menipiskan bibir, karena Yasmine berhenti memberontak.



**TAHAN MINE


HOLLA ASSALAMUALAIKUM MET PAGI EPRIBADEH


GIMANA KABAR KALIAN HARI INI


UDAH DETIK DETIK AKHIR PUASA, MASIH LANCAR GAK


UDAH PADA SAHUR

__ADS_1


JANGAN LUPA DUKUNGAN LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA SETELAH MEMBACA YA


SEE YOU NEXT PART MUUAACCHH**


__ADS_2