Jerat Cinta Sang Player

Jerat Cinta Sang Player
Terimakasih Tuhan


__ADS_3

Baby Erkan bertepuk tangan heboh saat melihat Elvier melintas di depannya. Bahkan bayi yang masih berusia 7 bulan itu tidak bosan untuk menatap para supermodel yang lalu lalang di depannya- termasuk sang Daddy.


Elvier berjalan tegap dengan wajah datar terkesan dingin, dengan tatapan tajam lurus kedepan. Bahkan Erkan dan Yasmine dia lewati begitu saja, walaupun sebenarnya ingin sekali Elvier berjalan ke arah keduanya- lalu memberikan banyak kecupan. Tapi Elvier tidak bisa, dia harus bersikap profesional. Menjalankan tanggung jawabnya, membawakan berbagai macam brand dunia.


"Hai tampan!"


Yasmine menoleh, wanita itu tersenyum tipis saat melihat siapa yang mencolek pipi gembul Erkan.


"Kak Burak, aku kira tidak disini."


Yasmine menyerahkan Erkan pada Pamannya, pria itu dengan senang hati menerima keponakan tampan dan gembulnya.


"Ini show terakhir kami berdua Princess, jadi aku juga harus melihat si Model Mata Duitan mu itu berlenggak lenggok diatas catwalk,"


Yasmine tersenyum geli mendengar ucapan Burak. Kedua matanya tertuju pada Elvier yang tengah masuk kedalam barisan para supermodel lainnya. Entah kenapa, hati Yasmine merasa bangga menjadi seorang istri Sang Supermodel plus Pangeran Kedua bangsawan Albarack.


Dulu waktu Yasmine kecil, dia memang bercita cita ingin menikahi seorang pangeran- sama seperti princess Yasmine yang ada di serial anak anak Disney. Yasmine menggigit bibirnya agar tidak tersenyum, saat melihat Elvier diam diam melirik padanya.


Tuhan terlalu baik, Dia memberikan banyak sekali kebahagian dalam hidupnya. Walaupun Yasmine juga harus menghadapi banyak cobaan hidup, diantara semua cobaan- salah satunya hampir saja merenggut jiwanya.


Dan sekali lagi, Tuhan memberikan kesempatan Yasmine untuk kembali bahagia bersama Si Model Mata Duitan, Menara Sutet, Jafar si Kejam, Pangeran Terbuang, dan masih banyak lagi julukan kesayangan Yasmine untuk Elvier. Di tambah lagi, hadirnya sosok kecil tampan yang menambah kadar kebahagian mereka.

__ADS_1


'Terimakasih Tuhan,' gumam Yasmine dalam hati.


Kedua sudut bibirnya terangkat, bahkan Yasmine berdiri untuk memberikan standing up plus untuk suaminya- saat melihat sang penyelengara memberikan buket bunga pada Elvier, sebagai penghargaan.


Elvier terpilih sebagai Peragawan terbaik, dari yang terbaik di event yang mereka adakan.


Baby Erkan pun bertepuk riang di gendongan Burak, saat melihat Elvier menoleh dan memberikan kecupan jauh padanya.


🐎🐎🐎


"Selamat ya Daddy, kita gak nyangka kalau penampilan kamu bakalan memukau semua orang. Kayaknya kalau Daddy pakai baju robek robek juga tetap aja memukau,"


Elvier berdecak pelan mendengar ucapan Yasmine. Bisa bisanya istrinya ini memuji sekaligus menjatuhkanny dalam satu waktu.


Yasmine tergelak, namun tak urung juga dia memberikan kecupan di rahang suaminya. Kedua tangan Yasmine sudah melingkar erat di tubuh tegap Elvier. Sementara Erkan, bayi menggemaskan itu masih sibuk mencari hidangan bersama Burak.


"Kamu lapar?" tanya Elvier, satu tangannya terulur untuk menyingkirkan helaian rambut yang menutupi wajah manis istrinya.


"Aku nungguin kamu," ujar manja Yasmine.


Jari jemarinya sibuk memainkan pernak pernik yang membalut tubuh suaminya. Entah kenapa objek itu menjadi pusat perhatiannya saat ini, bisakah Elvier melepasnya satu saja- agar Yasmine dapat memastikan ini asli atau palsu.

__ADS_1


"Mau makan apa, hm? western atau Timur Tengah?" tanyanya lembut.


Yasmine yang sedari tadi sibuk memainkan sesuatu yang menghiasi tubuh suaminya, terlihat mendongak- lalu mengedarkan kedua matanya kesetiap penjuru ruangan.


"Disini gak ada makanan Indonesia? aku lagi pingin makan soto sama nasi Padang," bisiknya.


Elvier tersenyum tipis, pria itu ingin sekali menghabiskan bibir tipis yang saat ini tengah mengerucut kesal. Namun, ini bukan waktu yang tepat- dia tidak ingin membuat Yasmine mendelik horor padanya.


"Tidak ada Sayang. Lebih baik kita mencari Steak saja, ayo!"


Tanpa bisa membantah, Yasmine mengangguk- dan mengikuti langkah Elvier yang tengah merangkulnya mesra. Bahkan dengan nakal, Elvier mengelus punggung mulus Yasmine yang sedikit terbuka- bahkan ternyata bekas luka cambukan di punggung Sang Princess sudah memudar. Itu karena Elvier memberikan perawatan kecantikan super mahal dan terbaik, hanya untuk Yasmine- tidak peduli berapa pun harganya.




**FOKUS PREENN INI MASIH SIANG 😂😂😂😂😂😂😂


YUHUUUU JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA


SEE YOU TOMORROW

__ADS_1


BABAYYY MUUUAACHH**


__ADS_2