Jerat Cinta Sang Player

Jerat Cinta Sang Player
Mencuci Otak


__ADS_3

Entah siapa yang memulainya, kini Elvier dan Yasmine sudah beradu bibir, berbagi saliva satu sama lain tanpa rasa canggung atau pun risih. Bahkan mereka sampai lupa tempat, jalanan sepi menjadi tempat mereka berhenti untuk menyalurkan rasa yang mereka berdua pendam sejak tadi.


Elvier menghentikan mobilnya di salah satu jalanan yang ada di Dubai. Jalan ini lumayan sepi, karena pemandangan di sana hanya ada tanah gersang seperti sebuah savana kering tak berpenghuni.


Kedua lidah mereka saling membelit, bertautan satu sama lain. Bahkan Yasmine sudah berada di atas pangkuan Elvier. Kedua tangannya terus saja meremas lembut rambut lebat kecoklatan suaminya. Apa lagi saat Elvier menurunkan ciumannya ke area leher, Yasmine semakin di buat tidak karuan. Wanita itu mende*sah lirih membuat gairah Elvier semakin terbakar, Pria itu memperdalam lu*matannya membuat Yasmine kewalahan namun tidak di pungkiri sang Princess juga menikmatinya.


Yasmine dapat merasakan gairah Elvier yang sudah tidak dapat dibendung lagi, saat bagian bawahnya bersentuhan dengan si Lobak Arab yang mulai tumbuh dan berkembang didalam sana.


"E-El, kita masih di mobil." ucap Yasmine dengan napas tersengal.


Wanita itu menarik kepala Elvier agar menjauh dari lehernya, kedua tangan Yasmine menangkub wajah Elvier dengan lembut. Perlahan dia membelai rahang sang Pangeran, menyusuri wajah tampan rupawan suaminya. Yasmine baru sadar kalau ternyata Elvier begitu sangat tampan, apa lagi saat pria ini tengah bergairah.


"Kamu mau kita lakuin itu disini?" tanya Yasmine dengan polosnya.


"Kau ingin suasana baru, hm?" tantang Elvier.


Pria itu meraih salah satu tangan Yasmine, lalu membawanya ke arah bibir untuk Elvier kecupi.


"Nanti kalau ada orang lewat gimana?" ucap cemas Yasmine.


Namun kedua sorot matanya tidak dapat membohongi Elvier, sang Princess merasa tertantang dengan ajakan suaminya. Apa katanya tadi ' suasana baru?', sepertinya seru untuk di coba.


"Biarkan saja, semua tempat di dunia ini sudah halal untuk kita coba, Mine." ucap Elvier dengan suara beratnya.


Pria jangkung itu kembali mengendus seduktif leher serta bahu Yasmine, membuat wanita itu menggeliat pelan sembari tersenyum tipis.

__ADS_1


"Kamu mau?" tantang Yasmine.


Kedua matanya terpejam, Yasmine membiarkan Elvier bertindak sesuka hati pada tubuhnya. Toh dia juga menikmati setiap sentuhan yang di berikan Elvier padanya, Yasmine bahkan selalu nyaman saat Elvier menyentuhnya. Elvier selalu memanjakannya, membuat dia melayang terbang jauh ke angkasa.


"Ayo kita coba," ujar Elvier.


Pria itu kembali meraup bibir tipis milik Yasmine, dan membalikan keadaan. Kini Elvier sudah menguasai tubuh kecil istrinya yang masih berpakaian utuh, keduanya larut dalam gairah cinta tidak peduli dimana tempatnya. Mobil Ferrari mewah dan mahal itu cukup untuk keduanya memadu cinta, menanam banyak bibit Lobak Arab agar segera tumbuh dan berkembang.


🐎


🐎


🐎


Yazan memukul meja di depannya kencang setelah mendengar aduan istri dan saudara iparnya.


"Putri Yasmine sudah keterlaluan Yazan! bisa bisanya dia mempermalukan seorang Putri Mahkota didepan khalayak ramai, dia benar benar tidak waras!" pekik Lavera.


Wanita tua itu begitu tidak terima kalau Yasmine mempermalukan menantunya di depan umum. Karena kalau sampai Keluarga Abraham tidak menerimanya, Lavera yakin istana Albarack akan menjadi sasarannya- dan itu semua gara gara Putri bar bar tidak tahu diri itu.


"Apa kau melakukan sesuatu pada Putri Yasmine, Putri Zorra? aku yakin menantu kedua ku tidak akan berbuat seperti itu tanpa alasan." timpal Ommar- Sang Tuan Bangsawan Albarack.


Lavera mendelik tidak suka pada suaminya, pria itu masih saja membela Yasmine setelah apa yang wanita itu perbuat pada menantu kesayangannya.


"Astaga Tuanku, kau tidak melihat betapa pucatnya wajah menantu kita. Zorra tidak mungkin seperti itu, dia wanita terhormat. Zorra dan Zoyya tidak mungkin melalukan hal yang bo-,"

__ADS_1


"Terserah kalian, aku hanya mengingatkan saja. Kalau sampai kejadian beberapa waktu yang lalu terulang lagi, jangan salahkan aku kalau Elvier tidak akan pernah melepaskan kalian semua." ucap tegas Ommar penuh peringatan.


Pria berjubah hitam itu bangkit, di pergi meninggalkan anak, istri serta menantunya.


"Jangan dengarkan Ayahmu, Ibu yakin kalau istrimu tidak bersalah. Kau harus bertindak tegas pada wanita itu Yazan. Jangan sampai Putri Yasmine menginjak harga diri kita, apa lagi Elvier. Kita tidak boleh membiarkan mereka berdua bersikap seenaknya! kau adalah Putra Mahkota di istana ini, jadi gunakan tahtamu ini sebaik mungkin, putraku!" ucap Lavera menggebu gebu.


Wanita tua itu terlihat begitu bersemangat dalam mempengaruhi pikiran Yazan, agar putranya itu memberikan pelajaran pada Yasmine- kalau bisa pada Elvier juga. Justru itu akan lebih seru bukan? Lavera jadi tidak sabar melihat apa yang akan dilakukan Yazan pada Elvier dan Yasmine.


Sang Permaisuri menyunggingkan senyum liciknya pada Zorra dan Zoyya, tanpa sepengetahuan Yazan tentunya.



YAZAN



ZORRA



**ZOYYA


YUHUUUU JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA


SEE YOU NEXT TOMORROW BABAYY MUUUAAACCHHH**

__ADS_1


__ADS_2