Jerat Cinta Sang Player

Jerat Cinta Sang Player
Melakukan Hal Yang Sama


__ADS_3

Elvier melangkah angkuh di ikuti oleh kedua pengawal setianya, sang Pangeran Terbuang terus saja mengumpati sang Ayah.


Gara gara pria tua bangka itu dia gagal menyicipi bibir sang Princess, bahkan dia harus menanggung malu saat menyadari perbuatan mesumnya pada Yasmine. Sedangkan gadis itu hanya berdehem, sembari mengalihkan pandangan darinya saat pintu kamar mereka di ketuk secara tiba tiba.


Dan setelah dia mengganti seluruh pakaian Yasmine, mengobati lukanya, lalu memastikan sang gadis memakan obatnya barulah Elvier keluar dari kamar.


Kini sang Pangeran siap menemui sang Tuan Bangsawan, salah satu pria yang tidak ingin Elvier temui saat ini bahkan kedepannya kalau bisa. Dia harus meninggalkan Yasmine sendiri di kamar, setelah gadis itu mendapatkan posisi tidur nyamannya.


"Pangeran Kedua sudah tiba!" seru salah satu penjaga pintu, saat Elvier sampai di sana.


Pintu besar dan tinggi itu terbuka lebar, dengan angkuh terkesan arogan Elvier kembali melangkah. Satu tangannya dia masukan kedalam kantung celana jeans yang dia pakai. Tampilan Elvier terlihat santai, tidak seperti orang orang yang tengah menunggunya.


"Duduklah!" titah sang Tuan Bangsawan, membuat Elvier menipiskan bibir.


Sementara Ommar hanya menatap tak terbaca pada putra keduanya, lain halnya dengan pria yang duduk di kursi seberang. Kedua matanya terus saja menatap tajam pada Elvier.


"Apa yang sudah kau lakukan pada Permaisuri, Putri Mahkota, terutama Putri Zoyya dan Jalal?" tanya Ommar.

__ADS_1


Sang Tuan Bangsawan masih terlihat tenang, walaupun dia tahu apa alasan sang putra namun dia ingin mendengar semua itu dari mulut Elvier secara langsung.


"Apa yang sudah kalian lakukan pada, ISTRIKU?" bukannya menjawab, Elvier malah membalikan pertanyaan yang sama pada mereka, terutama sang Ayah.


"Kau sudah menyakiti Putri Zoyya," sahut Ommar tenang.


"Kalian sudah menyakiti ISTRIKU!" balas Elvier, dia menekan kata ISTRIKU di setiap ucapannya.


BRAK!


"KAU SUDAH LANCANG BERANI MENCAMBUK  ADIKKU, PANGERAN KEDUA!" teriak pria yang ada di seberang Elvier.


"Aku hanya melakukan hal sama, seperti yang mereka lakukan pada Princess ku. Itu namanya timbal balik, pertukaran yang adil bukan? sayangnya aku merasa belum puas karena dalang dari semua kejadian ini, tidak mendapatkan cambukan ku." sahut Elvier santai.


Bahkan pria berdarah Arab Turki itu menyunggingkan senyuman sinis pada Lavera dan Zorra, kedua wanita ular itu tengah bersembunyi di punggung para kacungnya- yaitu Ommar dan Yazan.


"Harusnya kau bersyukur karena aku hanya mencambuk Adik mu dan pria tua bangka itu hingga kritis, bukan menghilangkan nyawa mereka. Ya walaupun sebenarnya aku ingin sekali melakukannya, tapi aku tidak ingin membuat gadis kecilku bersedih karena memiliki suami pembunuh seperti ku." lanjut Elvier, salah satu sudut matanya melirik pada Ommar- Ayahnya.

__ADS_1


Semua orang terdiam, bahkan pria yang sedari tadi berdebat dengan Elvier terdiam. Bukan karena takut, namun karena Yazan terus saja memperingatinya untuk diam.


Tanpa mereka sadari, di balik pintu Yasmine tengah menguping pembicaraan orang orang yang ada di dalam. Saat dia mengetahui kalau Elvier di panggil oleh Ayah mertuanya, rasa kepo Yasmine tiba tiba muncul. Dia yakin kalau panggilan Ayah mertuanya itu ada hubungannya dengan masalah hukuman cambuk yang dia alami saat ini.


Dan apa yang ada di dalam benak seorang Yasmine adalah benar, dia tidak shock karena itu. Namun yang membuatnya shock adalah nasib yang tengah menimpa Zoyya dan si tua bangka Jalal. Kedua orang itu kritis karena mendapatkan cambukan Elvier. Yasmine bergidik ngeri saat membayangkannya, pasti rasanya berkali lipat lebih sakit dari yang pernah dia rasakan.


Namun di balik kengeriannya, hati Yasmine terenyuh saat mendengar Elvier menyebut kata ISTRIKU, dan itu hanya di tujukan padanya. Kedua sudut bibir Yasmine terangkat, gadis itu menatap sendu pada Elvier.


"Kamu sakit aja masih bisa membalas rasa sakit aku ke mereka," gumam Yasmine. 


Dadanya terasa sesak saat mengingat kembali sakit yang tengah di sembunyikan Elvier pada semua orang, termasuk dia dan keluarganya.



**PRINCESS KABUR DARI KAMAR


MAAF YA KARENA BAB YANG KE TIGA KU KE HAPUS, GARA GARA KESENGGOL SI AYAH😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭 PADAHAL 1000 KATA NYESEK NYA SAMPE NANGIS AKU, JADI BAB KE TIGANYA AKU UP AGAK SIANGAN

__ADS_1


SEE YOU NANTI AGAK SIANGAN MUUUUAACCHH**


__ADS_2