Jerat Cinta Sang Player

Jerat Cinta Sang Player
Juri Kompetisi


__ADS_3

Sepanjang pembawa acara berbicara, Yasmine sama sekali tidak fokus. Hari ini di kampusnya tengah mengadakan sebuah kompetensi pemilihan model kampus, dan Yasmine menjadi salah satu pantia acara.


Yasmine yang sudah terbiasa dengan acara seperti ini saat bersama DIAMOND QUEEN, di tunjuk langsung oleh salah satu koordinator untuk ikut turun tangan.


Dan sialnya, ternyata salah satu juri kompetensi ini adalah Elvier, si model angkuh, arogan, menyebalkan, tukang ngatur, pria yang ingin Yasmine hindari hari ini. Bila perlu hari hari berikutnya pun Yasmine akan ikhlas lilahita'alla.


"Ketiga orang hebat yang ada di hadapan saya, akan menjadi juri dalam acara kita hari ini. di sebelah kiri ada Mr.Ravis yang akan menilai busana para peserta, di tengah ada Nona Camilla si model cantik kita, dan di sebelah kanan sang model tampan yang kita nanti nanti sedari tadi, siapa lagi kalau bukan, Elvier Milles. Beliau yang akan memberikan nilai akhir pada penampilan para model amatiran kampus kesayangan kita." pembawa acara mulai memperkenalkan satu persatu para juri.


Para gadis bersorak kala melihat Elvier bangkit dari duduk, pria itu sedikit menundukkan kepala untuk menyapa para warga kampus. Bahkan senyuman manis mematikannya terus saja terpatri, membuat para gadis semakin berteriak histeris.


Sementara gadis yang sedari tadi tengah memasangkan aksesoris ada salah satu peserta, terlihat mencebik kesal. Tanpa sadar sang gadis semakin mengencangkan kepalan tangannya pada rambut orang itu.


"Aahhkk!" Yasmine tersentak kala mendengar ringisan salah satu peserta yang tengah dia tangani.

__ADS_1


"Astaga, sorry Mel." ucap Yasmine penuh rasa bersalah.


Untung saja wanita itu mau memaafkannya, kalau tidak urusan ini pasti akan panjang. Yasmine memijat dahi pelan, kepalanya terasa pening. Ingin rasanya Yasmine merebahkan diri lalu memejamkan kedua matanya walau sejenak. Namun sepertinya semua itu hanya ada didalam angan, karena baru saja Yasmine mengkhayal salah satu rekannya sudah memberi instruksi agar bersiap.


Yasmine terus saja mengigit kuku was was, gadis itu dan beberapa teman kampusnya berdiri di sisi panggung. Tatapan Yasmine terus saja terarah pada belasan model amatiran yang berjalan lalu lalang di atas catwalk.


Sesekali dia dan para penonton bertepuk tangan, memberikan apresiasi pada para rekan mereka. Sedangkan ketiga para juri, hanya dua orang saja yang terlihat heboh dan begitu mengapresiasi acara ini serta para modelnya.


Sedangkan juri pria berkemeja hitam, terlihat menatap malas pada para peserta yang berjalan bolak balik di atas catwalk. Terlihat meremehkan dan sangat tidak mengapresiasi, karena merasa malas kedua matanya dia gulir ke arah lain. Hingga pada titik yang tepat kedua mata coklat ke abu abuan'nya, bertemu dengan netra coklat bening seorang gadis.


Namun karena sang model tidak ingin image nya buruk, maka niatnya untuk mengabaikan mereka dia tahan sejenak. Walaupun harus merelakan sang gadis menjauh darinya, dan menghilang di balik tembok.


Dan sekarang, sang model besar serta terkenal di dalam serta luar negeri itu, tidak akan melepaskan sang gadis kecil yang sedari tadi acuh tak acuh padanya. Bahkan sang model terlihat sudah menginstruksikan pada asistennya agar segera bergerak.

__ADS_1


"Aku ingin lihat, sampai kapan kau akan menghindar dariku, My Princess." kekehnya pelan.


Sang model semakin tersenyum lebar, kala melihat wajah panik gadis itu, saat Burak- asistennya tengah mengajaknya berbicara. Dia bisa melihat calon istrinya itu menoleh ke arahnya, dengan wajah kesal seakan ingin melahapnya hidup hidup.



**OTHOR MAJU KOK BANG, AYOK KEMANA😍😍😍


HOLLA MET PAGI SIANG SORE MALAM EPRIBADEH


GIMANA KABAR KALIAN HARI INI


JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA

__ADS_1


SEE YOU NEXT PART MUUAACCHH**


__ADS_2