
Ciitttt!
Suara gesekan ban dan aspal tidak dapat dihindari lagi. Elvier segera memarkirkan mobilnya tanpa peduli itu dimana.
Elvier hanya memikirkan Yasmine, yang terlihat semakin merasakan sakit diarea perut serta bagian tubuhnya yang lain.
"El aku gak kuat, udah ngelahirin di sini aja ya,"
Yasmine menatap memohon pada suaminya, dia yakin kalau si jabang bayi sudah berada dijalan lahir sekarang- kalau sampai dia bergerak takutnya si jabang bayi akan tiba tiba jatuh.
"Segera bawa pasien!"
Lamunan Elvier buyar saat beberapa perawat sudah tiba, pria itu tidak memperdulikan permintaan konyol istrinya. Elvier mengangkat tubuh Sang Princess, namun belum sempat terangkat sempurna- Yasmine terdengar mengerang.
Para perawat yang mendengarnya menjadi panik, salah satu dari mereka ikut masuk kedalam mobil. Menahan Elvier, agar tidak memindahkan Yasmine.
"Ayo nyonya, tarik napas perlahan- lalu hembuskan. Sepertinya bayi kalian ingin lahir di mobil ini,"
Ucapan Sang Perawat membuat Elvier mendelik. Yang benar saja, dia sudah menyewa kamar VVIP untuk kelahiran Sang Pewaris. Dengan segala perlengkapan mewah dan nyaman, dan sekarang Yasmine malah harus melahirkan didalam mobil.
"Hei! apa apa kau in-,"
__ADS_1
"Saya boleh mengejan Sus?" tanya Yasmine penuh harap, untung saja Sang Perawat mengerti bahasa Inggris. Bahkan Yasmine tidak memperdulikan Elvier yang hendak melakukan protes dan akhirnya Sang Pangeran mengalah.
"Lakukan Nyonya!"
Perawat itu tidak bisa berbuat apa pun lagi. Si ibu sudah mengalami pembukaan sempurna secara cepat, kalau mereka membawa paksa pasien masuk- mungkin loby atau lantai 2 akan menjadi tempat persalinan sebelum mereka sampai di ruangan yang dituju.
Yasmine terlihat menghirup napas, kedua matanya menatap sendu pada Elvier. Kedua tangan Yasmine sudah merangkul pundak suaminya, mencari pegangan dan kekuatan saat dia mengejan nanti. Bahkan Sang Perawat sudah memposisikan tubuh Sang Princess agar lebih mudah saat melahirkan.
Sedangkan Elvier, pria yang sudah berkeringat dingin itu tetap berada di atas kepala istrinya. Memberikan banyak kecupan dan kata kata penyemangat untuk Yasmine.
Suasana semakin tegang, saat Yasmine mulai mengejan. Si calon ibu mencengkram lengan serta pundak Elvier dengan keras. Yasmine berusaha sekuat mungkin, dia ingin putranya lahir dengan selamat- walaupun harus didalam mobil.
"Sedikit lagi Nyonya," ujar Sang Perawat berbinar.
Sang Princess kembali mengejan keras, bahkan Yasmine sampai menengadahkan kepalanya karena rasa yang sulit di bayangkan kembali dia rasakan.
Rasanya ada puluhan saraf tubuhnya putus, saat merasakan si jabang bayi keluar dari tubuhnya.
Suara tangisan bayi laki laki itu menggema didalam mobil. Mengundang banyak atensi orang orang yang ada di luar. Sementara didalam mobil, Yasmine masih terengah- wanita yang sudah resmi menjadi seorang ibu di usianya yang baru menginjak 20 tahun, terlihat tersenyum lemah pada suaminya.
Satu tangah Yasmine terulur untuk menyeka setitik air mata yang akan jatuh dari kelopak mata Elvier.
__ADS_1
"Hai Daddy," ujarnya lemah.
Yasmine semakin mengembangkan senyum, kala Elvier memberikan banyak kecupan di wajah serta bibirnya. Tanpa peduli dengan tiga orang perawat yang tengah sibuk dengan tugas mereka.
"Terimakasih Mine," ujar Elvier tulus.
"Terimakasih Mom," sambungnya lagi.
Elvier mendekap tubuh Yasmine dari belakang, merengkuh erat tanpa ingin melepaskannya lagi. Melupakan bayi mungil gembul yang tengah memejamkan kedua mata.
Tangisan sang bayi terhenti, saat salah satu perawat mutus tali plasenta dan segera membungkus tubuh polosnya dengan kain hangat, yang mereka temukan didalam sebuah tas.
"Kami akan memindahkan ibu dan bayinya kedalam Tuan,"
Elvier kembali tersadar, pria itu masih sempat mengecup bibir Yasmine, sebelum dia memangku istrinya tanpa ingin menempatkan Yasmine di bankar rumah sakit. Elvier dengan mudah membawa Yasmine, diikuti oleh tiga orang perawat dan bayi mungil di belakangnya.
Banyak mata yang menatap padanya, namun Elvier tidak peduli- tatapan lurusnya terus saja terarah ke depan, sesekali dia juga memberikan kecupan di pucuk kepala Yasmine.
Dan tolong ingatkan Elvier nanti, untuk memaki dokter anak dan dokter kandungan, yang seharusnya menangani Yasmine saat persalinan tadi.
__ADS_1
**EL JUNIOR
YUHUUU SATU BAB LAGI AGAK SIANGAN YA GUYS, PANTENGIN TEROS 😘😘😘😘😘😘**