
Elvier mengusap lembut surai indah Hisan saat dia sudah didalam kandang, Kuda itu tidak melawan atau pun menyerang Elvier.
"Aku merindukanmu," gumam Elvier.
Kuda jantan itu terus saja mengendus wajah Sang Pangeran seakan tengah memastikan sesuatu. Sedangkan di luar kandang, Yasmine hanya menatap penasaran pada keduanya.
Mulut gadis itu terbuka lebar saat melihat Elvier tiba tiba naik ke punggung Hisan, kedua netra hitam bulatnya terus saja berkedip cepat kala melihat Elvier dan Kuda jantan itu keluar.
Yasmine memejamkan kedua mata kala mendengar Hisan meringkik kencang, ketika sampai di dekatnya. Kuda itu berhenti saat handak melewati Yasmin, dengan perintah Elvier juga tentunya.
"Hisan ingin berkenalan dengan mu, apa kau mau ikut?"
Elvier menyodorkan satu tangannya pada Yasmine, dia berharap kalau gadis itu mau menerima uluran tangannya. Sedangkan Yasmine menelan saliva berkali kali kala melihat postur tubuh Kuda jantan yang menjulang tinggi di hadapannya. Gadis itu malah membayangkan rasanya kalau dia jatuh dari atas Kuda itu, pasti sakit.
"Mine?" panggil Elvier lagi saat Yasmine tidak meresponnya.
"Eh- iya?" sahut Yasmine tergagap.
"Ayo?" Elvier masih berada di posisinya.
"Gimana naiknya?" tanya Yasmine bingung.
Jujur baru pertama melihat postur tubuh hewan ini saja Yasmine bergidik ngeri, apa lagi kalau sampai dia berada di atasnya. Elvier menghela napas pelan, pria jangkung itu terlihat turun dari atas tubuh Hisan dengan mudah.
Elvier berdiri menjulang di hadapan Yasmine, kedua tangannya terulur diantara pinggang ramping sang Princess.
__ADS_1
"Aku akan membantu mu naik," ujar Elvier.
Belum sempat Yasmine menjawab, Elvier sudah terlebih dahulu mengangkat dengan mudah tubuh istrinya. Pekikan kecil Yasmine tidak dapat dihindari lagi, gadis itu mencengkram erat surai indah dan panjang milik Hisan- sang Kuda.
"Kau takut?" tawa kecil Elvier pecah saat melihat raut wajah tegang istrinya.
"Hanya orang sinting yang tidak takut!" ketus Yasmine.
Gadis itu memegangi sebelah dadanya yang berdetak 3 kali lebih kencang, bukan karena jatuh cinta tapi karena terkejut dan was was. Bahkan Yasmine menelan saliva susah payah kala melihat kebawah. Kuda yang tingginya hampir sama dengan Elvier itu mampu membuat tubuhnya remuk redam, apa bila menghempaskan tubuhnya kebawah sana.
Yasmine semakin tersentak saat merasakan ada orang di belakangnya, detak jantung Yasmine semakin tidak karuan kala Elvier merapatkan tubuh padanya.
"Rileks Mine, jangan ada keraguan di hati mu kalau kau tidak ingin di jatuh kan oleh Hisan. Percayakan padanya, kalau kau akan baik baik saja." bisik halus Elvier tepat di telinga sang Princess.
Yasmine tidak bersuara, gadis itu mengangguk pelan sembari menghirup napas dalam lalu menghembuskannya.
Senyuman Yasmine mengembang kala mulai merasakan nyaman dan seru, ini adalah pengalaman pertama sang gadis menaiki Kuda asli, bukan kuda kudaan.
"Kau mulai rileks?" tanya Elvier.
Pria itu menunduk, dia ingin melihat wajah istrinya saat ini. Apa Yasmine masih tegang, atau gadisnya sudah merasa nyaman saat berkuda dengannya.
Yasmine yang sedari tadi menyembunyikan wajahnya di dada Elvier mendongak, tatapan keduanya bertemu. Saling mengunci dan bertautan erat, Yasmine mengangguk sembari melebarkan senyumannya. Gadis itu terlihat bahagia, bukan hanya bahagia tapi sangat.
Cup!
__ADS_1
Entah keberanian dari mana, Yasmine memberikan kecupan kecil di ujung hidung mancung suaminya. Gadis itu mengulum senyum kala melihat wajah terkejut Elvier.
"Mukanya biasa aja, kan kamu juga udah biasa kecup kecup. Masa giliran aku ngecup gitu aja kagetnya setengah mati." gerutu Yasmine, saat tidak mendapat respon apa pun dari Elvier.
Bukannya bersuara, sang Pangeran Kedua malah menghentakan tali yang dia pegang, membuat Hisan meringkik dan melajukan kecepatan larinya.
Pekikan kecil Yasmine tidak bisa di hindari, dan tawa Elvier menggema setelahnya. Bahkan dengan gemas Yasmine mencubit perut suaminya cukup keras. Elvier benar benar mampu membuatnya serangan jantung dadakan.
"Kau terkejut?" tanya Elvier geli, masih terkekeh saat melihat wajah kesal istrinya.
"Mata mu!" sarkas Yasmine.
Tawa Elvier kembali pecah, sedangkan Yasmine makin merapatkan serta mengencangkan pelukannya pada tubuh sang suami. Interaksi keduanya tidak lepas dari mata orang orang yang ada di sana, termasuk Zorra dan kedua saudaranya.
"Gadis itu yang membuat Pangeran Kedua mencambuk Zoyya dan hampir mencambuk ku juga Kak." ucap Zorra, sembari menunjuk Yasmine yang tengah tertawa kecil menggunakan dagunya.
Sementara pria yang Zorra panggil dengan sebutan Kakak hanya menatap ke arah sepasang suami istri itu, dengan tatapan yang sulit di artikan.
**UDAH GANTENG TAJIR ROMANTIS PINTER KUDA KUDAAN, HADUH BANG EL KANTONGIN AKU BANG
YUHUUU JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA YA
YANG NANYAIN KAPAN UNBOXING KAPAN UNBOXING? WAIT! KITA PROSES DULU YA GUYS GAK MUNGKIN KAN ASAL SEROBOT AJA, APA KATA SI KUDA EH KATA DUNIA. LIHAT AJA KEUWUAN MEREKA DULU SEBELUM SAMPAI KE JALUR MAUT😂😂
__ADS_1
OKE SEE YOU NEXT TOMORROW
BABAYYY MUUAACCHH**