Jerat Cinta Sang Player

Jerat Cinta Sang Player
On


__ADS_3

"Aku ingin bertemu dengan orang yang sudah membuat adikku sekarat"


Kaviar menerobos masuk begitu saja, para pengawal yang berjaga sedikit kewalahan menahan Sang Putra Mahkota keluarga Abraham itu. Mungkin karena Kaviar tengah dilanda emosi, tenaganya menjadi berkali lipat.


Sementara Ommar menghela napas pelan melihat Putra Mahkota keluarga besannya, Sang Putra Mahkota terlihat begitu menggebu menahan amarah. Tapi, apakah mungkin Kaviar akan tetap emosi saat mengetahui siapa pelakunya?


"Pengawal ku akan memanggilnya, untukmu," ujar Sang Tuan Bangsawan.


Pria tua itu mengibaskan tangannya, mengisyaratkan agar salah satu pengawalnya pergi memanggil orang yang diinginkan oleh Kaviar.


Di tempat lain...


Orang yang saat ini tengah di cari Kaviar terlihat begitu menikmati servis yang di lakukan oleh suaminya. Yasmine- Sang Princess memejamkan kedua mata kala Elvier terus saja membalurkan handbody keseluruh punggung polosnya. Bahkan Sang Pangeran sedikit memberikan pijatan kecil, membuat Yasmine semakin terbuai.


"Kencengin, El!" titahnya.


Elvier hanya mengangguk, dia terlihat begitu menurut hari ini. Kegiatan seperti ini sering mereka lakukan semenjak pernyataan cinta yang tertunda.


"Selesai, apa bagian depannya juga ingin aku lu-,"


Belum sempat Elvier menyelesaikan ucapannya, Yasmine sudah berbalik terlebih dahulu. Tubuh polosnya begitu memanjakan kedua mata Sang Pangeran. Disaat Elvier menatap lekat pada Yasmine, Sang Princess justru dengan sengaja semakin merapatkan tubuhnya pada Elvier.


"Pelan pelan aja, mereka berdua lagi sakit. Kayaknya aku mau datang bulan deh, mereka sakit banget soalnya." ujarnya lirih, namun berbanding terbalik dengan gestur tubuhnya yang meminta lebih dari sekedar belaian.


Tebar pahala dimana mana


"Kemarilah!" titah Sang Pangeran.

__ADS_1


Walaupun terdengar santai, tapi tidak dapat di pungkiri kalau gejolak panas dari dalam tubuhnya semakin menggila.


Elvier terangsang?


Hanya pria berbelok yang tidak terangsang, saat dia melihat tubuh naked sexy seorang wanita dihadapannya. Terlebih lagi sang wanita sudah menjadi hak paten, tidak bisa diganggu gugat.


Elvier mengencangkan rahangnya, kala Yasmine dengan sengaja mengalungkan kedua tangan di lehernya. Apa lagi perbedaan tinggi mereka yang cukup jauh, membuat wanitanya mendongak agar Yasmine dapat melihat wajahnya dengan jelas.


Leher, bahu, dada hingga perut polos Sang Princess tidak dapat di hindari lagi oleh kedua mata Elvier, saat pria jangkung itu menunduk agar bisa melihat bagian mana saja yang akan dia jelajahi.


Yasmine mengulum senyum kala melihat napas Elvier semakin berat, bahkan dengan sengaja wanita itu meremas lembut tengkuk Sang Pangeran, membuat jakun Elvier naik turun.


"Mine?" suara Elvier penuh peringatan, saat tangan nakal Yasmine mulai menjalar kemana mana.


"Hm," sahutnya santai.


"Kamu turn on, Baby." bisik jahil Sang Princess.


Yasmine terkikik geli kala merasakan benda keras tidak sengaja tersenggol tangannya, karena posisi dia saat ini tengah duduk berhadapan dengan si pemilik Lobak Arab.


Dan sialnya lagi, perjanjian sialan keduanya membuat Elvier mengumpat kasar didalam hatinya. Sebelum acara lulur melulur dilaksanakan, mereka berdua membuat perjanjian kalau Elvier tidak boleh menyerang Yasmine dalam keadaan apa pun.


"Mine?!" Elvier terlihat frustasi, gosokan tangannya di tubuh Yasmine semakin seduktif.


"Kamu On, El." ucap jahil Yasmine.


"Aku normal, oke!" erang Elvier terdengar frustasi.

__ADS_1


Yasmine semakin melebarkan senyum menyebalkannya, kalau saja dia tidak merasa kasihan pada suaminya- mungkin tawa Yasmine sudah meledak sedari tadi.


"Ya, aku udah ngerasain segimana normalnya kamu El. Sangat normal, tapi kamu haru ingat perjan-,"


"Persetan!" umpatnya pelan.


Ucapan Yasmine terpotong saat Elvier menyerangnya secara tiba tiba, membungkam bibir Sang Princess yang sedari tadi selalu mengganggunya.


Tok


Tok


Tok


Suara ketukan pintu tidak membuat konsentrasi Elvier terpecah, Sang Musafir terus saja menjelajahi area terdekat Oasenya. Namun saat pintu kembali di ketuk, pria jangkung itu mengumpat pelan sembari melepaskan cumbuannya pada Yasmine.


Elvier mengumpati orang yang ada di balik pintu kamarnya, awas saja kalau si pengganggu itu tidak membawa hal penting, Elvier akan melakukan perhitungan padanya.



**ON YE BANGπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


HOLLA ASSALAMUALAIKUM, MET PAGI EPRIBADEH


GIMANA KABAR KALIAN HARI INI


JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA

__ADS_1


SEE YOU NEXT PART MUUAACCHH**


__ADS_2