Jerat Cinta Sang Player

Jerat Cinta Sang Player
Pemaksaan Yang Nikmat


__ADS_3

ADA ADEGAN DEWASANYA, PLEASE BIJAK DALAM MEMBACA, YANG PUASA JANGAN LUPA YA.


Kedua mata Yasmine memicing tajam pada pria yang tengah menatap cabul padanya. Kedua tangan Sang Princess menggenggam erat selimut tebal yang membalut tubuh telanjangnya, saat menyadari tatapan mesum yang tertuju padanya.


Yasmine terus saja menaikan kain tebal itu hingga leher, saat melihat sang pria kembali menjilat bibir bawahnya seduktif- penuh gairah.


"Aku beneran marah sama kamu!" tukas Yasmine.


Wanita itu tidak menyangka kalau Elvier akan memakannya di atas ranjang setelah yang terjadi tadi. Padahal Yasmine mengira kalau suaminya hanya akan menenangkan dirinya di kamar, tidak sampai berbagi cinta dan keringat.


"Kau menikmatinya, Mine," sahut Elvier santai, bahkan pria jangkung yang hanya memakai boxer ketat itu bersandar santai di sofa, sembari menatap nakal pada Yasmine.


"Stop it! kamu yang perk*osa aku ya!" tukas Yasmine tidak terima.


Walaupun ucapan mulut serta hatinya tidak seiring sejalan saat ini. Kalau mulut Yasmine saat ini berkata tidak, lain dengan hatinya yang meminta lebih. Bahkan tadi Yasmine terus saja memanggil nama Elvier, setiap kali suaminya menanamkan begitu banyak bibit unggul si Lobak Arab di rahimnya.


Dan saat ini Yasmine mengerutuki keliarannya tadi! benar benar memalukan sekali. Tapi mau bagaimana lagi, sentuhan Elvier selalu membuatnya tidak berdaya sama sekali, lebih parahnya Yasmine begitu menikmati sentuhan Pangeran mesum kesayangannya. Karena terus saja termenung dan mengertuki sikap dewasanya, Yasmine belum menyadari kalau ada pergerakan cepat yang tengah di lakukan suaminya.

__ADS_1


Elvier menegakan tubuhnya, tubuh setengah naked nya begitu jelas di kedua mata Yasmine. Tanpa sadar wanita itu menelan saliva nya susah payah setelah dia kembali fokus , ingatan Yasmine kembali bergulir kebelakang dimana saat dia memergoki Zoyya dan Elvier keluar dari kamar mandi.


Rasa kesal kembali menyelimuti hatinya, Yasmine yakin kalau Zoyya pun sudah menikmati tubuh sempurna Sang Pangeran Kedua, walau hanya kedua mata wanita siluman ular kadut itu yang menikmatinya.


Tapi Yasmine benar benar tidak rela! sangat sangat tidak rela, camkan itu!


Sang Princess menghirup napas dalam, guna menetralkan rasa sesak yang tengah bersarang di dalam dada. Bahkan saking fokusnya menghirup napas, Yasmine tidak menyadari kalau Elvier mulai mendekat padanya.


Pria betato di lengan atas dan paha itu mengembangkan senyuman tipis, perlahan Elvier mulai merangkak naik ke atas tempat tidur- kedua mata Elangnya menargetkan Yasmine untuk dia mangsa.


Tangan Elvier perlahan masuk kedalam selimut tanpa di sadari oleh Yasmine, karena wanita itu tengah sibuk dengan pikirannya sendiri. Hingga akhirnya Sang Princess tersadar kala merasakan sentuhan sehalus kapas di paha bagian dalamnya.


"Ayo bersihkan tubuh mu, Mine." ajak Elvier dengan suara paraunya.


Tanpa menunggu persetujuan Sang Princess, Elvier membuang kain yang menghalangi tubuh telan*jang Yasmine. Pekikan wanita itu tidak dapat tertahan lagi saat Elvier mengangkat tubuhnya, dan menggendongnya di depan.


Kulit yang tidak terhalang apa pun itu bersentuhan kembali seperti beberapa saat yang lalu. Warna kulit mereka yang kontras terlihat sangat serasi. Elvier dengan kulit Tan eksotis, terlihat hot dan panas. Sedangkan Yasmine yang berkulit seputih susu begitu cantik dan mempesona, begitu menumpangi warna kulit Sang Pangeran Kedua.

__ADS_1


Keduanya masuk kedalam kamar mandi tanpa ada drama penolakan, Yasmine terlihat pasrah dengan mengalungkan kedua tangannya di leher sang suami. Bahkan wanita itu memejamkan kedua mata, kala Elvier melahap bibirnya secara tiba tiba tanpa menghentikan langkahnya.


Belitan kedua kaki Yasmine di pinggang Elvier semakin mengerat, kala Elvier memperdalam cumbuan di bibirnya. Bahkan kedua tangan Yasmine ikut bergerak liar, tenggelam di ribuan helai rambut kecoklatan suaminya.


Bruuk!


Punggung polos Yasmine menghantam kaca pembatas kamar mandi, wanita itu mendongak dengan dada membusung kala Sang Pangeran menurunkan cumbuannya ke area leher serta dadanya.


"E-El?" des*ah Yasmine yang mulai terbuai.


Bermain didalam kamar mandi memang bukan hal yang aneh untuknya, beberapa kali Elvier memang selalu meminta haknya saat mereka sedang mandi bersama. Namun sepertinya kali ini akan lebih lama dan panas.


"Aku ingin bermain di bathup," bisik Elvier disela sela cumbuannya.


Yasmine tidak menjawab, wanita itu hanya mengangguk pasrah sembari memejamkan kedua matanya. Sentuhan Elvier tidak pernah gagal, selalu membuat tubuhnya melayang jauh ke angkasa.


__ADS_1


KAGAK LIHAT! BUDEG GUE BUDEG😭😭🤔


__ADS_2