Jerat Cinta Sang Player

Jerat Cinta Sang Player
Waktu Berdua


__ADS_3

Langkah Yasmine sedikit tergesa, sejak tadi dia tidak melihat Elvier- suaminya. Entah kemana pria jangkung itu pergi, padahal saat ini dia sedang membutuhkannya.


Yasmine menyusuri setiap lorong istana, wanita itu bahkan meninggalkan anggota keluarganya demi untuk mencari Elvier.


"Kamu dimana sih El?" gumamnya.


Kedua mata hitam bulat itu terus saja bergulir ke sana kemari memindai setiap lorong istana, bahkan langkah Yasmine semakin cepat- dia seakan tidak sabar untuk segera sampai ke tempat yang diyakininya kalau Elvier ada di sana.


Dan benar saja, saat Yasmine keluar dari lorong- dia melihat Elvier tengah melepaskan peralatan pengaman berkuda di tubuh Davyn dan Gavyn. Sedangkan pria dewasa yang ada di dekat mereka terlihat tidak puas, raut wajahnya memperlihatkan sekali kalau dia tengah kesal.


"Tuh Kuda dikasih makan apa sih? perasaan Kuda yang Abang naikin udah kenceng banget larinya." gerutunya.


Kedua mata abu abu terangnya menatap tak berselera pada kedua bocah yang tengah menertawai kekalahannya. Kalau saja kedua bocah itu bukan cucu kesayangan Opa Damar, sedari tadi dia sudah menjejalkan tai Kuda pada mereka berdua.


"Bukan salah Kuda-nya, tapi Bang Gala aja yang gak bisa ngejoki'in. Bang Elvier aja bisa kok, itu mah cuma alasan Abang Gala biar gak malu sama kita." cetus Davyn.


Bocah yang wajahnya mencopy 98 persen wajah Gentala- Sang Papi, terlihat menertawakan Galaska- Kakak sepupunya. Sementara Gavyn dan Elvier, hanya menonton perdebatan kedua pria beda usia itu.


Ketiganya semakin tersenyum penuh kemenangan saat melihat Galaska mulai terpancing. Davyn pun yang tadi menjadi profokator, segera bersembunyi di belakang tubuh Elvier- guna mencari perlindungan.

__ADS_1


Sementara Galaska sudah menggeram kesal, ingin rasanya dia membawa Davyn lalu melemparkan bocah itu ke kandang Kuda.


"Awas aja kalau kamu minta ja-,"


"El?" suara panggilan itu membuat ucapan Galaska terhenti.


"Aku nyariin kamu dari tadi tau! kalian habis ngapain di sini? di kandang Kuda," ujarnya lagi.


Kedua mata Yasmine memicing melihat penampilan Suami dan ketiga saudaranya. Sepertinya mereka baru saja bermain kuda kudaan- maksudnya berkuda.


"Bang Elvier tadi ngajarin aku sama Kak Gavyn naik Kuda, Bang Gala juga ikut. Ya walaupun ketinggalan jauh dari kita, ya enggak Kak Gav." sahut Davyn.


Yasmine yang sedari tadi hanya menyimak, terlihat menghela napas kasar- diam diam dia pun mengulum senyum tipis melihat wajah. Davyn memang usil, tapi dia juga senang karena ada orang yang berani menistakan Sang Putra Mahkota keluarga Linochyl dan Samudera, setelah dia tentunya.


"Terserah kalian ya, aku mau ngambil El. Kita ada urusan penting yang harus di selesaikan, Bang Galak bawa nih dua bocah ke habitatnya ya!" sahut Yasmine.


Setelah mengatakan hal itu, Yasmine segera menarik lengan suaminya. Kedua kakinya melangkah cepat, membuat Elvier sedikit terseret. Yasmine mengabaikan panggilan Galaska, sepertinya sang kakak sepupu tengah tidak berminat membawa Davyn dan Gavyn kembali ke kamar.


Bahkan Yasmine juga terlihat tidak menyadari kalau Elvier masih memakai sepatu boot khusus berkuda.

__ADS_1


"Kita mau kemana, Mine?" akhirnya Elvier bertanya, setelah bungkam sebentar.


"Gosokin punggung aku, kamu lupa ya kalau ini jadwal aku buat luluran." cebiknya.


Yasmine kesal karena Elvier melupakan kegiatan yang biasa di lakukan mereka. Setiap dua sampai 3 hari sekali dalam seminggu, Elvier akan menjadi terapis profesional untuk Yasmine. Tapi sepertinya Yasmine pun akan melakukan hal yang sama pada Elvier, membuat pria jangkung itu rileks setelah berjam jam berkuda dengan Hisan.



**ALASAN YANG BAGUS😂😂😂


HOLLA ASSLAMUALAIKUM MET PAGI EPRIBADEH


MASIH PADA LEBARAN YA


GIMANA LEBARANNYA RAME?


JANGAN LUPA DUKUNG LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA YA


SEE YOU NEXT PART MUUUAACCHH**

__ADS_1


__ADS_2