Jerat Cinta Sang Player

Jerat Cinta Sang Player
Bulan Madu Sesi Kedua


__ADS_3

Kedua mata Yasmine berbinar kala melihat ratusan ikan berenang di atas kepalanya. Bahkan ingin rasanya dia meraih ikan ikan itu, namun sayangnya ada dinding kaca transparan yang sangat tebal memisahkan mereka.


"Kau suka?"


Yasmine mengangguk penuh semangat tanpa mengalihkan pandangan dari para ikan. Sedangkan Elvier yang duduk tepat di hadapan Yasmine- terlihat menipiskan bibir. Dia sangat suka sekali kala melihat wajah berbinar Sang Princess.


"Kalau Davyn sama yang lainnya di ajak kesini, pasti mereka suka El." Yasmine menatap Elvier penuh harap.


"Setelah operasi ku selesai, aku akan membawa mereka ke tempat ini. Kebetulan tempat ini masih satu gedung dengan Apartment kita, walaupun beda lantai."


Yasmine mengangguk, di hampir lupa kalau Al Mahara masih berada di kawasan gedung tertinggi di dunia ini.


"Setelah ini, aku ingin mengajakmu ke suatu tempat," Elvier menatap lekat pada Yasmine.


Satu tangannya terulur untuk menyeka bibir bawah Sang Princess, padahal diarea itu tidak ada saos atau semacamnya- apakah itu hanya akal bulus Sang Pangeran Kedua saja.


Bahkan tatapan Elvier terus saja tertuju pada bibir tipis semerah Cherry itu, padahal kata orang bibir tipis itu tidak enak saat di cium- tapi sepertinya persepsi itu salah besar. Justru Elvier selalu ketagihan saat mengecap bibir tipis milik Yasmine. Menjelajahi setiap sudutnya, mengecapnya penuh perasaan seakan tidak akan ada lagi untuk esok.


🐎


🐎

__ADS_1


🐎


Sebuah kamar mewah dengan background pemandangan bawah laut yang begitu eksotis, sudah tersaji di depan kedua mata Yasmine.


Bahkan di atas tempat tidur banyak sekali hiasan ala pengantin baru. Yasmine tersenyum geli saat melihat Elvier mengusap tengkuknya.


"Aku tidak meminta mereka untuk menghias kamar ini, aku hanya memin-,"


"Enggak masalah, aku suka." sela Yasmine cepat.


Kedua kakinya melangkah anggun menuju tempat tidur. Yasmine menunduk untuk mengusap kumpulan kelopak bunga mawar merah yang tertata rapi di atas seprai putih.


Salah satu sudutnya melirik pada nakas, disana juga ada seikat bunga tulip merah. Pandangan Yasmine kembali bergulir pada Elvier, wanita itu mengulum senyum kala melihat Elvier bersandar santai di pintu.


Wanita itu mendudukkan diri di atas tempat tidur, namun kedua matanya terus saja mengarah pada Elvier. Tidak lupa dengan senyuman manis dan menggoda- membuat Elvier berjalan patuh mendekat kearahnya.


Senyuman Yasmine semakin lebar kala Elvier mendudukkan diri disebelahnya. Tatapan keduanya bertemu, perlahan satu tangan Yasmine terulur untuk mengusap lembut wajah suaminya. Menyusuri setiap lekuk wajah pria-nya, mulai dari kedua mata, hidung, dagu, hingga bibir berisi Sang Pangeran.


"Kita bakalan bulan madu lagi?"


Elvier berdehem pelan untuk menanggapi ucapan istrinya. Pria itu lebih asik menikmati sentuhan halus wanita-nya, sembari memejamkan kedua mata.

__ADS_1


Cup!


Elvier tersenyum samar kala merasakan kecupan basah di rahangnya. Dirinya berusaha agar tidak menyerang Yasmine terlebih dahulu, Elvier akan membiarkan Yasmine puas bermain dengannya.


"El?" panggil Yasmine lirih.


"Hm,"


Elvier terhuyung kebelakang kala Yasmine menubruk tubuhnya. Bahkan wanita itu menyerang bibirnya dengan brutal, membuat Elvier sempat kewalahan beberapa detik- sebelum dia berhasil membalikan keadaan. Elvier segera mengukung Sang Princess, bahkan pria berkemeja putih itu mengangkat kedua tangan Yasmine di atas kepala.


Sepertinya percintaan sepasang sejoli itu tidak akan lembut seperti biasanya. Mereka berniat mereyen seberapa tangguh tempat tidur mewah yang harga sewanya mencapai ratusan juta permalam.



C**ONTOH KAMARNYA, MAU REYEN MEREKA WKWKWK


YUHUU JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA


YANG TANYA KAPAN AIS DAN RIMBA TAYANG, SABAR YA OTHOR BARU MAU NULIS


TUNGGUIN AJA, GAK LAMA LAGI PASTI ON GOING DI NOVELTOON😘😘

__ADS_1


SEE YOU NEXT TOMORROW


BABAYYY MUUUAACCHH**


__ADS_2