Jerat Cinta Sang Player

Jerat Cinta Sang Player
Di Waktu Yang Tidak Tepat


__ADS_3

Yasmine mengembangkan senyum kala melihat Elvier sudah semakin membaik. Dokter mengatakan kalau cangkok hati yang di lakukan suaminya berhasil, jaringan hati yang baru itu mulai beradaptasi.


"Abisin ya," bujuk Yasmine.


Dengan telaten dan sabar, wanita bersweater abu abu itu menyodorkan sendok berisi makanan pada suaminya.


"Kapan kita akan pulang?"


Yasmine mengedikan bahu mendengar pertanyaan Elvier, wanita berkucir kuda itu memang tidak tahu kapan Elvier akan di perbolehkan pulang oleh dokter. Sebenarnya Yasmine malah tidak peduli kapan, yang terpenting baginya adalah Elvier segera pulih- agar keluarga Prayoga tidak mengendus kebohongan mereka.


Sudah hampir tiga hari ini Yasmine tidak bertemu dengan keluarganya, hanya lewat telepon dia bisa berkomunikasi dengan Papi dan keluarganya yang lain. Karena kalau sampai mereka memaksa untuk video call, sudah pasti kebohongan bulan madu keduanya akan terbongkar.


Elvier sengaja menyewa salah satu kamar pengantin di AL MAHARA, untuk mengecoh Gentala dan yang lainnya.


"Mine?"


Suara lirih Elvier membuat Yasmine mendongak, tangannya yang tengah sibuk memotong buah- berhenti sejenak. Dahi wanita itu berkerut kala melihat tatapan serius suaminya.


"Kenapa El?" tanya santai.


Elvier terlihat menghela napas pelan, satu tangannya meraih pisau kecil dari tangan Sang Princess, lalu menyimpan benda itu di atas nakas.


"Kau tidak mau melanjutkan kuliah mu secara normal?"

__ADS_1


Pertanyaan yang Elvier berikan membuat Yasmine terdiam sejenak, seolah tengah memikirkan sesuatu.


"Kayaknya aku kuliah di rumah aja deh El, cuma buat tugas jadi enggak perlu datang ke kampus tiap hari." sahut Yasmine santai.


Dia memang sudah melanjutkan sekolahnya di sini, namun tidak mendatangi gedung universitasnya secara langsung. Bisa di bilang kalau Yasmine homeschooling, dia mengerjakan tugas di istana dan mengumpulkannya secara online- maka dari itu Yasmine tidak pernah keluar istana.


Apa mungkin bisa kuliah di rumah? kalau uang Elvier sudah bergerak apa pun bisa di lakukan nya. Bahkan gedung universitasnya saja bisa Elvier beli.


"Katakan saja kalau kau bosan di istana, aku akan segera mengirim mu ke universitas yang kau inginkan." ucap Elvier sembari menutup kedua mata.


🐎


🐎


🐎


"Paman bisa lihat sendiri, aku ingin segera pulang."


Ahmet terkekeh melihat wajah kesal keponakannya, karena pria tua itu sangat yakin kalau Elvier akan memberontak kalau terlalu lama terkurung di sini.


"Akan aku tanyakan pada dokter nanti, sekarang lebih baik kau istirahat. Kasihan Putri Yasmine, dari semalam dia tidak tidur karena menjagamu saat demam."


Ucapan sang Paman berhasil membuat Elvier menoleh pada wanita yang tengah tidur sembari memeluknya. Satu tangan Elvier yang bebas tidak henti hentinya mengusap punggung Sang Princess dengan sayang.

__ADS_1


Karena tadi malam dia sempat demam ringan, jadwal istirahat Yasmine sedikit terganggu. Karena wanita itu tidak memejamkan kedua matanya sama sekali. Yasmine terus saja mengompres dahi Elvier, karena obat demam yang di berikan perawat tidak bereaksi sama sekali.


"Aku akan pergi, beristirahatlah Vier. Sepertinya aku juga akan melihat keluarga istrimu, aku akan memastikan mereka keadaan mereka." Ahmet menepuk pundak Elvier.


Pria tua itu tengah menyalurkan semangat pada keponakannya. Ahmet sangat bersyukur orang itu mau mendonorkan sebagian hatinya untuk Elvier. Ahmet pun tidak menyangka kalau orang itu bisa mengetahui sakit yang di derita oleh keponakannya. Padahal Elvier, dia dan Burak- putranya tidak pernah membahas itu di muka umum.


Dari mana orang itu tahu?


Sepeninggalan Ahmet, Elvier terlihat semakin posesif memeluk tubuh istrinya. Bahkan saat Yasmine membalas pelukannya, Elvier menahan napas sejenak karena lutut Sang Princess mengenai sesuatu yang keramat di antara kedua pahanya.


Dia turn on lagi di waktu yang tidak tepat, akibat senggolan lutut Yasmine yang tidak di sengaja.


"Sial! hanya lututnya saja bisa membuatku gila." umpat Elvier pelan.



**PAMAN AHMET, DUDA NIH SENGGOL DONG BOSS


YUHUU JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA**



**AIS UDAH UP CUSS KEPOIN

__ADS_1


SEE YOU NEXT TOMORROW


BABAYYY MUUAACHH**


__ADS_2