Jerat Cinta Sang Player

Jerat Cinta Sang Player
Hangat


__ADS_3

Marvino alias Merry terus saja mengomel, pria paruh baya yang sepintas mirip artis Feri Maryadi itu menatap horor pada menantu tunggalnya- siapa lagi kalau bukan Gentala si putra petir.


"Pipi pasti'in kalau kebon cabe yang ada di kampung enggak bakalan jadi milik kamu, Gen!" sewot Marvino.


Gentala memang menantu kurang ajar, sudah tahu dia tertidur karena mengalami mabuk pesawat- menantu dan putri kesayangannya malah tega meninggalkan dia sendirian didalam mobil.


Untung saja ada pengawal tampan yang menemukannya, saat Sang Pengawal akan memarkirkan mobil mewah yang dia tempati tadi. Walaupun Marvin mengakui kalau didalam mobil mewah itu terasa nyaman, membuat dia ingin berlama lama didalamnya.


"Aku lupa kalau kita bawa Pipi," celetuk Gentala tak berperasaan.


Kedua bola mata Marvino hampir keluar dari tempatnya, Gentala memang selalu kejam padanya. Padahal dia sudah memberikan anak perempuan satu satunya pada si mantan buaya putih, tapi apa balasan yang dia dapat?


Poor Om Merry


"Sungguh tidak ramah, bintang satu." celetuk Davyn, membuat Marvino memegangi dadanya dramatis.


"Tiur sayang, sebelum Pipi mati bisa enggak kamu bawa Pipi ke Burj Khalifa, kita nginap di sana. Berdua aja, Suami kamu jangan di bawa." ucap Marvino dramatis.


Anin dan Berliana tidak dapat menahan tawa, Marvino memang selalu memberikan hiburan untuk mereka semua. Sang juragan cabai itu selalu apa adanya, bahkan sering kali Marvino menunjukan logat ngondek ala ben*cong tanah air.


"Nanti Tiur pesenin kamarnya, Cucu mantu Pipi juga pasti mau bantuin." ucap Tiur menghibur sang Pipi.


Namun ucapan Tiur hanya mendapat cibiran dari suaminya, Gentala dan Marvino memang tidak pernah sejalan kalau berhubungan dengan perhatian Tiur. Namun terlepas dari itu semua, keduanya saling menyayangi satu sama lain.

__ADS_1


"Kok kak Cici gak ikut?" tanya Yasmine.


Wanita berambut panjang itu tengah memeluk Opa Marvin dari samping kiri. Yasmine senang karena ternyata Opa lucunya ikut serta.


"Cia sedang hamil kembar tiga, Alkan enggak bakalan ngizinin dia ikut. Apa lagi Bunda Marwah sama Mami, mereka berdua yang jadi pengawal Cici kemana pun pas Alkan kerja." sahut Galaska.


Yasmine menghela napas pelan, wanita itu mengangguk paham walaupun sedikit kecewa karena Cia dan keluarga Samudera lainnya tidak ikut serta.


"Lora mainnya sama Om aja ya, biarin Prince tidur."


Suara pria muda yang masih berusia tiga belas tahun itu, membuat atensi mereka beralih padanya. Gavyndra- putra bungsu Barata dan Agatha itu tengah sibuk membujuk keponakan cantiknya- Lora atau Saradha Lora Dewangga Malik, agar membiarkan Prince Aryan tidur dengan tenang.


Balita yang masih berusia 3 tahun itu terlihat tidak rela meninggalkan adiknya yang tertidur di atas tempat tidur.


"Lora sama Om Davyn aja yuk, kita main game." bujuk Davyn, yang terlihat ikut membujuk keponakannya.


Namun lagi lagi balita itu menggeleng, kedua mata dan tangannya terarah pada pipi gembul Prince Aryan- adiknya. Disaat ketiga bocah itu saling membujuk, para orang dewasa malah terlihat menikmati tontonan gratis yang ada di hadapan mereka.


Terlihat seperti dua orang pria muda, yang tengah mencuri perhatian si gadis kecil- pikir mereka.


"Ayo Om Gavyn gendong, jangan main game terus nanti mata kamu bisa sakit." sindir si beruang kutub.


Davyn- bocah remaja itu membulatkan mata mendengar Gavyn- sang kakak sepupu terus saja mendoktrin Lora agar tidak menyukai game. Padahal menurut Davyn kalau game itu begitu menyenangkan.

__ADS_1


"Apaan dah, game itu asik tau! dari pada main saham apa lagi gali tanah, cuma bisa bikin kita cepet tua." ucap Davyn, membalas cibiran kakak sepupunya.


Perdebatan keduanya tidak dapat di hindari, para orang dewasa hanya bisa menggelengkan kepala melihat perdebatan dua bocah yang tidak tahu tempat.


Dan semua itu pun tidak luput dari pandangan Elvirr. Entah kenapa hatinya menghangat melihat kebersamaan dan kedekatan keluarga barunya, apa lagi mereka sangat wellcome dan merangkulnya agar lebih mendekat pada mereka.


'Aku akan melindungi kalian selama disini!' tekadnya dalam hati.



ADA YANG KANGEN SAMA **BANG GALAK πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


YUHUUUU JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA YA


OTHOR MENGUCAPKAN MINALAIZDHIN WALFAIZDHIN MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN UNTUK SEMUA READERS SETIA DINASTI DUREN SAWITπŸ™πŸ™πŸ™


SELAMAT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1443 HIJRIAH


MAFFIN KALAU ADA SALAH KATA YA


SEE YOU NEXT TOMORROW


BABAYYYY MUUUUAAACCHH LOPE LOPE BUAT KALIAN SEMUAAAAA**

__ADS_1


__ADS_2