Jerat Cinta Sang Player

Jerat Cinta Sang Player
Sang Musafir Dan Oase


__ADS_3

MENGANDUNG BACAAN MENGUNDANG BIRAHI! DISARANKAN BACA PAS SAHUR DAN BERBUKA PUASA! MASIH NEKAT GAS KEUN AJA😂😂😜😜


Erangan dan lenguhan panjang penuh kenikmatan mengakhiri kemarau berkepanjangan sang Musafir, saat dia sudah puas meneguk segarnya Oase Gurun Sahara.


Dengan napas ter'engah, Elvier kembali meraih bibir tipis Yasmine yang sudah memerah dan membengkak karena ulahnya. Pria itu meraup benda kenyal itu tanpa jeda, seolah tidak akan ada lagi untuk esok hari.


Sama seperti Elvier, Yasmine pun mati matian meraup udara sebanyak mungkin saat udara yang ada di dalam paru parunya mulai menipis.


"I love you, Mine," bisik rendah Elvier.


Pria jangkung berkulit tan itu menempelkan dahinya pada dahi Yasmine, setelah dia puas menikmati manisnya bibir sang istri.


Sementara Yasmine, gadis itu masih mematung setelah mendengar pengakuan cinta Elvier yang tiba tiba. Dia kira Elvier masih sekedar suka dan tertarik padanya, belum cinta atau sebagainya. Namun ternyata Yasmine salah, Elvier menyatakan cintanya setelah mereka berdua selesai bercinta.


"Ka-kamu-,"


"I love you My Princess," ujar Elvier lagi memotong cepat ucapan istrinya.


Satu titik air mata siap turun di salah satu sudut mata Yasmine, namun sekuat tenaga gadis itu menahannya. Dia lebih memilih untuk memeluk leher Elvier dengan erat, bahkan tanpa segan Yasmine memberikan kecupan kecil di bahu serta ceruk leher suaminya.


"A-aku, aku menyayangimu El, juga- i love you to. Entah kapan perasaan ini hadir, aku juga gak tau dan gak peduli. Tapi ada satu hal yang harus kamu tau-,"


Yasmine mengurai pelukannya, kedua tangannya menangkub wajah suaminya lembut, mengusap bibir Elvier seduktif dan menyusuri setiap lekuk wajah suaminya penuh godaan.


"- kalau aku selalu nyaman, aman dan berdebar kalau lagi sama kamu. I love you model mata duitan ku, pangeran terbuang ku, siluman bunglon ku, Jin Gurun ku," lanjut Yasmine berbinar.

__ADS_1


Bahkan Elvier tidak bisa berkata apa apa lagi, pria itu tersenyum lebar sebelum dia kembali menindih tubuh kecil Yasmine. Keduanya kembali larut dalam buaian cinta dan kenikmatan surga dunia, Sang Musafir kembali meneguk manis dan segarnya Sang Oase Gurun Sahara.


🐎


🐎


🐎


Tok


Tok


Tok


Sudut bibirnya terangkat kala melihat Yasmine masih memejamkan kedua matanya dengan damai, saking damainya membuat Elvier tidak kuat lagi untuk menyingkirkan anak rambut yang menutupi wajah sang Princess.


Cup!


"Aku mencintaimu, Mine." gumam Elvier, di sela sela kecupannya.


Tok


Tok


Tok

__ADS_1


Elvier berdecak kecil penuh kekesalan saat mendengar pintu kembali di ketuk. Sudut matanya melirik pada jam dinding mewah yang ada di dalam kamar.


Waktu menunjukan pukul 17.30 waktu Dubai, Elvier mende*sah pelan saat menyadari kalau permainan kuda kuda'an mereka berdua menghabiskan banyak waktu. Dengan santai Elvier mengambil kimono handuk berwarna putih, lalu memakainya.


Ketika Sang Pangeran kedua membuka pintu, orang yang ada di luar pintu mundur selangkah. Orang itu terlihat menundukkan kepala saat melihat Elvier sudah di depannya.


"Maaf Pangeran Kedua, Tuanku ingin bertemu anda dan Princess Yasmine sekarang!" ucap orang yang berpangkat menjadi salah satu kepala maid di istana ini.


Elvier terdiam sejenak, pria jangkung itu terlihat menghela napas pelan.


"Katakan pada Tuan mu, aku akan menemuinya setelah urusan ku selesai!" final Elvier.


"Ta-tapi Pang- baiklah akan hamba sampaikan. Hamba permisi Pangeran Kedua," ujar pasrah sang kepala maid.


Pria tua itu segan saat melihat tatapan menusuk yang Elvier perlihatkan padanya. Setelah kepergian kepala pelayan, Elvier kembali masuk kedalam kamar. Kedua kaki panjangnya membawa dia ke arah tempat tidur.


"Aku akan mandi dan menemui si Tua Bangka itu, maaf kalau nanti saat kau terbangun aku tidak ada di sisimu, Mine." bisik Elvier.


Cup!


Elvier memberikan satu kecupan dalam dan cukup lama di dahi serta bibir sang Princess, sebelum dia beranjak menuju kamar mandi.



I LOVE YOU MINE

__ADS_1


__ADS_2