Jerat Cinta Sang Player

Jerat Cinta Sang Player
Made In Dubai


__ADS_3

"Kenapa kau suka sekali melemparkan sepatu ke wajahku, Mine?" keluh Elvier.


Satu tangan Elvier terus saja menekan es batu di dahinya yang lebam dan sedikit benjol, tapi untung saja tidak bocor.


Sementara si pelaku masih terdiam dan duduk bersila di atas tempat tidur, kedua sorot mata hitam bulatnya menatap tajam pada sang korban.


"Jadi, aku cuma cadangan?" tanya dingin Yasmine.


Elvier yang sedari tadi menunduk kini mengangkat kepalanya, kedua mata coklat ke abu abu'annya berkedip cepat mendengar ucapan Yasmine.


Rupanya gadis kecilnya salah paham, pantas saja sepatu boot itu melayang di dahinya. Elvier menghela napas pelan, pria itu bangkit setelah meletakan es batu yang sedari tadi dia letakan di dahinya.


Elvier perlahan mendekat, kedua tungkai panjangnya semakin mengikis jarak dengan Yasmine.


"Mine?" panggilnya lembut.


Elvier memilih berjongkok di depan istrinya, kedua tangannya segera meraih telapak tangan Yasmine lalu menggenggamnya erat.


"Kau bukan cadangan, tapi pilihan yang di berikan Tuhan untuk ku. Tuhan sangat tahu jalan hidup ku, maka dari itu dia menyingkirkan kedua saudara mu lalu mengirimkan mu pada ku." tutur Elvier pelan.


Perlahan tatapan dingin Yasmine meredup, dia membalas tatapan Elvier tak kalah dalam. Bahkan tanpa sadar Yasmine ikut meremas tangan suaminya.


"Tapi kamu milih aku setelah kedua kakak ku sold-,"

__ADS_1


"Mungkin Tuhan ingin memberikan ku wanita yang lebih tangguh dan kuat seperti mu. Kau lihat sendiri bagaimana kerasnya hidup di istana dan kota ini bukan? Tuhan tahu apa yang terbaik untuk ku, Mine." sela Elvier cepat.


Tatapan kedua matanya terlihat serius dan terkesan dalam, membuat Yasmine semakin tenggelam di dalamnya.


"Apa ini sakit?" tanya Yasmine khawatir.


Tatapan sendu Yasmine mengarah pada dahi Elvier yang sedikit benjol dan memerah. Satu tangannya yang terlepas dari genggaman Elvier perlahan menyentuh dahi suaminya.


"Lumayan, rasanya seperti saat kau melempar ku untuk pertama kalinya. Sepertinya aku harus siap menerima lemparan sepatu setiap saat." kekeh Elvier, membuat Yasmine semakin merasa bersalah.


Grep!


Yasmine segera memeluk tubuh Elvier, dia tidak bisa menyembunyikan rasa bersalah pada suaminya.


Gadis itu tidak peduli pinggangnya akan sakit dengan posisi pelukannya saat ini. Untung saja tinggi tubuh Elvier menjulang, kalau tidak mungkin tubuh Yasmine akan semakin membungkuk saat memeluk suaminya.


"Karena aku tidak ingin kau menyukai pria penyakitan seperti ku, aku tidak ingin saat pergi nanti orang yang aku sukai menangisi ku." sahut Elvier pelan terkesan sendu.


pria itu tidak sungkan membalas dekapan Yasmine, keduanya larut dalam rasa yang ada di dada masing masing, rasa lega dan bahagia bercampur menjadi satu.


Yasmine memejamkan kedua mata, hatinya sakit saat mendengar ucapan Elvier. Ternyata di balik sikap menyebalkan pria itu, Elvier menyimpan banyak luka serta dukanya sendiri.


"Aku sudah bilang kan, kamu tidak akan kemana pun. Aku bakalan benci kamu seumur hidup, kalau kamu menyerah." gumam Yasmine.

__ADS_1


Gadis itu mengurai pelukan mereka, kedua tangannya menangkub rahang Elvier lembut. Bahkan Yasmine memberikan sentuhan ringan di kedua pipi suaminya.


"Setidaknya kalau kamu mau pergi, kasih Mami sama Papi cucu made in Dubai dulu, sebanyak mungkin. Karena aku enggak mau nyia nyiain bibit unggul Daddy nya, pasti mereka bakalan tampan kayak kamu El." goda Yasmine, terdengar sadis dan sarkas.


Satu tangannya sudah merambat nakal menuju leher,  semakin menjalar ke bahu dan leher bagian belakang suaminya.


Bukannya kesal, Elvier justru terkekeh mendengar penuturan Yasmine yang blak blakan. Gadis ini selalu apa adanya, berbicara seenaknya tanpa beban sedikit pun.


"Kau ingin mereka ada di sini?" tanya Elvier sembari membelai lembut perut rata Yasmine.


"Hu'um, berikan aku produk made in Dubai sebanyak mungkin." bisik seduktif Yasmine tepat di depan bibir Elvier.


Entah siapa yang akan lebih dominan, kita akan tunggu kelanjutannya.



**SENENG BANGET KAYAKNYA LU YAK BANG


YUHUU JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA


KALAU CERITA INI LAMBAT UP NYA BERARTI KENA REVIEW MANUAL, BUKAN OTOMATIS SISTEM JADI MOHON SABAR YA, SOALNYA KEMAREN JUGA GITU


SEE YOU NEXT TOMORROW BABAYY MUUUAACCHH**

__ADS_1


__ADS_2