
Yasmine mengerjab kala merasakan sentuhan seseorang di kepalanya, karena posisi Yasmine tengah tidur diatas ranjang yang sama dengan Elvier- sembari memeluk lengan bebas suaminya yang tak berinfus.
Wanita itu mendongak, saat pertama kali membuka mata Yasmine melihat Elvier tersenyum sendu padanya. Gerakan tangan pria jangkung itu tidak berhenti.
"Kamu udah sadar?"
Karena masih tidak percaya, Yasmine mengulurkan tangannya pada wajah Elvier- memastikan kalau ini nyata bukan alam mimpi.
"Aakkhh!" Elvier terpekik kecil, kala Yasmine menarik hidung mancungnya dengan gemas.
"Hehe- ternyata bukan mimpi," tawa geli Yasmine mengudara.
"Maaf Sayang, sakit ya? sini aku tiupin." sambungnya lagi.
Wanita bercelana jeans itu semakin merapat pada Elvier, bahkan wajah Yasmine sudah begitu dekat dengan suaminya. Dengan pelan Sang Princess memberikan tiupan kecil di hidung Elvier yang memerah karena ulahnya.
"Hidung kamu mancung banget sih El? bagi sedikit kenapa, kamu gak kasihan sama hidung minimalis aku yang insecure kalau ketemu sama hidung mancung kamu." celoteh gemas Yasmine, di sela sela kegiataannya.
"Aku janji akan memberikan semua yang aku miliki untuk anak kita nanti." ujar Elvier.
"Bukan cuma hidung, tapi bibir mata, rambut, warna kulit, wajah, semua yang ada di dalam diriku, Mine." sambungnya lagi.
Elvier melebarkan senyum kala melihat Yasmine menatap cengok padanya. Kedua mata wanita itu berkedip cepat, mulutnya sedikit terbuka mendengar ucapan suaminya.
__ADS_1
"Berarti kalau gitu ceritanya anak aku cuma numpang hidup doang sama ibunya? aku yang ngidam, yang hamil selama 9 bulan 10 hari- bahkan lebih, melahirkan, menyusui, mengasuh dan merawat serta membesarkan putra putrimu, El. Cuma dapat apanya? gigi sama usus besar gitu?"
Elvier menahan diri agar tidak tertawa mendengar celotehan istrinya, karena kalau sampai dia tertawa jahitan di perut atasnya bisa kembali sobek.
"Bila perlu aku akan memberikan gen kejan-,"
"Sssttt- enggak usah di sebutin bisa gak sih!" protes Yasmine dengan wajah garangnya.
"Udah ayo tidur lagi, biar kamu cepat sembuh kita bisa cepat pulang. Paman sama Kak Burak izin pulang tadi, mau ngecek Papi sama yang lainnya di Apartement." ucap Yasmine penuh bujukan, agar Sang Pangeran tidak berbicara yang tidak tidak. Ingat ini kamar rumah sakit, bukan kamar apartment apa lagi kamar istana mereka.
Bak bayi penurut, Elvier mengangguk- kedua matanya perlahan terpejam kembali. Tidur Sang Pangeran semakin nyenyak, kala Yasmine terus saja mengusap lengannya yang berbalut piyama pasien.
🐎
🐎
🐎
Sang dokter segera mendekat, terlihat sekali kalau dokter pria itu menghela napas lega.
"Bagaimana operasinya?"
"Operasinya berjalan lancar, saya yakin kalau Pangeran Kedua sudah siuman."
__ADS_1
Orang yang berbaring lemah di atas tempat tidur itu kembali memejamkan kedua matanya. Salah satu sudut bibirnya terangkat saat tahu kalau operasi cangkok hati ini berhasil.
"Kita akan memantau kesehatan Pangeran Kedua dan Anda juga," ujar sang dokter lagi.
"Pastikan kalau tidak ada satu pun keluarga ku yang tahu, terutama Elvier dan Yasmine. Biarkan mereka tidak tahu siapa yang menjadi pendonor."
Dokter itu hanya menganggukkan kepalanya patuh, karena ini adalah keinginan pasiennya- dia tidak bisa berbuat apa pun.
Clek!
Atensi sang dokter terarah pada pintu masuk, pria berjas putih itu sedikit menunduk sembari mundur satu langkah.
"Aku senang akhirnya kau siuman- Kakak Ipar."
Sang pendonor hati yang tengah terpejam, terlihat kembali membuka kedua matanya. Dia tersenyum tipis pada orang yang baru saja masuk kedalam ruang rawat inapnya.
"Terimakasih karena sudah merahasiakan identitas ku padanya." ucapnya lirih.
"Istirahatlah, aku akan pastikan kalau Elvier akan segera pulih. Kau juga harus yakin kalau akan baik baik saja setelah ini. Terimakasih sudah mau mendonorkan sebagian hati mu untuk Elvier."
"Itu sudah haknya, karena dulu aku sempat melupakan dia dan Ibunya. Kalau hati yang ku berikan bisa membuat dia kembali hangat, aku rela memberikan semuanya." ucapnya lagi dengan penuh harap.
__ADS_1
AKU TIDAK BISA BERKATA KATA, KAMU GANTENG BNGET SIH EL😍